Kamis, 21 Agustus 2014

Pencarian

Klik tombol pencarian untuk melakukan pencarian Berita,Surat Pembaca,Jurnalisme Warga & Lowongan Kerja .

Jadwal Harian

Jadwal KNIA

Polisi Bongkar Prostitusi Lewat Akun Facebook, 'Papi' Germo Diciduk

Kamis, 13 Maret 2014 17:09 | Dibaca 606 kali

detikNews - Jakarta, Kepolisian Daerah Metro Jaya tengah gencar memberantas praktik prostitusi terselubung. Kali ini, penyidik Subdit Kendaraan Bermotor (Ranmor) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar bisnis prostitusi yang dipasarkan melalui media sosial Facebook.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, ada tiga orang laki-laki yang diamankan dalam kasus ini. Salah satunya adalah yang berperan sebagai muncikari.

"Mereka membuka akun Facebook sebagai sara untuk menyediakan atau memperdagangkan wanita penghibur mulai dari wanita dewasa hingga anak di bawah umur," ungkap Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Tiga tersangka yakni Sukril (54) yang berperan sebagai germo, Saryo (23) sebagai kurir yang mengantarkan wanita penghibur dan Agung Setiawan (33) sebagai pembuat akun Facebook 'Andi Hotel Room Room Jakarta'.

"Mereka merekrut perempuan untuk dijadikan pekerja seks komersil (PSK) untuk melakukan perbuatan cabul dengan tujuan untuk mengambil keuntungan atas usaha tersebut," jelas Rikwanto.

Dalam akun Facebook tersebut, tersangka memajang foto-foto perempuan dari usia di bawah umur hingga dewasa. Di situ, para tersangka juga mencantumkan nomor telepon sebagai contact person untuk pemesanan PSK.

Sementara itu, Aiptu Edi S, anggota Unit III Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut diawali dari adanya informasi mengenai akun Facebook yang memperdagangkan perempuan untuk memuaskan hasrat seksual para lelaki hidung belang.

"Kemudian informasi tersebut kita telusuri dengan cara melakukan undercover, kita pesan wanita lewat akun tersebut dan diantar oleh seorang kurir," ungkap Edi.

Pada tanggal 7 Maret 2014, petugas kemudian melakukan undercover dengan memesan seorang wanita penghibur. Kemudian, setelah terjadi kesepakatan harga, kurir mengantarkan seorang PSK.

"Saat itu kita memesan PSK yang tarifnya Rp 800 ribu, diantarkan oleh tersangka SA (Saryo) ke sebuah hotel di kawasan Jakarta," imbuh Edi.

Saat itu Saryo membawa 3 wanita untuk dipilih. Setelah dipilih salah satunya, wanita bersama anggota yang menyamar bersama Saryo masuk ke dalam hotel.

"Setelah terjadi transaksi, uangnya kita serahkan, tersangka langsung kita tangkap," ucapnya.

Dari penangkapan Saryo, diketahui bahwa tersangka disuruh oleh tersangka Sukril. Sukril kemudian ditangkap di Jl Tanjung Karang, Jakarta Pusat. Dan dari penangkapan Sukril, polisi juga menangkap Agung yang berperan membuka akun facebook tersebut.

Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 3 buah kondom, 2 unit handphone dan uang Rp 800 ribu. Para tersangka dijerat Pasal 506 KUHP dan Pasal 296 KUHP dan Pasal 1 ayat (2) jo Pasal 12 jo Pasal 13 ayat (1) UU RI No 21 Tahun 2007. (mei)

Terkini

Mata Uang

Kamis, 21 Agustus 2014

Currency

Buy

Sell

USD

11650

11770




EUR

15520

15640




AUD

10820

10940




GBP

19380

19500




JPY

112.40

114.40




SGD

9320

9440




CHF

12800

12920




NZD

9770

9890




HKD

1504

1516




CAD

10630

10750




MYR

3650

3770




THB

320

430




CNY
1850
1970

Sumber: CIMB Niaga

Surat Pembaca

Yayasan PRT yang tidak Bertanggungjawab

Pengirim: LINDAWATI Jl. Sutomo Dalam Medan

MELALUI Surat Pembaca ini saya ingin mengingatkan kepada para Ibu Rumah Tangga untuk berhati-hati dalam mengambil Pekerja Rumah Tangga (PRT)  melalui yayasan. Awalnya saya mengambil Pembantu dari...

baca selengkapnya 

 Lowongan Kerja

 Referensi Film

Pak Tuntung & Guit Deli