Kejuaraan Asia Tes bagi Flandy/Candra
Jakarta, (Analisa)
Pasangan veteran Flandy Limpele/Candra Wijaya yang masuk dalam nominasi tim Piala Thomas Indonesia akan dicoba ketangguhannya di Kejuaraan Asia, 15-20 April mendatang.
“Candra dan Flandy akan dicoba di Kejuaraan Asia. Mereka masuk nominasi untuk memperkuat nomor ganda putra pada Piala Thomas,” ujar Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI Lius Pongoh yang ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (26/3).
Selain Flandy/Candra, pemain yang masuk nominasi untuk nomor ganda adalah pasangan Hendra AG/Joko Riyadi, Bona Septano/Muh Ahsan, dan Nova Widianto.
“Seleksi terhadap mereka hanya akan dilakukan melalui penilaian, bukan dalam bentuk pertandingan seperti pada tunggal,” ujar Lius.
Candra/Flandy sudah dipasangkan sejak mengikuti simulasi Piala Thomas di Bandung pada 23 Februari, saat itu mereka kalah dari pasangan nomor dua Indonesia Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto.
Pada simulasi yang akan digelar akhir pekan ini di Batam, pasangan tersebut akan kembali tampil untuk berhadapan dengan Joko Riyadi/Hendra AG.
“Ini bonus bagi saya dalam karir saya yang hanya sebentar lagi ini, tentu saja saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. saya akan tampil maksimal,” ujar Candra yang ditanya mengenai kesiapannya jika terpilih memperkuat tim Thomas.
Pebulutangkis yang mengundurkan diri dari pelatnas usai memperkuat tim Piala Thomas 2006 itu mengaku siap menyumbang angka bagi tim Indonesia dalam kejuaraan beregu putra, Piala Thomas yang akan digelar di Jakarta 11-18 Mei.
Tiga Tunggal Putri
Sementara itu tiga tunggal putri akan memperebutkan tempat sebagai tunggal keempat dalam tim Piala Uber pada seleksi yang akan digelar 9-11 April bersamaan dengan seleksi tunggal keempat tim Piala Thomas.
Tiga pemain tersebut diantaranya dua dari Pelatnas yakni Fransisca Ratnasari (ranking ke-74 dunia) dan Aprilia Yuswandari (92) serta satu pemain dari luar pelatnas, Maria Febe (84) dari Klub Djarum Kudus.
“Mereka akan diadu dan pemenangnya akan mendampingi Maria Kristin (saat ini peringkat 24 dunia), Adriyanti Firdasari (38) dan Pia Zebadiah (53) yang sudah pasti masuk tim Piala Uber,” jelas Lius.
Lius mengatakan, seluruh pemain yang masuk nominasi tim Thomas dan Uber tidak akan diikutsertakan pada turnamen India Terbuka pada 1-6 April, karenanya beberapa pemain yang sudah terdaftar akan dibatalkan keberangkatannya.
“Kecuali dua ganda putri, pasangan Jo Novita/Greysia Polii dan Rani Mundiasti/Endang Nursugianti yang masih mempunyai peluang untuk lolos kualifikasi Olimpiade, semua yang masuk nominasi Thomas dan Uber tidak diberangkatkan ke India,” kata Lius.
Laga Pemain Nominasi
Menyusul batalnya tim Malaysia menjadi lawan dalam simulasi di Batam, Sabtu (29/3), PBSI akhirnya menetapkan mempertemukan para pemain yang masuk nominasi dengan membagi mereka dalam masing-masing dua tim putra dan putri.
Seperti di Bandung, tim Rajawali akan bertemu tim Harimau, sedangkan untuk putri yang tidak menggelar simulasi di Bandung, akan mempertemukan tim Anggrek dan Mawar.
Tim Harimau diperkuat Taufik Hidayat, Tommy Sugiarto, Andreas adityawarman, Markis Kido/Hendra Setiawan dan Joko Riyadi/Hendra AG.
Sedang Tim Rajawali diperkuat Alamsyah Yunus, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto dan Candra Wijaya/Flandy Limpele.
Tim Anggrek dihuni Maria Kristin, Fransisca Batnasari, Belatrix Manuputi, Lilyana Natsir/Vita Marissa dan Lita Nurlita/Nitya Krishinda.
Mereka akan menghadapi Tim Mawar yang diperkuat Pia Zebadiah, Adriyanti Firdasari, Aprilia Yuswandari, Jo Novita/Greysia Polii dan Rani Mundiasti/Endang Nursugianti. (Ant)
|