Carut Marut Pasar Aksara

Senin, 21 Agustus 2017

Pengirim: Muhammad Andre Syahbana Siregar, Jalan Sidomulio Gg. Bersama No.96 A Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan

Tatanan kota Medan sangat meng­­kha­­watirkan, saya selalu heran dan suka ber­­tanya sendiri, melihat ba­gaimana se­be­narnya kinerja dari Pe­me­rintahan Kota Medan saat ini. Se­per­ti Pasar Ak­sara yang terletak di Ja­lan Aksara, Ke­camatan Medan Tem­bung, Sumatera Utara. Jika kita me­lintas melewati jalan ini, kita akan me­lihat betapa kacau dan carut marutnya ta­tanan Kota Medan.

Para pedagang yang berjualan di­sana telah mengurangi kenyama­nan pe­­­ngen­dara dalam menjalan­kan ak­tifi­tas­nya, hal ini dapat meng­akibatkan se­­ring ter­ja­dinya kemacetan. Mengapa de­miki­an? faktor utamanya yaitu, para pe­da­gang disana, ikut mencatut ruas ja­lan de­­ngan tenda-tenda jualan, yang me­reka pasang tepat pada bagian per­tengahan jalan, yang seharusnya ada­lah trotoar pada bagian jalan untuk pem­batas jalan se­kaligus posisi aman untuk menye­brang. Sehingga yang terjadi saat ini adalah, para pengendara tidak le­luasa dan tidak nyaman untuk melintas melewati jalanan ini.

Apalagi ketika musim penghujan da­tang, ditambah dengan banjirnya jalan, akan sangat menambah keluhan pada saat melintasi jalan ini. Sebenar­nya jika kita perhatikan dengan baik, ke­sa­lahan seperti ini bukanlah tunggal atas sifat apatis dan kurangnya kesa­da­ran pada diri mereka para pedangang, me­reka juga adalah manusia yang harus me­menuhi kebutuhan hidup diri mereka dan keluarganya.

Jika diingat kembali, para pedagang ini merupakan masyara­kat yang telah ke­hilangan wadah­nya untuk berda­gang, meng­ingat sebelumnya Aksara me­ng­alami kebakaran dan kini ba­ngu­nan­nya sudah rata dengan tanah. Mau tidak mau mereka juga harus melanjut­kan usa­ha mereka tersebut, dika­re­nakan un­tuk menghidupi kelu­arga, ber­dagang ada­­lah sumber mata pen­ca­ha­rian utamanya.

Mayoritas dari mereka adalah pen­jual pakaian sebagai kebutuhan primer ma­­nusia. Saat ini yang sangat diharap­kan ada­lah Pemerintah kota Medan harus mam­­pu mengambil tindakan, su­dah sa­atnya mereka diberikan wa­dah yang layak untuk tempat mereka ber­­dagang. Pemerintah Kota Medan harus ber­be­nah dari carut marut ini. Pemerin­tah Kota Medan harus bisa memberi per­tang­gung jawaban dan solusi yang bijak ke­pada masya­ra­kat­nya, agar se­mua ma­syarakat Kota Me­­dan, dapat me­rasakan fasilitas umum dengan nyaman tanpa keluhan. Pem­­bangunan yang ra­mah harus te­rus digalakkan untuk Medan yang ber­ke­majuan.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar