Amankah Roti Kita?

Rabu, 20 Maret 2019

Pengirim: TW, Jalan Krakatau, Medan

BARU-baru ini, setelah ada anggota keluarga kami yang kena penyakit kanker, saya jadi lebih berhati-hati dengan makanan kami. Karena kami membeli roti kira-kira seminggu sekali sebagai sarapan, maka timbul niat dalam hati saya untuk menguji roti-roti tersebut.

Cara saya sederhana saja yaitu menyimpan roti di luar kulkas berhari-hari dan melihat sampai hari ke berapakah roti tersebut mulai berjamur.

Setelah saya menguji roti tawar dari sejumlah toko roti yang ada di sekitar tempat kediaman kami, saya menemukan bahwa kebanyakan roti tersebut mulai berjamurnya di atas satu minggu. Bahkan pada waktu saya menulis tulisan ini, ada roti yang sudah berminggu-minggu masih belum berjamur!!!

Maka saya coba cari info tambahan di internet dan saya menemukan bahwa ciri-ciri roti yang memakai pengawet yang berbahaya adalah:

1. Masa kadaluarsanya bukan beberapa hari, tetapi sangat lama.

2. Warnanya sangat putih.

3. Teksturnya tidak lembut, tetapi agak keras.

Maka dengan ini saya mengimbau produsen/toko roti agar tidak memakai pengawet seperti Kalium Bromat (KBrO3) sebagai bahan pengawet roti, karena bersifat sangat karsinogen (memicu kanker).

Dan kepada masyarakat luas agar hati-hati dalam membeli dan mengonsumsi roti.

Dan kepada Badan POM agar boleh melakukan sidak ke toko-toko roti untuk menemukan roti-roti yang tidak sehat.

Demikian supaya kesehatan masya­rakat kita boleh lebih terjaga. Terima kasih atas perhatiannya.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar