Pemimpin Sumut Perlu Prioritaskan Petani dan Nelayan
Medan, (Analisa)
Gubernur Sumatera Utara terpilih mendatang, perlu mengeluarkan kebijakan strategis yang berpihak kepada masyarakat petani dan nelayan yang jumlahnya mayoritas di daerah ini. Kandidat calon Gubsu belum terlihat keberpihakannya kepada kalangan petani dan nelayan.
"Bahkan di dalam APBD Sumut yang lalu, alokasi dana untuk pemberdayaan dan pembinaan kaum tani dan nelayan begitu kecil. Kondisi angat ironi mengingat jumlah masyarakat petani dan nelayan sekira 60 persen lebih dari jumlah masyarakat Sumut," kata anggota Komisi B DPRD Sumut, Abdul Hakim Siagian, SH MHum saat berbicara pada acara Pelatihan Jurnalistik Mendorong Suksesnya Pilgub Sumut 2008, Rabu (26/3) di Hotel Dharma Deli Medan.
Dalam acara yang digelar Kaukus Wartawan Peduli Petani dan Nelayan, Abdul Hakim berharap siapa pun pemimpin Sumut ke depan perlu memiliki komitmen terhadap dua lapisan masyarakat ini dengan memberikan jaminan proteksi terhadap hasil produksi pertanian, lahan, ketersediaan pupuk, maupun distribusi perikanan.
"Justru kebijakan proteksi ini yang belum pernah didapatkan kaum petani dan nelayan," katanya.
Termarjinalkan
Anggota DPRD Sumut Edison Sianturi menilai termarjinalkannya kaum petani dan nelayan khususnya di Sumut terlihat dari APBD 2006. Tapi dia tidak membantah bahwa pada anggaran berikutnya alokasi anggaran buat petani dan nelayan mulai meningkat.
“Kita berupaya terus mempressure eksekutif agar anggaran buat petani dan nelayan lebih ditingkatkan lagi," kata anggota Kaukus DPRD Sumut Peduli Petani dan Nelayan ini.
Dia juga berharap kelima pasangan cagub/cawagub Sumut perlu membuat kontrak politik soal komitmen mereka terhadap keberadaan kaum yang mayoritas di daerah pedesaan dan pinggiran pantai ini.
Ketua PWI Sumut Muchyan AA yang tampil sebagai nara sumber pada acara itu lebih banyak mengungkapkan peran pers menjelang Pilgub Sumut.
“Wartawan harus mampu memberikan pencerahan yang benar bagi masyarakat untuk menentukan pilihannya pada Pilkada Sumut,” katanya.
Pembicara lain, Direktur Lembaga Pendidikan dan Latihan PWI Sumut, H Ali Murthado S.Ag MHum menyampaikan materi berkaitan peliputan pilkada. Menurutnya, bagi wartawan sah-sah saja menjadi tim sukses salah satu pasangan calon gubernur.
Sedang Ketua Panwaslih Sumut, David Susanto SE berharap semua pasangan calon mematuhi aturan-aturan dalam kampanye. (sug)
|