Masyarakat Diajak Tingkatkan Keamananan

Kapoldasu Kenalkan Danau Toba Lewat Olahraga

kapoldasu-kenalkan-danau-toba-lewat-olahraga

Samosir, (Analisa). Polda Sumatera Utara, menggelar acara “Merah Putih Toba Bike 2019” di Pangu­ru­ran Kabupaten Samosir, Ming­gu (25/8).

 Kegiatan dibuka Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agus Adrianto didampingi Bupati Samosir, Rapidin Simbolon serta Kapolres Samosir dan unsur perwakilan Polres lain­nya.

Sebelum dilepas, peserta gowes merah putih Toba me­lihat tortor Batak dan pe­nam­pilan tari Batak dari sang­gar tani Di­nas Pariwisata Kabupaten Samosir.

Kapolda mengatakan, even dalam kait­­an hari ulang tahun ke-74 Republik In­­donesia ini, bertujuan untuk mem­berikan hiburan dan wisata.

“Berolahraga sambil ber­wisata dan se­kaligus mem­promosikan Danau Toba dan Samosir ke masyarakat luas atau ke­luar daerah, “ katanya.

Even merah putih ini dije­laskannya, me­rupakan potensi wisata Danau Toba yang bisa menarik para investor dan dapat memberikan peluang usaha.

“Mohon dukungan kepada seluruh warga untuk menjaga kondusiftas daerah, sehingga keamanan bisa dirasakan dan investor bisa masuk,” tambah Agus.

Informasi dari panitia me­nyebutkan, touring bersepeda sekitar Danau Toba bertajuk Merah Putih Toba Bike 2019, dibagi kepada dua katagori. Yaitu, katagori A Open (usia 35 tahun) dan kategori B Open (usia 36 tahun ke atas).

Masing-masing kategori, A dan B setiap pemenang perta­ma mendaptakan piala dari Ka­polda Sumatera Utara, di­tambah uang tunai untuk juara 1 sebesar Rp 17 juta, juara II sebesar Rp 8 juta, dan juara III Rp 4,5 juta.

Pada touring bersepeda ini, Polda Sumatera Utara mem­berikan hadiah kepada peserta dalam bentuk lucky draw.

“Merah Putih Toba Bike 2019”, khusus race, start di­mulai dari depan kantor Polres Samosir dan finish di Geo Park, Sigulati. Sedangkan untuk touring start di Polres Samosir dan finish di Hotel Sitiotio Aek Rangat, Pangu­ruran.

Tingkatkan keamanan

Kapolda Sumut meminta seluruh ma­syarakat Sumut mendukung Polri da­lam upaya meningkatkan keamanan selama proses pengembangan kawasan wisata Danau Toba.

"Keamanan ini penting untuk me­yakin­kan para investor agar mereka mau menanamkan uangnya di Danau Toba juga agar wisatawan baik domestik mau­pun mancanegara mau datang berlibur ke sini," kata Kapolda usai menggelar rapat koordinasi di Tuktuk Siadong, Samosir, Sabtu malam.

Rapat koordinasi ini melibatkan sejumlah instansi terkait seperti Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dan delapan Pemerintah Kabupaten Kota yang ada di sekitaran Danau Toba, serta polres jajaran.

Rapat ini bertajuk Pengamanan dan Pengelolaan Mendukung Pembangunan Kawasan Danau Toba Sebagai Destinasi Wisata Internasional.

Kapolda mengatakan, rapat koor­dinasi ini dilakukan guna meng­inven­tarisir masalah-masalah yang dite­mukan dalam proses pembangunan Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas.

Menurut Agus, apabila jaminan ke­amanan bisa diberikan, investor bisa hadir dan uang yang digelontorkan makin banyak ke daerah. Masyarakat pun bisa menikmati hasil dari pengembangan wisata.

"Keamanan dengan semua elemen ma­syarakatnya, supaya bisa menarik in­vestor. Menyiapkan SDM untuk bisa dikontruksi. Dari anggaran pemerintah sudah cukup besar diturunkan. Nanti in­vestor yang lain akan membangun fasi­litas yang ada di kawasan. Karena pem­bangunan ini nantinya akan menye­rap begitu banyak tenaga kerja," ujarnya.

Lebih jauh Kapolda mengatakan, pihaknya juga ikut mendorong, memfa­silitasi dan mengamankan hingga me­nyuk­seskan program pemerintah. Apala­­gi program pengembangan kawasan Danau Toba tersebut sudah dicanangkan sebagai destinasi super prioritas. "Karena itu, kita di daerah ini harus menyam­butnya dengan baik. Supaya Bapak Pre­siden yang mengeluarkan kebijakan ini juga senang," imbuh Agus.

Dirut BPODT Arie Prasetyo menam­bahkan, dukungan dari Polda Sumut dan jajaran sangat penting dalam memper­cepat proses pembangunan. "Kita sepakat untuk sama-sama ya. Apalagi ini super prio­ritas, upaya kita juga harus super. Ada dukungan dari bapak kapolda dan para kapolres di kawasan Danau Toba sa­ya kira ini cukup penting untuk me­mastikan pembangunan ini berjalan tepat waktu," pungkasnya. (fra/dgh)

()

Baca Juga

Rekomendasi