Hancurkan Dominasi Kompetitor, ASUS ExpertBook Ultra Resmi Menjadi Kiblat Baru Laptop Bisnis Flagship (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan – Dalam lanskap bisnis modern yang bergerak cepat, memilih perangkat komputasi yang tepat bukan lagi sekadar urusan departemen TI, melainkan sebuah investasi strategis bagi keberlangsungan perusahaan.
Para eksekutif dan profesional kini membutuhkan laptop bisnis terbaik yang tidak hanya menawarkan performa komparatif, tetapi jauh lebih dari itu.
Menjawab kebutuhan tersebut, ASUS secara agresif menghadirkan ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA) yang menyandang predikat sebagai The Flagship of the Industry. Period.
Laptop premium ini dirancang khusus untuk meruntuhkan dominasi para kompetitor berat di kelasnya, mulai dari Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 13 Aura Edition, Dell Latitude 7450 Premium, HP EliteBook Ultra G1i AI 14, hingga sang ikon efisiensi daya, Apple MacBook Air M4 13 inci.
ASUS ExpertBook Ultra tidak sekadar bersaing, melainkan melompat jauh ke depan dalam hal pemrosesan kecerdasan buatan lokal. Sebagai fondasi era baru Copilot+ PC, laptop ini mengandalkan prosesor tertinggi hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru.
"Prosesor ini dipadukan dengan Neural Processing Unit (NPU) yang mampu menghasilkan performa mandiri hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS), dengan total performa platform menyentuh 180 TOPS," ujar Eric Khoven, Commercial Director ASUS Indonesia, Rabu (10/6/2026).
Eric menambahkan bahwa langkah ASUS ini sangat sulit diikuti oleh kompetitor di Indonesia, yang saat ini rata-rata masih menggunakan Intel Core Ultra 7 Series 2 dengan performa AI NPU yang tertahan di 48 TOPS.
Dengan dukungan teknologi ASUS ExpertCool Pro, laptop tipis berprofil 10,9 mm ini sanggup mempertahankan daya 50W Sustained Thermal Design Power (TDP) tanpa throttling, menghasilkan kinerja multitasking selevel workstation dalam keheningan total di bawah 28dB.
Kelebihan arsitektur heterogen ini kian dipertegas oleh grafis terintegrasi Intel Arc B390 (12 Xe Cores) yang mampu mengungguli kartu grafis diskrit NVIDIA RTX 4050 (pada TGP 30W) hingga sekitar 35% pada pengujian 3DMark Time Spy.
Pemrosesan data masif dipastikan tanpa hambatan berkat dukungan memori RAM LPDDR5x berkecepatan 9600 MT/s hingga kapasitas 64 GB, serta penyimpanan SSD M.2 PCIe Gen 5.0 x4 NVMe hingga 2 TB yang memiliki kecepatan transfer fantastis di atas 14.000 MB/s—dua kali lipat lebih cepat dari SSD Gen 4 milik kompetitor.
Salah satu lompatan industri paling masif yang dibawa ASUS ExpertBook Ultra adalah adopsi teknologi layar 14 inci 3K (2880 x 1800) 120Hz Touchscreen Tandem OLED. Struktur dua lapis Tandem OLED ini tidak hanya melipatgandakan tingkat kecerahan puncak hingga 1400 nits, tetapi juga mengonsumsi daya 40% lebih hemat sekaligus memperpanjang usia pakai panel dari risiko burn-in.
"Bayangkan kalau Anda seorang eksekutif yang harus melakukan presentasi mendadak di area luar ruangan kafe atau bandara dengan paparan cahaya matahari langsung. ASUS ExpertBook Ultra mendominasi skenario ini," sebut Eric.
Kenyamanan visual ini disempurnakan oleh teknologi kaca Corning Gorilla Glass Victus dengan lapisan Gorilla Matte. Sentuhan inovatif nano-etching mikroskopis ini berhasil menekan rasio pantulan cahaya hingga ke angka ekstrem 19 GU (Gloss Units), berbanding jauh dari layar anti-silau standar yang mencapai 80 GU.
Hasilnya, visual layar terasa senyaman melihat di atas kertas dan secara drastis mengurangi kelelahan mata. Bagi pengguna yang mengejar aspek portabilitas mutlak, ASUS juga menyediakan opsi layar Polymer OLED (POLED) yang memangkas bobot total laptop hingga menyentuh angka 0,99 kg saja, sementara versi Tandem OLED tetap sangat ringan di angka 1,09 kg.
Mobilitas tinggi para profesional ditunjang secara cerdas lewat fitur ASUS AI ExpertMeet. Melalui fitur ini, proses transkripsi notulen otomatis, penerjemahan bahasa, hingga optimasi kamera web berjalan sepenuhnya di dalam chip NPU.
Efisiensi ini membuat prosesor utama tetap dingin, menghemat baterai baterai 70 Wh yang diusungnya hingga mampu bertahan selama 26 jam penggunaan.
Dari segi fisik, laptop yang menggunakan sasis campuran CNC AZ31B Magnesium-Aluminum berteknologi ASUS Nano Ceramic ini telah mengantongi sertifikasi uji ketahanan militer US MIL-STD 810H (24 prosedur pengujian). Permukaannya memiliki kekerasan 9H yang tahan goresan dan mampu menahan beban tekanan ekstrem hingga 100 kg.
"Daya tahan terhadap tekanan hingga 100 kg ini sangat berguna saat laptop berada di dalam tas yang padat dan terhimpit dokumen lain saat perjalanan bisnis. Banyak laptop rusak bukan karena jatuh, melainkan karena tekanan sasis di dalam tas," jelas Eric.
Predikat sebagai pemimpin industri sejati dipertegas ASUS lewat sistem proteksi ASUS ExpertGuardian yang sepenuhnya patuh pada standar keamanan NIST Level-4 (NIST SP 800-193). Sistem ini mencakup kualifikasi PC Secured-Core Windows, chip Microsoft Pluton, Discrete TPM 2.0, hingga fitur perlindungan Dual Self-healing BIOS ROM untuk menangkal serangan siber berbahaya level UEFI seperti LoJax.
Keamanan berlapis ini tidak hanya melindungi laptop secara virtual, melainkan juga secara fisik. Dengan enkripsi berbasis perangkat keras, data sensitif perusahaan dipastikan terkunci secara kriptografis.
"Secara fisik, laptop memang bisa dicuri. Tetapi data-data yang tersimpan di dalam ASUS ExpertBook Ultra tidak akan dapat diambil oleh pihak yang tidak berwenang, meskipun SSD yang terpasang di dalamnya dicopot dan dipasang ke laptop lain," tegas Eric.
Menyempurnakan keandalan mobilitasnya, laptop ini dibekali konektivitas nirkabel Triple-band Wi-Fi 7 berteknologi antena 3D Laser Direct Structuring (LDS) untuk menjamin sinyal tetap stabil di area padat, susunan 6-Speaker Spatial Audio Dolby Atmos dengan volume puncak 95dB untuk hybrid meeting yang jernih, serta dukungan pengisian daya fleksibel full-range 5V-20V yang memungkinkannya diisi ulang menggunakan power bank saku maupun soket kursi pesawat.
Kombinasi superior antara layar Tandem OLED tercerah, performa AI lokal 50 TOPS terkencang, ketangguhan sasis militer, dan proteksi enkripsi tingkat tinggi, menjadikan ASUS ExpertBook Ultra sebagai investasi mutlak sekaligus standardisasi baru bagi masa depan komputasi premium enterprise.
(JW/RZD)