Memindahkan Makanan dengan Tangan Kosong

Kamis, 29 Maret 2018

Pengirim: Nelly Lim,, Medan

Pada 25 Februari 2018 sekitar pukul 19.00 WIB saya mengun­jungi Cafe Foun­tain Ice Cream yang berada di Brastagi Supermarket Gatot Subroto, memesan 1 porsi nasi kari sapi dan 1 porsi nasi goreng special.  Yang terlebih dahulu keluar adalah Nasi Kari Sapi,  se­telah suami melahap habis maka­nan­nya,  nasi goreng special pesanan saya belum juga keluar,  karena situasi me­mang sedang ramai. 

Kami menunggu sampai dengan hampir setengah jam barulah pesanan di­hidangkan. Karena sudah keburu waktu pulang, akhirnya nasi goreng yang baru dihidangkan dan dimakan dua sendok disuruh  bawa pulang saja.

Setelah itu saya hendak mela­kukan pembayaran menggunakan OVO,  se­hingga saya perlu ke bagian kasir un­tuk melakukan transaksi pemba­yar­an.  Di posisi belakang kasir,  terlihat sepiring nasi goreng special yang saya pesan untuk dibawa pulang tadi belum juga di­bungkus.  Lalu datang seorang ka­ryawati menyu­ruh karyawati lainnya un­tuk mem­bungkus nasi goreng tersebut. 

Pada saat memindahkan nasi goreng ke dalam sterofoam,  Ayam goreng dan nasinya dipin­dahkan dengan tangan kosong (tanpa ada sendok/garpu atau yg lain­nya).   

Dan itu saya lihat dengan mata kepala saya sendiri,  karena pada saat hendak me­la­kukan pemba­yaran, kasir juga ikut me­lihat ke arah pandangan saya yg se­dang memandang kejadian itu. Kar­ya­wati yang tidak sadar saya melihat ke­jadian itu,  dengan santainya mem­be­ri­kan bungkusan makanan itu diha­da­pan saya. 

Saya langsung menegur kasir dan karyawati tersebut,  menga­takan bahwa saya melihat dia memindahkan makan­an saya dengan tangan kosong dan sungguh tidak higienis. Akhirnya saya mem­buang makanan itu didepan me­reka.  Tertegun akan kekesalan saya, ka­ryawati tersebut langsung menanya­kan apakah mau diganti yang baru saja,  dengan muka tidak bersalah (ka­rya­­wati tersebut tidak meminta maaf sama sekali). 

Karna jengkel,  saya langsung me­ninggalkan kounter kasir,  dimana pem­bayaran telah dilakukan.  Siapa yang bisa menjamin dia tidak akan mengganti nasi goreng yang sama utk dima­sukkan ke kotak sterofoam untuk dibawa pulang. Kalau pun memang dimasak yang baru,  itu berarti saya masih mau menunggu berapa lama lagi untuk seporsi nasi goreng yang baru?

Pada saat meninggalkan cafe, se­cara samar saya mendengarkan ka­rya­wati Fountain nyeletuk “Biasa ajalah!!” de­ngan nada agak tinggi. Pada saat ke­jadian,  tidak ada manager ataupun ka­ryawan yang berinisiatif untuk me­nye­lesai­kan masalah ini. 

Turut saya lampirkan foto karyawati yang melakukan hal di atas. Kepada pi­hak Fountain Ice Cream sangat di­ha­rapkan mem­berikan pelatihan sopan san­tun dan kebersihan kepada setiap ka­rya­wan,  agar kejadian ini tidak teru­lang lagi di kemudian hari.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar