Cekik Mati Pria Afro-Amerika, Polisi Dipecat

cekik-mati-pria-afro-amerika-polisi-dipecat

New York, (Analisa). Seorang polisi di New York, Amerika Serikat (AS), dipecat se­­telah mencekik mati seorang pria kulit hitam. Insiden itu terjadi lima tahun lalu dalam kasus yang memicu unjuk rasa secara nasio­nal di AS.

Seperti dilansir AFP, Selasa (20/8), Komisioner Kepolisian New York, James O'Neill, menu­tur­kan kepada wartawan setem­pat bahwa seorang polisi bernama Daniel Pantaleo resmi diberhenti­kan dari kepolisian terkait kema­tian seorang pria kulit hitam ber­nama Eric Garner dalam sebuah insiden saat penangkapan pada Juli 2014 lalu.

Insiden ini memicu aksi protes 'Black Lives Matter' yang digelar secara besar-besaran di AS, yang menyerukan agar polisi yang terlibat diadili atas kematian Gar­ner yang tidak bersenjata. Kata-kata terakhir yang diucapkan Garner, yakni 'saya tidak bisa ber­napas', menjadi teriakan para demonstran.

Pemecatan Pantaleo di­umum­kan setelah Deputi Komi­sio­ner Kepolisian New York (NY­PD), Rosemarie Mal­donado, yang juga hakim administratif NYPD, mere­komendasikan pada awal bulan ini agar Pantaleo dipecat. Diketahui bahwa sebelumnya Pantaleo dinonaktifkan dari tu­gasnya, sembari menunggu kepu­tusan akhir dari O'Neill soal na­sibnya. "Sudah jelas bahwa Daniel Pantaleo tidak bisa lagi mengabdi sebagai polisi New York City," kata O'Neill dalam pernyataan­nya, sembari menyebut keputu­san­nya sebagai 'pemberhentian se­gera'.

O'Neill menyebut bahwa ini merupakan keputusan sulit, dengan menyebut beberapa polisi akan 'marah' terhadapnya. Namun dia meyakini dirinya telah meng­ambil keputusan yang benar. "Jangan buat kesalahan soal itu, ini merupakan tragedi bagi ke­luarga Garner. Saya bisa mema­hami itu sepenuhnya. Garner ada­lah seorang anak, seorang ayah. Setiap orang di NYPD memaha­mi itu," imbuhnya.

Insiden Garner itu berawal saat empat polisi NYPD ber­upaya me­nangkap Garner (43) yang dicuri­gai berjua­lan rokok secara ilegal di pinggir jalanan di Staten Island, New York pada 17 Juli 2014. Insi­den itu terekam dalam sebuah video amatir dan diposting online hingga viral.

Dalam video itu, terlihat mo­men saat Pantaleo menempatkan lengannya melingkari leher Gar­ner dengan erat dan melumpuh­kan Garner yang berperawakan besar di trotoar sebelum mele­paskannya. Video itu juga menun­jukkan seorang polisi lainnya menekan kepala Garner ke tro­toar. Garner yang melawan saat akan ditangkap ini, tidak mem­bawa senjata apapun. Dia tercatat mengeluhkan dirinya tidak bisa bernapas selama 11 kali saat diamankan polisi NYPD. Setelah Garner hilang kesadaran, dia dibawa ke rumah sakit dan di­nyatakan meninggal dunia. (Ant/AFP)

()

Baca Juga

Rekomendasi