Penggalian Drainase di Jalan Rahmadsyah Menyengsarakan Warga

Kamis, 26 Oktober 2017

Pengirim: Liven R, Jalan Rahmadsyah-Medan

Puluhan tahun berdomisili dan ber­ke­giatan rutin di Jalan Rahmadsyah Gg Mer­pati, saya dan masyarakat sekitar telah mandiri dalam merawat serta me­nge­lola saluran pembuangan limbah (de­ngan diupayakan secara swakarsa pem­buatan beberapa sentral septik tank di sepanjang jalan di lingkungan kami, yang tertutup beton dengan rapi dan bersih).

Beberapa waktu lalu kenya­manan warga dalam penggunaan jalan mulai ter­ganggu dengan datangnya petugas peng­gali limbah mengatasnamakan Pemko Medan, hendak menggali dan menanam pipa pembuangan limbah.

Mengingat jalanan yang masih baik yang pemulusannya dilakukan dengan dana pribadi warga beberapa waktu lalu, maka diupayakan musyawarah dan dije­laskan tidak adanya masalah pada pem­bua­ngan limbah pun tak pernah terjadi banjir. Namun, petugas (lagi-lagi atas nama Pemko Medan) harus menggali dan menjanjikan pengerjaan peng­galian. Tapi proses itu sungguh menyeng­sa­ra­kan warga, selain lama sampai makan dua minggu, lalin di sana juga terganggu.

Hingga Surat Pembaca ini dibuat, hi­tungan minggu telah memasuki bulan. Peng­galian memang telah usai, namun jalanan telah rusak parah, hujan telah merupa kubangan lumpur yang licin dan becek, juga banjir.

Yang lebih parah, lubang sentral pem­buangan limbah yang dibuat jauh tak jauh di hampir tiap depan rumah warga di­biarkan terbuka tanpa penutup. Tak ada lagi petugas yang bekerja. Lubang-lubang yang cukup besar sangat membahayakan manusia juga kenda­raan yang melintas-dapat terperosok, terutama saat hari telah gelap.

Sebagai warga yang memiliki hak (yang terlindungi hukum dan UU) atas penggunaan jalan yang nyaman dan aman, penulis berharap proyek penggal­ian di Jalan Rahmadsyah Gg Merpati ini tak semata seperti wabah penyakit yang hanya menjangkiti dan merusak, lantas dibiarkan demi­kian adanya.

Diharapkan Pemko Medan dapat me­me­rhatikan hal ini dengan sebuah solusi pem­bangunan dan penyelesaian akhir yang baik-seperti janji pada awalnya, yang benar-benar mengem­balikan hak kenyamanan dan keselamat­an warga dalam penggunaan jalan. Terima kasih.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar