Mohon Iktikad Baik Pengemudi Kijang Innova

Kamis, 2 Maret 2017

Pengirim: Benny Andrianus, Medan

Minggu pagi, 26 Februari 2017, pu­kul 06.35, saya hendak menu­naikan tugas sekaligus mengikuti Misa pukul 07.00 di Gereja Katolik Kristus Raja, Me­dan. Pagi itu saya melewati Jalan Si­singamangaraja menuju Jalan MT Ha­ryono. Di persimpa­ngan empat Sisinga­ma­ngaraja - Juanda, rambu lampu me­rah menyala dan saya berhenti di daerah ber­henti sepeda motor.

Menunggu lampu hijau menyala, saya sangat terkejut dengan tubru­kan ke­ras dari belakang oleh Kijang Innova hitam metalik. Saya terja­tuh dan sepeda motor terseret di aspal.

Oleh sekuriti di kawasan itu, saya di­­arahkan ke pinggir jalan. Saya sem­patkan memotret nomor polisi mobil itu. Pengemudi mobil hanya berkata maaf tanpa mena­nyakan bagaimana ke­adaan saya dan kerusakan sepeda mo­tor. Saya menjawab, kasus ini belum se­lesai. Saya lanjutkan perjalanan ke ge­reja dengan selamat, walau saat itu hujan.

Melalui Surat Pembaca ini, saya me­ngajak kita semua pengguna jalan raya untuk saling meng­hormati sesama pe­makai jalan. Saya sudah mematuhi ram­bu lalulintas, toh, mengalami kejadian yang tidak diinginkan.

Mohon iktikad baik saudara untuk me­­nye­lesaikan hal ini secara ke­ke­luar­gaan dan damai dari pengemudi mobil Ki­jang Innova BK 1088 GZ atas nama Ri­nal yang beralamat di Jalan Tapian Nauli Kel. Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar