Harian Analisa, 29 Januari 2021 - page 14

A c e h
Jumat, 29 Januari 2021
Halaman
14
Walikota Sabang Lantik
130 Pejabat Eselon
S a b a n g ,
( An a l i s a )
Walikota Sabang Nazaruddin melantik dan
mengukuhkan 130 pejabat eselon di lingkungan
PemerintahKotaSabang.Terdiriataspimpinantinggi
pratama (Eselon II), administrator (Eselon III),
pengawas (Eselon IV), dan Kepala Unit Pelaksana
TeknisDaerah(UPTD).
Prosesi pelantikandanpengambilan sumpahpara
pejabat eselon tersebut berlangsungdiAulaLantai IV
KantorWalikotasetempat,Rabu(27/1).
WalikotaKotaSabangNazaruddinmengucapkan
selamat atas pelantikandanpengukuhankepada 130
pejabatyangbarudilantik.Sertaberterimakasihkepada
seluruhASNyang telah bekerja dengan baik dalam
menyukseskanbebagai programdankegiatan.
Dikatakannya,penempatanparapejabatsudahmelalui
pencermatanyangmendalamolehBadanpertimbangan
JabatandanKepangkatan (Baperjakat). "Pergantian
jabatan ini adalahhal yangwajar, karena penyegaran
sangat diperlukan sebagai bahan evaluasi. Apapun
jabatannyakitatetapharusbertanggungjawabterhadap
tugasyangsudahdiamanahkan,"ujarNazaruddin.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, juga
diharapkandapatmelakukanpengabdianyangterbaik
bagi Kota Sabang dan bersama-sama menjalankan
percepatan pembangunan, serta peningkatan bagi
kesejahteraanmasyarakat.
“KepadaseluruhASNyangbarudilantikdiharapkan
dapatsalingbekerjasamadanmemberimasukandemi
membangundanmemajukanKotaSabangyang lebih
baik lagi kedepannya,”ujarnya.(kim)
DPRK Aceh Utara Kunker ke Atim
I d i R a y e u k , ( A n a l i s a )
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur
(Atim)melaluiDinasPemberdayaanMasyarakat dan
Gampong (DPMG) dan Kabag Hukummenerima
kunjungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
KabupatenAcehUtara,dalamrangkakonsultasiterkait
pengelolaan dana gampong keAceh Timur, di Aula
InspektoratAcehTimur,Kamis (28/1).
KetuaDPRKAcehUtaraArafat SEmengatakan,
pihaknyamelakukankunjungankerjakeAcehTimur
ingin menyesuaikan karena Aceh Timur dan Aceh
Utaradaerahperbatasandengankarakterwilayahyang
tidak jauhbeda.
“MakadariitukitamempelajaridrafPeraturanbupati
(Perbup)AcehTimurtentangpengelolaandanadesadi
AcehTimur bagaimana yangbisa kami adopsi untuk
kamibawapulangkankeAcehUtara,Supayaadalangkah-
langkahdaripemerintahKabupatenAcehUtarauntuk
menutupdanmencari solusi tentang lancarnyaproses
penghasilantetap(Siltap)diAcehUtara,”ujarArafat.
HalsenadajugadisampaikanolehKadisPemberda-
yaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan
KeluargaBerencana(DPMPPK)AcehUtaraFakrurazi.
Iamengatakan,pihaknyadatangkeAcehTimurdalam
rangka mempelajari pengelolaan dana desa di
KabupatenAcehTimur.
"Karena desa dan karakter hampir sama jadi
bebannya tentusama juga, terkait dengan itulahmaka
kami datang kemari untuk melihat keberadaan itu
sehingga tentu ada hal yang sangat mungkin untuk
kami adopsi demi kemaslahatan perangkat desa
ditempat kami juga,"ujarFakrurazi.
Kepala Bagian Hukum Sekdakab Aceh Timur,
MuchsinMuchtarSHmengatakan,mengatakanpihak-
nyabersamaDPMGAcehTimurmenerima langsung
kunjungankerjaDPRKAcehUtarayangberkonsultasi
berkaitandenganpengelolaandanadesa.
"Jadi bedasarkan hasil konsultasi tadi tergambar
beberapa hal langkahkerja dankebijakanyangperlu
dilakukansehubungandenganpelaksanaandanadesa
danalokasidanadesa.Sebagaimanadiamanatkandalam
peraturanmenteri dalamnegeri,Menteri Keuangan
dan Menteri Desa sebagai dasar hukum dalam
melahirkanperaturanbupatiterkaitdengandanadesa,
dan alokasi dana desa,” jelasMuchsinMuchtar.(bsr)
Polda Amankan Tersangka
Penambangan Emas Ilegal
B a n d a A c e h , ( A n a l i s a )
DirektoratReserseKriminalKhusus(Ditreskrimsus)
PoldaAcehmengamankanseorangwargaberinisialM
(41) yangdidugamelakukan tindakpidanapenamba-
nganemas ilegal diGeumpang,KabupatenPidie.
KabidHumasPoldaAcehKombesPolWinardydalam
keterangannya,Kamis(28/1),mengatakanMmerupakan
wargaTangse,diamankanpetugasbersamabarangbukti
lainnyaberupasatuunitalatberatjenisekskavatordan
dualembarkarpetasbukwarnahijau,Senin(25/1).
Dikatakannya,pengungkapanpenambanganemas
ilegalitudiawalipenemuanlokasiolehsejumlahperso-
nelDitreskrimsusPoldaAceh,Senin(25/1)sekitarpukul
03.00WIB.Selanjutnyamengamankantersangkabersama
barangbuktinyauntukdiproseshukumlebihlanjut.
Kepada tersangka tersebut disangkakanPasal 158
joPasal35UURINo03Tahun2020tentangPerubahan
atasUURINo04Tahun2009 tentangPertambangan
Mineral danBatubara.(mhd)
KAD Tingkatkan
Kesejahteraan Petani
B a n d a A c e h , ( A n a l i s a )
Bank Indonesia menyatakan Kerja sama Antar
Daerah(KAD)akanmeningkatkankesejahteraanpetani
menyusul adanya jaminan ketersediaan pasar dan
kestabilanharga.
“KADakanmenciptakankestabilanharga, karena
denganadanyajaminanketersediaanbarangdaridaerah
pemasok,makakestabilanhargadi daerahkonsumen
akanterjaga,”kataKepalaPerwakilanBankIndonesia
ProvinsiAceh,AchrisSarwani, Selasa (26/1).
DenganimplementasiKADdidaerahyangletaknya
salingberdekatan,akanmenjadikanbiayalogistiklebih
efisien.
“Selamainiketidaktahuankondisineracapangandi
setiapdaerahmenyebabkanpasokanbarangdidatang-
kandari daerah lainyang letaknya berjauhandengan
daerahprodusen,makahal tersebut tidakakan terjadi
lagi,”katanya.
MelaluiKADtersebut akan terjadi efisiensi biaya
logistik dan akan berpengaruh terhadap kestabilan
hargabarang.
“Implementasi KAD di kabupaten/kota di Aceh
secaraberkesinambunganakanmenciptakankemandi-
rian pangan daerah, khususnya terhadap komoditas
yangdapat diproduksi diAceh,”katanya.
Kepastian pasar dan kestabilan harga jual akan
meningkatkanmotivasipetaniuntukmengembangkan
sektor pertanianyangnantinyaakan timbulnyaminat
investor untukberinvestasi di bidang agroindustri di
Aceh,setelahmelihatpotensidanperkembangansektor
pertanianyangsemakinbaik.
Untukmewujudkankerjasamatersebutperlukomit-
mensemuapimpinandaerahdiAcehuntukmelakukan
KADsecaraberkesinambungan,sehinggaprogramini
dapat diimplementasikan secaramasif oleh seluruh
SKPA/SKPKdanstakeholder terkait.(Ant)
Analisa/istimewa
BANTUWARGA:Koramil danBabinsa turutmembantu rumahwargayang
terdampakbanjir di TimangGajah, KabupatenBenerMeriah, Rabu (27/1).
Timang Gajah BenerMeriah
Dilanda Banjir
Banjir tersebut menghanyutkan
sampahdisertaikayudaripergunungan
membuat sungai di daerah tersebut
tersumbat sehinggamengakibatkan
luapanair sungaimelandakepemuki-
man penduduk di Desa Lampahan
Induk,KecamatanTimangGajah,Ka-
bupatenBenerMeriah.
Atas kejadian tersebut, tiga rumah
wargamengalami rusak parah, balai
pengajianmengalamirusakparahdan
Pos Gardu Induk Kantor Unit PLN
WilayahLampahanmengalamirusak
ringanakibat luapanair.
Dilaporkan, rumah-rumah yang
terendambanjiryakniSulaiman(45),
Suginem(65), AbdullahSapari (34).
Ketiganya merupakan warga Desa
LampahanLinduk,KecamatanTimang
Gajah ,KabupatenBenermeriah.
Danramil03/TimangGajahKapten
InfAbdulAzizmengatakan,iabersama
anggota Babinsa turut membantu
masyarakatyangrumahnyaterdampak
terkenabanjir di lokasi luapanair.
Danramil menyebutkan, saat ini
untuk pembersihanmaterial sampah
dariluapanairmasihdilakukansecara
manualdilakukanolehmasyarakatdi-
bantu TNI dan dari Polsek Timang
Gajah.
Selain itu, Kapten Inf Abdul Aziz
sudah berkoordinasi dengan BPBD
KabupatenBenerMeriahuntukpelak-
sanaanpembersihanmaterial sampah
da kayu dari luapan air akan dilaksa-
nakanbesok, di karenakanhari sudah
gelapdanmasihberlangsungnyahujan.
“Untuk warga yang mengalami
korban rusak rumahakibat luapanair
sementaramengungsikerumahsanak
saudara terdekat,”kataDanramil.
Danramilmengimbau,saatinicuaca
di wilayahKabupatenBenerMeriah
cukup ekstrem, diharapkan kepada
wargaagarwaspadadansiagaterhadap
bencana sehingga dapat meminima-
lisasi terjadinyakorban jiwa.(mar)
Lhokseumawe, (Analisa)
WilayahKecamatanTimangGajah, KabupatenBener
Merah,Rabu(27/1) sekitarpukul 18.30WIBdilandabanjir
akibat hujan lebat yang turundalambeberapahari terakhir.
Blangpidie, (Analisa)
Duatersangkakasusdugaantindak
pidanakorupsidalamproyekjaringan
irigasi tahun 2019 di Desa Ladang
Panah, KecamatanManggeng, telah
mengembalikanuang temuan selisih
pekerjaansenilaiRp449 juta.
KepalaKejaksaanNegeri (Kajari)
Abdya Nilawati, Kamis (28/1), saat
jumpa pers dengan sejumlah awak
mediamengatakan,uangsenilaiRp449
jutayangdikembalikantersebutmeru-
pakanhasil temuan selisihpekerjaan
setelah dilakukan pemeriksaan oleh
timahlidariUniversitasNegeriTeuku
Umar, Meulaboh, Kabupaten Aceh
Barat, padaNovember lalu.
paradigma yang lebih komprehensif tentang
pendekatan yang lebih luas dan integratif
gunameningkatkan efisiensi pengoperasian
kabupaten/kota, kualitas hidup warga
kabupaten/kota, sertapengembanganekono-
mi lokal belum terakomodasi secara luas.
Apa gunanya segala aplikasi dan tekno-
logi canggih itu bila ujung-ujungnya aspek
lingkungan kabupaten/kota, desain tata
ruangnya, kualitas penghidupan masyara-
katnya, dan kadar demokratisasi publiknya
terus merosot? Gagasan dan rancangan be-
sar smart citymemangmengandung potensi
luar biasa ketika mampu diimplementa-
sikan secara maksimal guna menjawab
ragam masalah dan tantangan publik di
daerahmasing-masing, tapi ranah teknologi
bukan jawaban tunggal atas segala proble-
matika sosial urban hingga rural tersebut.
Teknologi hanya alat yangmengakselerasi
pelaksanaan solusi komprehensif, semen-
tara solusinya sendiri tetap berakar pada
kebijakan publik yang berbasis data dan
kajian ilmiah.
Tendensi Latah...
(sambungan dari hal. 12)
Maka kepada seluruh kepala daerah
terpilih hasil Pilkada Serentak 2020 yang
telah menyatakan intensinya untuk meng-
aplikasikan desain smart city (termasuk
Bobby Nasution), coba kaji kembali dan
renungkan secara mendalam apakah kon-
sep ini benar-benar sesuai dengan kebutu-
han publik serta mampu menjawab tanta-
ngan daerah yang kian kompleks. Bila
beberapa bagian problem sosial sistemik
membutuhkan kecepatan penanganan yang
dapat diakomodasi aspek teknologi, tak ada
salahnya menerapkan sistem kota cerdas
ini. Tentunya berbekal payung hukumseca-
ra lengkap serta kesiapan aparatur peme-
rintah dalammengoperasikan seluruh apli-
kasi yang terintegrasi di dalamnya. Kema-
san dan sensasi smart city memang meng-
giurkan sekali, namun jangan terbuai popu-
laritas gagasan berbasis teknologi itu lantas
melupakan substansi dan esensi kehidupan
segenap manusia yang akan dipimpin. ***
Penulis adalah pemerhati kebijakan publik, anggota
jaringan GUSDURian
juga mempersingkat Waktu Peredaran
Gerbong (WPG) dari stasiun asal ke stasiun
tujuan dan kembali lagi ke stasiun asal.
Karena, begitu rangkaian KA pembawa
kontener CPO tiba di stasiun tujuan,
kontainer isi CPO dapat segera dibongkar
digantikan dengan kontainer CPO yang
kosong untuk diangkut ke stasiun pemuatan
CPO kembali.
Dari uraian diatas, manfaat kehadiran
layanan KA pada sejumlah jalur baru
(Rantauprapat – Kotapinang, Sei Mangkei
– Perlanaan dan Bandartinggi – Kualatan-
jung), serta jalur reaktivasi (Binjai – Besi-
tang) memiliki urgensi yang tinggi untuk
disegerakan pengoperasiannya. Bahkan
Rudi Damanik sewaktu menjabat Kepala
Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagut –
kini telah digantikan oleh Dandun Prakoso
– sangat mengharapkan agar pembangunan
jalur KA ke arah selatan dapat dilanjutkan
ke Kotapinang – Dumai dan Pekanbaru
menjadi bagian dari Trans Sumatera Rail-
way.
Apalagi percepatan pengoperasian KA
pada sejumlah jalur yang baru dibangun dan
jalur yang direaktivasi ini berpeluang
memberikanmanfaat peningkatan ekonomi
secara nasional. Di satu sisi, beralihnya
mobilitas CPO dari truk di jalan raya ke
angkutan KA, akanmengurangi kepadatan
lalulintas jalan raya, sehingga menekan
resiko kecelakaan lalulintas, menghemat
Menunggu...
(sambungan dari hal. 12)
konsumsi BBM dan menekan biaya pera-
watan jalan raya. Di sisi lain, efisiensi
pengangkutan CPOmelalui KA, ditambah
adanya “pemangkasan” jarak pengangku-
tan 118 km, juga berpotensi perolehan nilai
tambah (adedd value) terhadap harga
ekspor CPO, sehingga meningkatkan daya
saing (competitiveness) CPO di pasar glo-
bal. Bukankah semua ini akan berkonstri-
busi pada peningkatan kemanfaatan pere-
konomian nasional.
Hal yang tak kalah pentingnya lagi,
sejumlah proyek jalur KA yang dibangun
diharapkan segera “get money” tidak
terkesan “mangkrak” dan berakibat tinda-
kan vandalisme. Sebagaimana banyak dibe-
ritakanmedia, bahkan pengamatan penulis
di lapangan terdapat komponen penambat
rel yang dicuri oknummasyarakat. Karena-
nya, kepada para pihak yang terkait dengan
sejumlah proyek jalur KA yang sudah
dibangun, sangat diharapkan untuk segera
mengoperasikannya. Masyarakat Sumut
terutama yang bermukim di sekitar jalur
KA tersebut sangat menantikan bunyi
klakson lokomotif, yang menarik KA
Penumpang dan KA Barang menandai
bahwa pembangunan jalur KA yang
didanai APBN sudah “get benefit” dan “get
money” untuk melanjutkan pembangunan
berikutnya. Semoga! ***
Penulis adalah pemerhati perkeretaapian dan
HumasMASKASumbagut tinggal di Tebingtinggi
Tersangka Kasus Jaringan Irigasi
KembalikanUang
Analisa/agustia saputra
DIKEMBALIKAN:Kajari AbdyaNilawati didampingi Kasi Pidsus Riki
Guswandri dan para kasi lainnya memperlihatkan lima ikat uang hasil
pengembalian dari dua tersangka dugaan kasus proyek jaringan irigasi di
Manggeng,Kamis(28/1).
Dengan adanya temuan itu, serta
didukungsejumlahbarangbukti lain-
nya, pihakKejari Abdya telahmene-
tapkandua tersangkamasing-setelah
berinisialSYselakuKuasaPengguna
Anggaran (KPA) padaDinasPengai-
ranAcehdanFZselakurekanandalam
proyektersebut.Keduanyamerupakan
wargaBandaAceh.
“Uangtersebutdikembalikanlang-
sung oleh kedua tersangka pagi ini.
Keduanya langsungdatangkeKejak-
saanuntukmengantarkanuangselisih
kerugianyangditimbulkanakibatdu-
gaanpermasalahanpadaproyeksaluran
irigasidiarealpersawahanDesaLadang
Panahdansekitarnya,”ujarnya.
Upayakedua tersangkadalamme-
ngembalikan uang selisih kerugian
proyekitubukanberartikasustersebut
akan dihentikan, namun tetap lanjut
sambilmenungguhasilauditkerugian
negaraolehpihakBadanPengawasan
KeuangandanPembangunan(BPKP)
Aceh.Uangratusanjutarupiahituakan
dititipkankerekeningKejariAbdya.
Dalam proyek tersebut terdapat
beberapamasalahyangdidugaakibat
kekuranganspesifikasihinggamenim-
bulkankerugian.Proyekitudikerjakan
pada tahun 2019 oleh PT HK Jaya
PerkasadenganbesaranggaranRp1,53
miliar lebih sumber APBA, dengan
panjang892meter. Pascadikerjakan,
bangunantersebutmulaimenampakan
tanda-tanda kerusakan. Bahkan, di
beberapa titik, bangunan harapan
petani itu, sudah miring. Diduga,
pengerjaanproyekdimaksudasaljadi
dan tidakmemenuhi standar.
Dugaanlainnya,dalampengerjaan-
nya,jugadidugaterjadi
mark-up
harga,
mengingatsatuanpekerjaansangatlah
tinggi. Pembangunan rehabilitasi itu,
dibayarmencapai senilai Rp1,8 juta/
meter. Padahal standar harga rehabi-
litasiberkisarRp1,2jutahinggaRp1,4
juta/meter,atauterjadi
mark-up
sekitar
Rp400.000hinggaRp600.000/meter.
“Kami telah memeriksa belasan
saksi,mulaidaripekerja,rekanan,kon-
sultanhingga pihakDinas Pengairan
Aceh, dan akhirnyamenetapkan dua
orangtersangka.Bukanitusaja,dalam
mengungkapkankasus itu, kami juga
telah melakukan penggeledahan di
Dinas Pengairan Provinsi Aceh,”
paparnya.(ags)
Analisa/istimewa
TINJAU LAHAN:Bupati AcehTimurHHasballah binHMThaib bersama
KepalaBalai PerikananBudidayaAir Payau (BPBAP)UjungBateMTahang
meninjaulahankawasanpengembangantambakudangdiGampongPayaDua,
KecamatanPeudawa,KabupatenAcehTimur,Kamis (28/1).
Idi, (Analisa)
Bupati AcehTimurHasballah bin
HMThaib bersamaKepalaBalai Pe-
rikananBudidayaAirPayau(BPBAP)
Ujung Batee kembali meninjau ka-
wasanrencanapengembangan
shrimp
estate
(tambak udang) di Gampong
PayaDua,KecamatanPeudawaAceh.
“Sayaberharappembangunantam-
bakudangmendapatdukungansemua
pihaksebabselainmenguntungkanpeta-
ni tambak, pembangunankawasan ini
menjadikanekonomi barusertamen-
dongkrak Pendapatan Asli Daerah
(PAD),”ujarHasballahdisela-selame-
ninjaukawasantambakudangdiDesa
Paya Dua, Kecamatan Peudawa,
KabupatenAcehTimur,Kamis(28/1).
"Hari ini kita turun mengecek
persiapanlahan.Jikalahansudah
clean
andclear
makapembangunankawasan
udang akan segera kitamulai, bisa di
Payaduadanbisadikecamatanlainnya
yang paling penting saat ini adalah
persiapan lahan," tambahbupati.
Bupatimengakuoptimis program
ini akan sukses jikamasyarakat ikut
berpartisipasidalamprogramnasional
ini. Maka dengan itu pihaknya terus
melakukan upaya pendekatan dan
sosialisasi program gemilang ini
kepadamasyarakat.
"Secara lahan 10.000 hektare kita
sudahsangatsiap.Kitasekaranghanya
menungguMoUdenganmasyarakat
bagaimana skema yang dikelola
nantinyamulaidaripengelolaanhingga
pembagianhasil. Skema ini akankita
sampaikankepadamasyarakat secara
jelas sehingga tidak terjadi tumpang
tindih saat programsudah berjalan,"
tuturnya.
Bupatijugamenyampaikankepada
Kawasan
Shrimp Estate
Jadi Ekonomi Baru
masyarakat kehadiran pemerintah
dalam progres ini bukan untuk me-
nyelesaikankonfliksosialmasyarakat
tapiuntukmewujudkanpembangunan
tambakudang.Yangpalingterpenting,
katabupati,programinibisamembang-
kitkanekonomi ummat.
KepalaBalai PerikananBudidaya
Air Payau (BPBAP) MTahang me-
ngaku pihaknya juga serius men-
dampingiPemerintahKabupatenAceh
Timur untuk pembangunan program
KawasanUdang.
"Jikadilihatprogrespersiapanlahan
sudahmaksimal, namun hanya pola
dan skemakerjamungkinharus lebih
diperjelaskembalikepadamasyarakat,
salah satunya pola bagi hasil. Upaya
ini terus kita lakukandenganmende-
ngar langsung apa saja yang disam-
paikanmasyarakatdanmengaturpola
kerjayangbaiktentunya,"kataTahang.
Iamengaku secara teknisKemen-
terianKelautandanPerikananRepu-
blik Indonesia sampai saat ini belum
ada masalah, kementerian tentunya
akan segera bekerja jika semua
persiapan lahan sudah siap.Katanya,
polayangdipakaiakanditindaklanjuti.
“Intinya masyarakat akan mem-
bentukkoperasidenganmaksuduntuk
memadukanlahanwargamenjadisatu.
Jikasudahmenjadikoperasiakanmen-
jadi satu klaster baru yang pengelo-
laannya bisa dilakukan denganmu-
dah. Jadi di sana tidakmuncul konflik
sosial,"pungkasM.Tahang.
(bsr)
Tapaktuan, (Analisa)
BupatiAcehSelatanTgkAmranmene-
rimaaudiensigurudantenagakependidikan
honorer nonkategori usia 35 tahunke atas
(GTKHNK35+)se-kabupatenAcehSelatan
di Ruang Rapat Lantai II Setdakab Aceh
Selatan,Rabu(27/1).
Pada kesempatan ini, Ketua GTKH-
NK35+ Aceh Selatan, Abdul Jabir, me-
nyampaikan ucapan terima kasih kepa-
da bupati Aceh Selatan untukmenerima
perwakilanGTKHNK35+ dalam rangka
silaturahmisekaligusmemohondukungan
terkait peningkatan status para guru dan
tenagakependidikanhonorernonkategori
inimenjadi PNSatauASN.
AbdulJabirmengatakan,saatinidiAceh
Selatanterdapat371gurudantenagakepen-
didikan yang tergabung dalamGTNH-
NK35+. Melalui pertemuan ini, mereka
berharapagarPemerintahKabupatenAceh
Selatan dapat mengawal data guru dan
tenagakependidikanyangtergabungdalam
GTNHNK35+ untuk diutamakan dalam
rekrutmenPNSatauASN, sertamemohon
dukungan untukmendorong pemerintah
pusat menerbitkan Keputusan Presiden
(Keppres) terkait pengangkatanGTNHN-
K35+menjadi PNS atauASN tanpa tes.
MenanggapipenyampaianKetuaGTN-
HNK35+,BupatiAmran,menyampaikan
apresiasi danpenghargaankepadaseluruh
gurudan tenagakependidikanyang terga-
bungdalamGTNHNK35+.
GTKHNK35+ Minta Diangkat Jadi ASN
Karenaatas jasa-jasanyamereka, dapat
memajukanpendidikandiKabupatenAceh
Selatan. Bupati jugamenyampaikan saat
ini rekrutmen PNS atau ASN dilakukan
melalui seleksi yang ketat dan transparan
tanpacampur tanganpemerintahdaerah.
"NamundemikianPemkabAcehSelatan
tetap akan mendukung guru dan tenaga
kependidikan yang tergabung dalam
GTNHNK35+mendapatkanpeningkatan
statusmenjadi PNSatauASN," katanya.
Diajugamenyatakan,pihaknyaakantetap
menyuarakanaspirasimerekakepadapemerin-
tahpusat.TgkAmranmenegaskanagarguru
dantenagapendidikyangtergabungdalam
GTNHNK35+terusberkoordinasidanbekerja
samadenganGTNHNK35+kabupaten/kota
lainnya,agaraspirasiyangdisampaikanmen-
dapatresponspositifdaripemerintahpusat.
Sebagai bukti atas dukungan tersebut,
TgkAmranbersediamenanggungbiaya4
(empat) orangperwakilanGTNHNK35+
untuk berangkat ke Jakarta dalamrangka
menyampaikan aspirasi merekamelalui
danapribadi dari Tgk.Amran sendiri.
Turuthadirpadaaudiensiini,Sekretaris
DaerahNasjuddinSH.MM,AsistenPeme-
rintahan Setdakab Erwiandi SSos MSi,
AsistenAdministrasiUmumSetdakabIrH
SaidAzhar,KadisPendidikandanKebuda-
yaanErdiansyahSPd,SekretarisBKPSDM
Ilham Sahputra SSTPMSi, serta Kabag
ProtokoldanKomunikasiPimpinan,Deka
HarwintaZianur SHMIKom.(m)
Langsa, (Analisa)
Diguyurhujanlebat,Rabu(27/1)malam,
kawasan Gampong (desa) Lengkong,
Kecamatan Langsa Baro dilanda banjir
disertailumpur.Akibatnya,sejumlahrumah
digampongtersebutmengalamikerusakan.
KepalaBadanPenanggulanganBencana
Banjir(BPBD)setempat,NursalSyahputra,
Kamis (28/1) mengungkapkan, sekitar
pukul00.50WIB,petugasBPBDmenerima
laporandariwargaterjadibanjiryangdiser-
tai lumpur dan kayu-kayu di Gampong
Lengkongyangmengakibatkanbeberapa
kerusakan.
Setelahmendapatkan laporan, petugas
langsungmelakukanpengecekan.Kemu-
dian, pihakBPBDmendapati beberapa ru-
mahwargarusakberat,sejumlahkendaraan
warga terendambanjir sertamerusak jalan
danmenghancurkanpagarrumahwarga.
Bahkan,salahseorangwarga,Juminem
(60) sempat pingsan dan trauma karena
rumahnya diterjang banjir. "Kita masih
melakukanpendataan, untukmengetahui
berapajumlahyangpastikerusakanrumah
wargadankerusakaanlainnya,"ujarnya.
SelaindiGampongLengkong,sejumlah
pemukiman di kawasan Perumnas Gam-
pongPayaBujokSeulamak juga terendam
Banjir Lumpur Landa Gampong Lengkong
banjir. Kondisi banjir kali ini lebih parah
bila dibandingkan banjir beberapa pekan
yang lalu.
Hengki (37),wargaPerumnas,menye-
butkan,adasekitar30rumahyangterendam
banjir.Namun, setelahhujan redah, banjir
punmulaisurut."Sayaberharapwargaagar
tetapwaspada, karenacuaca saat inimasih
ekstrem,"ujarnya.
SementaraSatbrimobKompi2Batalyon
B Pelopor Atamiah, Polda Aceh, untuk
meringankanbebankorbanbanjiryangdi-
landabanjir,melaksanakanaksikemanusian
denganmembantumembersihkan rumah
warga yang dilanda banjir di Gampong
Lengkong.
TimSat Brimob dikerahkan oleh Ko-
mandan Kompi (Danki) 2 Batalyon B
Pelopor Iptu Rizki Julianda Putera Buna
SIK,untukmelaksanakanevakuasikelokasi
banjirdipimpinDanton4BripkaGunawan
SH. "Giat Brimob ini merupakan bentuk
kepedulian Polri terhadap masyarakat
denganmemberikanrasaamandantentram
dalamkondisiapapun,"ujarnya.
Selainmembantu evakuasi danmem-
bersihkan rumah korban banjir, Brimob
jugamenyalurkansembakokepadakorban
banjir agar dapat bermanfaat.(dir)
Analisa/sudirman
BERSIHKAN
LUMPUR:
Personel
BrimobKompi
2BatalyonB
Pelopor
Atamiah, Polda
Aceh,sedang
membantu
warga
membersihkan
lumpur akibat
dilanda banjir,
Kamis(28/1).
1...,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13 15,16
Powered by FlippingBook