Gebrakan Kapoldasu Memberantas Narkoba

Sabtu, 5 Agustus 2017

Pengirim: Johanis Singarimbun, SH, Desa Tanjung Pulo, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo

Kami masyarakat Sumatera Utara me­ngucapkan selamat datang dan se­lamat bertugas bagi Bapak Irjen Paulus Wa­terpauw sebagai Kapolda baru di Su­matera Utara.  Lebih kurang 2 minggu Ka­polda baru bertugas, sudah ada berita bagus yang kami dapatkan dimana baru-baru ini ditangkap bandar narkoba jenis sabu-sabu seberat 44 kg di wilayah Ka­bupaten Serdang Bedagai.

Setelah kejadian tersebut Kapolda lang­sung melakukan penyisiran dan ber­kunjung ke daerah perbatasan laut/air wilayah hukum Sumatera Utara, dimana disinyalir selama ini salah satu jalan pengiriman barang haram tersebut me­lalui jalur laut dari negara-negara ter­tangga.

Kita juga mendengar stamen dan pe­negasan Kapolda Irjen Paulus Wa­ter­pauw, bahwa fokus dalam pem­be­ran­tasan narkoba di wilayah hukum Su­matera Utara, dan akan melakukan tin­dakan tegas jika ada aparat (oknum ang­gota Polri) yang terlibat dalam pere­da­ran barang haram tersebut, serta me­la­ku­kan test urine bagi anggota Polri ter­sebut

Seluruh elemen lapisan masya­rakat Su­matera Utara, sangat mengapresasi hal tersebut, karena bahaya narkoba su­dah pada tingkat mengerikan dan ber­bahaya, narkoba tidak mengenal ba­tas usia (anak-anak, remaja, pemuda, orang­­tua, kakek/nenek), (masyara­kat eko­nomi  rendah, menengah, atas), se­mua sudah terkena dampak penya­lah­gunaan narkoba tersebut  akibat begitu ba­nyaknya masya­rakat Sumatera Utara yang sudah ketergantungan memakai nar­koba, sehingga hal ini secara oto­matis mengakibatkan permintaan atas ba­rang haram tersebut sangat tinggi.

Para bandar-bandar akan melakukan segala cara agar barang haram tersebut dapat dengan cepat sampai ketangan-tangan pemakai­nya, cara yang sering digunakan oleh bandar tersebut diatara­nya adalah dengan menyogok/mem­beri­kan  uang pelicin bagi pihak ke­amanan.

 Sudah tidak menjadi raha­sia lagi, ka­lau saat ini ada oknum-oknum dari pihak keamanan yang terlibat langsung da­lam menjalan­kan bisnis barang haram tersebut serta turut dalam mengkon­sum­sinya.

Melihat hal-hal tersebut, sehingga kita Masyarakat Sumatera Utara, sangat me­nanti harapan baru dan komitmen dari Kapaldasu baru tersebut di dalam mem­berantas peredaran narkoba. Hal yang terpenting dilakukan dari instusi kepolisian adalah dengan cara member­sih­kan dan memberi­kan sanksi tegas terlebih dahulu terhadap oknum-oknum ke­polisian di Sumatera Utara yang terlibat dalam peredaran narkoba.

Kita juga menaruh harapan besar bagi Kapoldasu baru, agar didalam me­lakukan pemberan­tasan narkoba di Su­matera Utara, lebih fokus pada ban­da­r-bandar besar dan pemasok-pe­masok besar barang haram tersebut.

Jika bandar-bandar besar sudah dapat dibereskan dan dilumpuhkan maka secara otomatis jaringan mata rante peredaran narkoba ke badar-ban­dar kecil  terhenti, dika­re­nakan tidak ada pasokan barang haram tersebut.

Sebaliknya, seadainya Kapol­da­su baru beserta jajaranya hanya me­nang­kap para bandar-bandar kecil maka akan muncul bandar-bandar kecil yang baru, di­karena­kan pasokan barang haram  ter­sebut terus berjalan dari Bandar-bandar besar.

Untuk itu mari kita semua lapisan dan elemen Masyarakat Sumatera Utara se­yoganya memberikan doa dan du­kungan bagi Kapoldasu berserta dengan jajaranya untuk memberantas peredar­an barang haram/narkoba tersebut.

Akhir kata saya mengucapkan se­lamat bertugas buat Bapak Irjen Paulus Wa­terpauw. Terima Kasih.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar