Oleh: Muhammad Arifin/Amal
“Ayah, sekolah kami akan mengadakan outing class (belajar di luar kelas). Kemarin sudah ke kolam berenang, kebun binatang. Minggu ini mungkin tempat beda, tapi enak loh outing class. Kita bisa melihat banyak tempat,” ucap seorang anak kepada ayahnya.
Pengalaman outing class, ternyata sangat ‘membekas’ dalam memorinya. Hmmm, sudahkah sekolah-sekolah kita menyelenggarakan outing class. Tentunya, teman-teman Sahabat Taman Riang yang tahu?
Apa sih manfaat dari outing class.
1. Dekat dengan alam
Belajar di luar kelas memang harus sering dilakukan sekolah. Hmmm, bapak dan ibu guru bisa saja memanfaatkan lingkungan sekitar. Sedangkan mata pelajaran bisa apa saja yang penting bisa dikaitkan dengan alam.
Untuk belajar bahasa Inggris tentang tumbuhan, atau benda-benda di sekitar sekolah. Anak-anak bisa diajak ke luar sekolah.
Belajar tentang tumbuhan pada mata pelajaran IPA juga bisa. Dengan memanfaatkan alam kemampuan anak-anak bisa meningkat, dia bisa berpikir, berkomunikasi ketika melihat langsung.
Di belajar mengenalkan hewan-hewan di sekitar juga salah satu bentuk mendekatkan anak dengan alam.
Ada sekolah juga belajar dengan alam dengan melihat sungai. Jika kita menemukan sungai bersih atau jorok. Dari situ guru bisa memberi pemahaman, sungai yang jorok karena ulah manusia. Nah, dari pengalaman tersebut kita pun ke depan tidak membuang sampah ke sembarangan.
2.Belajar dari ahlinya
Learning by expert atau belajar dari ahlinya. Melalui outing class. Teman-teman Sahabat Taman Riang bisa belajar langsung dari ahlinya.
Melalui outing class, teman-teman bisa belajar apa saja. Misalnya, saja belajar bagaimana membuat roti. Sekolah bisa membawa kita ke pabrik roti.
Belajar membatik. Wah, alangkah baiknya kita ke tempat pembuatan batik. Jika perlu kita belajar langsung bagaimana membatik tersebut. Pengalaman dari ahlinya akan membawa kita adik-adik kepada pengetahuan baru yang didapat selain di dalam kelas.
Ada juga sekolah mengajak anak-anak ke peternakan sapi dan melihat bagaimana proses pemerahan susu sapi. Nah, dengan belajar dari ahli, kita bisa memerah susu sapi dan tentunya dibawah dipandu. Pemandu itulah yang disebut ahli ya teman-teman.
3.Mempererat pertemanan
Asyik kita outing class minggu depan. Perasaan itu sering dituangkan sahabat Taman Riang ketika sekolahnya ingin mengadakan outing class.
Ya, dengan outing class akan mempererat pertemanan. Saat berangkat kita sudah diajarkan bagaimana berkomunikasi dan bergaul dengan teman-teman kita.
Selama perjalanan membuat anak-anak banyak bercerita dari pengalaman masing-masing. Bercerita langsung membuat anak-anak percaya diri.
Di lokasi outing class. Anak-anak bisa bekerjasama jika ada tugas yang diberikan guru. Atau jika ada yang dilihat dan didiskusikan. Sebaiknya sekolah membuat outing class setiap akhir semester sehingga anak-anak semakin akrab.
4. Jadi kenangan yang asyik
Outing class adalah pembelajaran langsung yang menjadikan alam, dan lingkungan sebagai tempat belajar. Dengan outing class, anak-anak punya pengalaman tersendiri. Makanya, buatlah outing class itu mengasyikkan dan menyenangkan karena akan menjadi kenangan.
Apalagi, saat ini zamannya selfie. Alias foto bersama. Tentunya anak-anak akan mengabadikan kenangan mereka.
5. Melatih motorik halus
Outing class bisa dilaksanakan bagi semua tingkatan pendidikan. Mulai TK, SD, dan pendidikan di atasnya.
Jika untuk adik-adik TK, bisa saja outing class dilaksanakan untuk melatih motorik halusnya. Misalnya, belajar menggambar tentang alam di sekitarnya.
Tangannya yang belum maksimal membuat gambar akan terlatih semakin baik.










