Ngopi Jadi Tren, 60 Persen Pecinta Kopi Didominasi Milenial

Ngopi Jadi Tren, 60 Persen Pecinta Kopi Didominasi Milenial
Para penikmat kopi (Analisadaily/Isnaisni Kharisma)

Analisadaily (Medan) – Sebagai kota ketiga terbesar di Indonesia, Medan menjadi sasaran untuk membuka peluang usaha. Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini dinilai menjanjikan untuk berbisnis, khususnya di bidang kuliner.

Sejumlah pengusaha mengambil peluang untuk membuka gerai atau kedai kopi kekinian. Hal ini terjadi karena peningkatan penikmat kopi yang datang dari kalangan milenial. Bukan hanya kalangan milineal lelaki, tetapi milineal perempuan juga menjadi penikmat kopi.

Berdasarkan riset, peningkatan penikmat kopi di kalangan milineal karena selain rasa, ada alasan pembeli kopi mulai dari mencoba rasa baru, rasanya yang sudah cocok, promo, sedang viral, hingga datang hanya demi keperluan konten media sosial.

"Bahkan, 60 persen penikmat kopi didominasi kaum milineal wanita. Wanita milenial tak hanya memilih satu jenis minuman untuk dikonsumsinya, tetapi mencoba berbagai varian," kata Co Founder & CEO Fore Coffe, Robin Boe di Medan, Kamis (19/12).

Robin menjelaskan, kalau kaum laki-laki cenderung suka menu latte, cappucino, espresso atau kopi murni. Untuk target penikmat kopi kalangan milenial di usia 18-35 tahun.

Biasanya, lanjut Robin, pelanggan dari berbagai kalangan dan tidak memandang kelas. Tak hanya itu, konsep berbasis teknologi bisnis pun salah satu hal yang dilakukan untuk mencuri perhatian masyarakat.

"Saat ini, kami lebih mengandalkan teknologi bisnis dengan mengembangkan aplikasi, sehingga pelanggan dapat memesan lewat online tanpa harus mengantre," ucapnya.

Diungkapkan Robin, konsep yang dilakukan yakni dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih eco-friendly atau ramah lingkungan (Go Green).

"Kami berkontribusi untuk sekitar, seperti membantu petani kopi, menyebarkan energi positif untuk semua dengan konsep Go Green," ungkapnya.

(IK/RZD)

Baca Juga