Minggu, 23 November 2014

Jadwal Harian

Jadwal KNIA

Polisi Bongkar Prostitusi Lewat Akun Facebook, 'Papi' Germo Diciduk

Kamis, 13 Maret 2014 17:09 | Dibaca 672 kali

detikNews - Jakarta, Kepolisian Daerah Metro Jaya tengah gencar memberantas praktik prostitusi terselubung. Kali ini, penyidik Subdit Kendaraan Bermotor (Ranmor) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar bisnis prostitusi yang dipasarkan melalui media sosial Facebook.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, ada tiga orang laki-laki yang diamankan dalam kasus ini. Salah satunya adalah yang berperan sebagai muncikari.

"Mereka membuka akun Facebook sebagai sara untuk menyediakan atau memperdagangkan wanita penghibur mulai dari wanita dewasa hingga anak di bawah umur," ungkap Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Tiga tersangka yakni Sukril (54) yang berperan sebagai germo, Saryo (23) sebagai kurir yang mengantarkan wanita penghibur dan Agung Setiawan (33) sebagai pembuat akun Facebook 'Andi Hotel Room Room Jakarta'.

"Mereka merekrut perempuan untuk dijadikan pekerja seks komersil (PSK) untuk melakukan perbuatan cabul dengan tujuan untuk mengambil keuntungan atas usaha tersebut," jelas Rikwanto.

Dalam akun Facebook tersebut, tersangka memajang foto-foto perempuan dari usia di bawah umur hingga dewasa. Di situ, para tersangka juga mencantumkan nomor telepon sebagai contact person untuk pemesanan PSK.

Sementara itu, Aiptu Edi S, anggota Unit III Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut diawali dari adanya informasi mengenai akun Facebook yang memperdagangkan perempuan untuk memuaskan hasrat seksual para lelaki hidung belang.

"Kemudian informasi tersebut kita telusuri dengan cara melakukan undercover, kita pesan wanita lewat akun tersebut dan diantar oleh seorang kurir," ungkap Edi.

Pada tanggal 7 Maret 2014, petugas kemudian melakukan undercover dengan memesan seorang wanita penghibur. Kemudian, setelah terjadi kesepakatan harga, kurir mengantarkan seorang PSK.

"Saat itu kita memesan PSK yang tarifnya Rp 800 ribu, diantarkan oleh tersangka SA (Saryo) ke sebuah hotel di kawasan Jakarta," imbuh Edi.

Saat itu Saryo membawa 3 wanita untuk dipilih. Setelah dipilih salah satunya, wanita bersama anggota yang menyamar bersama Saryo masuk ke dalam hotel.

"Setelah terjadi transaksi, uangnya kita serahkan, tersangka langsung kita tangkap," ucapnya.

Dari penangkapan Saryo, diketahui bahwa tersangka disuruh oleh tersangka Sukril. Sukril kemudian ditangkap di Jl Tanjung Karang, Jakarta Pusat. Dan dari penangkapan Sukril, polisi juga menangkap Agung yang berperan membuka akun facebook tersebut.

Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 3 buah kondom, 2 unit handphone dan uang Rp 800 ribu. Para tersangka dijerat Pasal 506 KUHP dan Pasal 296 KUHP dan Pasal 1 ayat (2) jo Pasal 12 jo Pasal 13 ayat (1) UU RI No 21 Tahun 2007. (mei)

Terkini

Mata Uang

Minggu, 23 November 2014

Currency

Buy

Sell

USD

12140

12260




EUR

15130

15250




AUD

10570

10690




GBP

19200

19320




JPY

105.00

106.10




SGD

9390

9510




CHF

12570

12690




NZD

9560

9680




HKD

1568

1580




CAD

10730

10850




MYR

3600

3710




THB

320

430




CNY
1940
2050

Sumber: CIMB Niaga

Surat Pembaca

Pemerasan di Bandara Kuala Namu Medan

Pengirim: Herry Wiyanto ST Jl T.B. Simatupang Gg Rambutan Medan

Nama saya Herry Wiyanto, pada 14 November 2014 kami pulang jalan-jalan dari Kuala Lumpur tiba di Bandara Kuala Namu sekitar pukul 17.30 wib. Seperti biasa setelah ambil bagasi maka kami harus melewati...

baca selengkapnya 

 Lowongan Kerja

 Referensi Film

Pak Tuntung & Guit Deli