Harian Analisa, 29 Januari 2021 - page 2

Halaman
2
Jumat, 29 Januari 2021
Akhiri Masa Karantina di Wuhan
Tim WHO Siap Telusuri
Asal-Usul Corona
Kata Perenungan Master Cheng Yen
Berterima kasih setiap waktu, saat berada di mana pun,
pada setiap orang, dan dalam setiap hal.
YAYASAN BUDDHA TZU CHI INDONESIA
Kantor Cabang Medan Jl. Cemara Boulevard Blok G1 No. 13 Komplek Cemara Asri
Tel. (061) 6627103, 6638986 email :
PerkosaAnak,Dihukum
1.050TahunPenjara
Klang, (Analisa)
Seorang pria diMalaysia tegamemperkosa putri
tirinyayangberusia12tahunsebanyak105kaliselama
duatahun.Atasaksibejatnyatersebut,hakimDatinM.
Kunasundarymenjatuhkanhukuman1.050tahunpen-
jara dan 24 cambukan.
Kunasundarymemerintahkanterdakwauntukmen-
jalani hukuman 10 tahun penjara dan dua cambukan
untukmasing-masingdakwaanpemerkosaan,dengan
hukumanyangdijalankanberturut-turutsejaktanggal
penangkapan pada 20 Januari lalu.
Seperti dilansir The Star, Kamis (28/1), proses
pengadilanpadaRabu(27/1),memakanwaktuhampir
lima jam setelah setiap dakwaan dibacakan secara
terpisah.
Saatmenjatuhkanhukuman,Kunasundarymenga-
takan perbuatan terdakwa sangat keji dan telah
merusakmasa depan korban.
"SayaharapAndaakanbertobat selamadi penjara.
SeharusnyaAnda tidakmelakukan tindakkekerasan
danmeski hukumannyaminimal, pengadilanmerasa
sudahcukupdenganmemperhatikanjumlahdakwaan,
"ujarnya.
Terdakwadidakwamelakukan insesdari 5Januari
2018hingga24Februari 2020berdasarkanPasal 376
BKUHP.
Sebelumnya,Wakil Jaksa Penuntut UmumNurul
QistiniQamarulAbrarmendesakpengadilanmenja-
tuhkanhukumanpenjarayangberatdancambukmak-
simaldenganmempertimbangkanfaktorkepentingan
umum.
"Korbanberusia12tahunsaatpertamakalidiperkosa
oleh terdakwa, yangkemudian terusmemperkosanya
sebanyak105kaliselamaduatahun,"katanya.(dtc)
BerencanaSerangMasjid,
RemajaSingapuraDitangkap
Singapura, (Analisa)
PihakberwenangSingapuramengungkap rencana
penyeranganduamasjidolehseoranganakberusia16
tahunyangterinspirasiolehpembunuhanjemaahMus-
limdi Christchurch, SelandiaBarupadaMaret 2019.
SepertidilansirReuters,Kamis(28/1),Departemen
Keamanan DalamNegeri (ISD) Singapura menya-
takan, dari hasil penyelidikandiketahui anak laki-laki
itu, seorang Kristen etnis India yang tidak disebut
namanya, telahmembeli rompi taktis secara daring
dan juga bermaksuduntukmembeli parangpada saat
penangkapannyapadabulanDesember.
Dia telahmelakukanpengintaian terhadapmasjid-
masjiddidekatrumahnya,dimaksudkanuntukmenyiar-
kanlangsungserangannyadanmenyiapkanpernyataan
yangmerujukpenyerangChristchurchBrentonTarrant
yangmenjalanihukumanpenjaraseumurhidupkarena
membunuh 51 jemaahMuslimdanmelukai puluhan
lainnya pada 15Maret 2019.
"Diahanyabisamemprediksi duahasil dari renca-
nanya:bahwadiaditangkapsebelumdiadapatmelaku-
kanserangan, ataudiamelaksanakan rencananyadan
kemudiandibunuholehPolisi,"kataDepartemenKea-
mananDalamNegeri(ISD)Singapura,menambahkan
dia berencana untukmelakukan serangan pada peri-
ngatanpembunuhanChristchurch.
Bocahituadalahorangtermudayangditahanberda-
sarkanUndang-UndangKeamananDalamNegeri era
kolonialSingapura,yangmemungkinkanpihakberwe-
nanguntukmenahansiapapunyangdianggapsebagai
ancamankeamananhinggaduatahun.(Ant/Rtr)
(
89WNAPelanggarAturan
Covid-19Ditangkap
Bangkok, (Analisa)
Setidaknya89warganegaraasing(WNA)ditangkap
pihak kepolisian Thailand atas dugaan melanggar
aturanpembatasanvirusCorona(Covid-19).Penang-
kapandilakukansaatpolisimenggerebeksebuahpesta
di bar yang ada di pulau wisata populer di Thailand
bagian selatan.
Seperti dilansir CNN, Kamis (28/1), Kepolisian
Thailandmenyatakanbahwaorang-orangyanghadir
dan penyelenggara pesta itu menghadapi tuduhan
melanggar dekrit darurat yang diberlakukan sejak
Maret laluuntukmemerangi penyebaranCorona.
Penggerebekan itu dilakukan di 360Bar yang ada
di Koh Phangan pada Selasa (26/1) malam waktu
setempat.SelainWNA,polisijugamenangkapsekitar
22wargaThailanddalampenggerebekanyang sama.
KepalaKepolisianProvinsiKohPhangan,Kolonel
PolisiPanyaNirattimanon,menuturkanbahwasebagian
besar yangditangkap telahbebasdengan jaminandan
saat ini hanya 28 orang yangmasih ditahan.
Nirattimanonmenambahkan bahwa semua yang
ditangkap telah menjalani tes swab Corona dan
hasilnyadinyatakannegatif.
DituturkanKepolisian Thailand bahwa 89WNA
yang ditangkap itu termasuk 20 warga Prancis, 10
wargaAmerikaSerikat (AS)danenamwarga Inggris.
Asal kewarganegaraanWNA lainnya tidak disebut
lebih lanjut.
"Mereka merupakan turis yang terdampar yang
tidak bisa meninggalkan Thailand karena Covid,"
ucapNirattimanon.(dtc)
DilansirdariAssociatePress,Kamis
(28/1),parapenelititelahmenyelesaikan
karantina selama14hari setelah tibadi
Tiongkok.Merekameninggalkanhotel
karantinadannaikbuspadaKamissore
waktusetempat.
Misi ini disebut membawamuatan
politikseiringTiongkokdianggapberu-
sahamenghindarikesalahanatasdugaan
awalmengenai wabahCorona. Perta-
nyaanutamanyaadalahkemanapihak
Tiongkok akanmengizinkan para pe-
neliti pergi dan dengan siapa mereka
dapatberbicara.
Awal bulan ini, mantan pejabat
WHO,KeijiFukuda,yangbukanbagian
dari timdi Wuhan, memperingatkan
agar tidakmengharapkanadanya tero-
bosanbaruterkaitmisiCovid-19.Fuku-
damengatakanmungkin butuhwaktu
bertahun-tahunsebelumkesimpulante-
gas dapat dibuat tentangasal virusCo-
rona.
Rtr/thomas peter
TINGGALKAN HOTEL:PeterBenEmbarekdanMarionKoopmans, anggota
dari timOrganisasiKesehatanDunia (WHO) yangditugaskanmenyelidiki asal-
usul pandemi virus Corona (Covid-19), meninggalkan hotel tempat mereka
dikarantinadiWuhan, ProvinsiHubei,Tiongkok,Kamis (28/1).
"Sekarang sudah lebihdari setahun
yang lalu ketika semuanya dimulai,"
katanya."Begitubanyakbuktifisikyang
akan hilang. Ingatan orang tidak tepat
dan mungkin tata letak fisik banyak
tempat akanberbeda dari sebelumnya
danbagaimanaorangbergerakdanseba-
gainya,"tuturnya.
Diantaratempat-tempatyangmung-
kinmerekakunjungi adalahPasarSea-
foodHuanan, yang terkait dengan ba-
nyakkasuspertama,sertalembagapene-
litiandanrumahsakityangmerawatpa-
siendi puncakwabah.
MisiWHOinidilakukansetelahper-
selisihanyangcukupbesar denganTi-
ongkok. WHO mengeluhkan sikap
Tiongkokyangterlalulamauntukmeng-
ambilkeputusanfinal.
Tiongkok, yang sangatmenentang
penyelidikanindependen,mengatakan
misi penyelidikan akan rumit dan staf
medisTiongkoktengahdisibukkande-
ngan kelompok virus baru di Beijing,
Shanghai,dankota-kotalain.
Sebelumnya WHOmendapatkan
kritik, terutama dariAmerikaSerikat,
karena tidak cukup kritis terhadap
tanggapan Beijing. AS baru-baru ini
menuduh Beijing dan negara-negara
lainbergerak terlalu lambat pada awal
wabah Corona. Namun, Tiongkok
membeladiri.
"WHOdanpakar global telahmem-
berikanpenegasanpenuhataskeberha-
silanpencegahanepidemiTiongkokdan
penelusuranasal-usulCoronadimasa
lalu,"katajurubicaraKementerianLuar
NegeriZhaoLijian,Rabu(27/1).
"Keduabelahpihakmemilikikonsen-
susdasartentangkerjasamadalampene-
litian terkait asal-usul, dan pekerjaan
terkaitberjalanlancar,"imbuhnya.
Pejabat-pejabatTiongkokdanmedia
pemerintahtelahmencobamenyangkal
terkait asalmula virus yangdimulai di
Tiongkok.Kebanyakanahlipercayavi-
rus berasal dari kelelawar,mungkindi
barat daya Tiongkok atau daerah te-
tanggaAsiaTenggara,sebelumditular-
kan ke hewan lain dan kemudian ke
manusia.
Penyelidikanasal-usulvirusCorona
akanmencobauntukmenentukandima-
na dan bagaimana tepatnya virus ter-
sebutterjadi.
Sementara itudilaporkanTiongkok
melaporkankasuskematiankeduanya
padapasienpositifCovid-19 tahun ini
ataudalamdelapanbulanterakhirsejak
Mei 2020.
Kasus kematian baru itu terjadi di
Tonghua, Provinsi Jilin, pada seorang
pasienberumur87tahunakibatCovid-
19danberbagai penyakit bawaan.
Media penyiaran resmi Tiongkok,
Kamis,melaporkanbahwakorban ter-
tular dari seseorang tanpa gejala dan
didiagnosis Covid-19 sebagai pasien
dalamkondisikritissesuaihasiltesusap.
Melalui konsultasi para ahli medis
pusatdanprovinsi,kondisipasiensem-
pat membaik setelah dilakukan pera-
watan.
Namunkarenapenyakitjantungdan
virusCoronayangmakinmenjalar,pa-
sien mengalami artimia dan tekanan
darahnya turun serta terkena serangan
jantunghinggamenghembuskannafas
terakhirnyapadaSenin(25/1).
Kasuskematianpertamapadatahun
inimenimpapasienpositifCovid-19di
Shijiazhuang,ProvinsiJilin.
(Ant/AP/Rtr/dtc)
Wuhan, (Analisa)
TimOrganisasiKesehatanDunia (WHO)menyelesaikan
masakarantinanyadiWuhan, TiongkokpadaKamis (28/1)
untukmemulaimisipenyelidikanasal-usulvirusyangmenye-
babkanpandemiCovid-19di seluruhdunia.
Washington, (Analisa)
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat
(AS) Antony Blinken menyatakan Wa-
shingtonmenolakklaimBeijingatasLaut
TiongkokSelatan(LTS)yangberadadiluar
persetujuan hukum internasional, serta
berpihakkepadanegara-negaraASEAN.
Blinken menyatakan hal tersebut
dalampercakapan telepon denganMen-
teri LuarNegeri FilipinaTeodoroLocsin,
dikutipdari pernyataanKementerianLuar
Negeri AS, seperti dilansir Reuters,
Kamis (28/1).
Ia jugamenekankanmengenai penting-
kan perjanjian pertahanan yang telah ada
sejak lama antara negara sekutu, dan juga
penerapannya jikasuatusaatFilipinadise-
rangdi kawasanLautTiongkokSelatan.
"Blinkenberjanjiuntukberpihakkepada
negaraclaimants (yangmengklaimareadi
kawasansengketa,red)dalammenghadapi
tekananTiongkok,"menurutketeranganke-
menterian.
"BlinkenmenekankanpentingnyaTrak-
tat PertahananBersama untuk keamanan
kedua negara serta penerapannya secara
jelasterhadapseranganbersenjatamelawan
pasukanbersenjataFilipina, kapal publik,
atau pesawat di Pasifik, termasuk Laut
TiongkokSelatan,"demikiankementerian
itumenambahkan.
JaminandariBlinkentersebutdinyatakan
setelahLocsinmenyebut bahwa Filipina
telahmenyampaikannotadiplomatikuntuk
memprotespengesahanhukumdiTiongkok
yangdapatmemungkinkankeamanan laut
negara itumenembakkapal asing.
Menlu Blinken Tanggapi Perselisihan LTS
AS Bersama ASEAN Hadapi
TekananTiongkok
Washington, (Analisa)
AmerikaSerikatmenghadapipeningka-
tanancamanterorismedomestikdariorang-
orangyangtidakpuasdenganhasilpemili-
han presidenNovember 2020, demikian
disampaikan Departemen Keamanan
DalamNegeri, Rabu (27/1).
Peringatan itumuncul usai penyerbuan
di gedungCapitol AS pada 6 Januari oleh
para pendukung PresidenDonaldTrump
yangmenewaskan lima orang. Selain itu,
aksikerusuhandilaporkanpascapelantikan
Joe Biden sebagai presiden pekan lalu di
tengahpeningkatankeamanandiWashing-
ton, yang terkunci.
"Informasimenunjukkanbahwa bebe-
rapaekstremisdengankekerasanbermoti-
vasi ideologis dengankeberatan terhadap
pelaksanaanotoritas pemerintahdanper-
alihanpresiden,sertakeluhan-keluhanlain
yang dipicu oleh narasi palsu, dapat terus
Ancaman Terorisme di AS Meningkat
Beirut/Tripoli, (Analisa)
Memasuki hari ketiga, pasukankeama-
nanLibanon,Kamis(28/1),kembalibentrok
diTripolidenganparapemrotesyangmarah
terkait kebijakan penguncian ketat demi
mengekangvirusCorona.
Saksidanmedialokalmelaporkanbahwa
polisi anti huruharamenembakkanpeluru
tajamketika para pemrotesmencobame-
nyerbugedungpemerintahkota.
Pasukankeamananmenembakkangas
airmatadanpelurukaret keparapemrotes
yangmelemparkanbatu,meledakkanbom
molotov,danmembakarmobil,kataseorang
saksimatadanpolisi.
Puluhan orang terluka.
Polisibelumberkomentarapakahpeluru
tajamtelahditembakkan.
RekamanReutersmenunjukkanpercikan
apimenghantamtanah,tampaknyadaripe-
luruyangmemantul, dansuara tembakan.
Kejadianitumenandaimalamketigake-
kerasan berturut-turut di salah satu kota
termiskindiLibanon,tempatparapemrotes
menolakpenguncianketat.
Penguncian dirasakan telahmembuat
mereka tidakmemiliki saranauntuksintas
dari keruntuhanekonomi negara itu.
Pemerintahmemberlakukanjammalam
24 jamawal bulan ini dalamupayamenge-
kangwabahCovid-19,yangmembuatlebih
dari2.500orangmeninggal.
Kalanganpekerjabantuanmemperingat-
kanbahwa dengan sedikit atau tanpa ban-
tuan,penguncianmenambahkesulitanekstra
pada orang miskin, sekarang lebih dari
setengahpopulasi.Banyakyangmengan-
dalkanupahharian.
Keruntuhan finansial, yangmenghan-
curkanmatauang,menimbulkanrisikoter-
Terkait Penolakan Kebijakan Penguncian Ketat
Pasukan Libanon Kembali
Bentrok dengan Pemrotes
Rtr/omar ibrahim
SULUT API:PasukanbersenjataLibanonberjaga-jaga sementarapemrotesmenyulut api dekat kediamanseorangpolitisi
Libanon, selama aksi unjuk rasamenolakpenguncianketat danmemburuknyakondisi ekonomi di tengahpenyebaranvirus
Corona (Covid-19), diTripoli, Libanon,Kamis (28/1).
besar bagi stabilitasLibanon sejakperang
saudara1975-1990
"Orang-orang lelah. Ada kemiskinan,
kesengsaraan, penguncian dan tidak ada
pekerjaan ... Masalah kami adalah para
politisi," kataSamirAghadalamprotes di
Tripoli sebelumbentrokanmeletus pada
Rabu(27/1)malam.
PalangMerahmengatakanpenyelamat
merawatsedikitnya67orangkarenacedera
danmembawa35 lainnyake rumah sakit.
Kantorberitanegaramelaporkanbahwa
226pemrotesdanpolisi terluka.
PasukanKeamananDalamNegeriLiba-
nonmenulis dalamcuitan bahwa "granat
tangan"dilemparkandanmelukaisembilan
petugas.Merekaberjanjiuntukmenangani
paraperusuhdengan"keseriusandankete-
gasanpenuh".
SebelumnyapadaRabu,pengembanse-
mentaraPerdanaMenteriHassanDiabme-
ngatakanbahwapengunciandiperlukanun-
tukmenahanvirus.
Diabmengakuibahwabantuanpemerin-
tahtidakcukupuntukmenutupikebutuhan
tapimengatakan itu akanmembantu "me-
ngurangibeban."
TanggapanCovid-19jugatelahmemicu
kemarahandi Beirut, tempat infeksimen-
capaibeberapatingkattertinggidikawasan
itu dan banyak bangsal di ruang rawat in-
tensifpenuh.
Pasienmembanjiri rumah-rumahsakit,
yang berjibaku dengan kekurangan dolar
dan beberapa rusak akibat ledakan pela-
buhanpadaAgustus.
KabinetDiabmengundurkandirikarena
ledakan besar itu, yangmenghancurkan
sebagianbesarBeirutdanmenewaskan200
orang.(Ant/Rtr)
memobilisasi untukmenghasut ataumela-
kukan kekerasan," kata departemen itu
dalam laporan menyangkut terorisme
nasional, seperti dilansir Reuters, Kamis
(28/1).
Tidakadainformasiyangtepercayasoal
plot tertentu terkait terorisme.Namun, an-
camanyangmeningkatdiseluruhAmerika
Serikatkemungkinanakanbertahanselama
berminggu-minggu,katadepartemen.
LaporanDHSmenyebutkanbahwaeks-
tremisdalamnegeri, yangbisamelakukan
kekerasan, dimotivasi oleh berbagai
masalah --termasuk kemarahan atas
pembatasanCovid-19, hasil pemilu2020,
danpenggunaankekuatanpolisi.
Laporanjugamenyebut"keteganganras
danetnisyangberlangsung lama termasuk
penentangan terhadap imigrasi" sebagai
pendorong serangan kekerasan di dalam
negeri.(Ant/Rtr)
NewDelhi, (Analisa)
India,Kamis(28/1),mengklaimberhasil
menekanlonjakanpenularanCovid-19,de-
ngandistrikkelimadinegaraitumelaporkan
nihil kasus baru selama sepekan, bahkan
saatkampanyevaksinasitelahmenjangkau
2,4 jutaorang.
Negaraberpenduduk1,35miliaritumen-
catat jumlah kasus Covid-19 tertinggi di
duniasetelahAmerikaSerikat,meskitingkat
penularanturunsecarasignifikandaripun-
caknya pada pertengahanSeptember. Se-
jumlah riset menunjukkan bahwa daerah
kantong di India telahmemperoleh keke-
balankawananmelalui infeksi alami.
"Indiaberhasilmembendungpandemi,"
kataMenteri KesehatanHarshVardhan,
mencatat bahwakurangdari 12.000kasus
dilaporkandalamsehari.
MenurutVardhan,146dari718distrikdi
India melaporkan nol kasus baru selama
sepekandan18distrik lainnya selamadua
pekan.
"IndiaberhasilmeratakangrafikCovid-
19,"lanjutnya.
Dengan terjadinya penurunan infeksi,
pemerintahmengumumkanbahwamulai1
Februari pembatasan penggunaan kolam
renang umum akan dihapus. Selain itu,
bioskopdanteaterakandiizinkanberoperasi
lebih dari 50 persen kapasitas dan semua
India Klaim Berhasil Tekan
Lonjakan Covid-19
Locsinmenyebut hukumTiongkok itu
sebagai"ancamanperang".
Tiongkokmengesahkanperaturan ter-
sebutpadaJumat(22/1),mengizinkanpasu-
kannyauntukmenggunakan"semua lang-
kahyangdiperlukan"untukmenghentikan
ataumencegah ancamandari kapal-kapal
asing,termasukmenghancurkanbangunan
negaralainyangberlokasidiperairanyang
diklaimTiongkok.
Di Laut Tiongkok Selatan--yang juga
ruteperdaganganutama,Tiongkokmeng-
klaimhampir seluruhareayangkaya akan
sumberenergi.
SementaraFilipina,Brunei,Vietnam,dan
Malaysia adalah negara di ASEANyang
mempunyai klaim tumpang tindih di
kawasan.
Taiwan,yangdianggapTiongkokseba-
gai bagian dari negaranya namunmeng-
anggapdirinyasebagainegarasendiri,juga
ikutmengklaimarea di kawasan perairan
sengketatersebut.
AStelahmengirimkansekelompokkapal
perangmelaluikawasandengantujuanyang
disebutnyasebagai"kebebasandiperairan"
LautTiongkokSelatan.
Tiongkok,disisilain,mengatakanpada
Selasa(26/1)bahwapihaknyaakanmenye-
lenggarakan latihanmiliter sendiri dalam
pekan ini.
JuruBicara Presiden FilipinaRodrigo
Duterte,sebelumnyapadaSenin(25/1),me-
ngatakanFilipinaberharap tidakada satu-
punnegarayangakanmelakukanaksiuntuk
meningkatkanketegangandikawasan.
(Ant/Rtr)
jenisgedungpameran jugadiperbolehkan
menggelaracara.
NegeriBollywooditumulaimeluncurkan
programvaksinasipada16Januari,dengan
target 300 jutaoranghinggaJuli-Agustus.
HinggakiniIndiatelahmelaporkan10,7
jutainfeksiCovid-19dan153.847kematian
- salah satu tingkat kematian Covid-19
terendahdi dunia.
Salahsatudaritigarantaidiagnostiktop
India,ThyrocareTechnologies,mengatakan
kepadaReuters bahwa tes antibodi terha-
daplebihdari700.000orangmenunjukkan
bahwa 55 persen dari populasi negara itu
mungkintelahterinfeksi.
OrganisasiKesehatanDunia(WHO)me-
nyebutkansedikitnya60-70persendaripo-
pulasi harus memiliki kekebalan untuk
memutusrantaipenularan.
KetuakomitestrategivaksinIndia,Vinod
Kumar Paul,mengatakankepadaReuters
bahwa dirinya tidakmengira India telah
mencapaitingkatitu,tetapipersentaseyang
lebihkecildapatmembantumemperlambat
penyebaranvirus.
"Sebagian besar dari distrik dan kota
padat penduduk kami kini terlepas dari
pandemi...dankemungkinanmemilikiapa
yangandasebutsebagaikekebalankawanan,
sampaibatastertentu,"kataPaulpadaawal
Januari.(Ant/Rtr)
Köln, (Analisa)
Eropamencabut larangan terbang
Boeing737MAXsetelahpesawatmo-
deltersebutmenjalaniperombakanme-
nyangkutdesaindanpelatihanpilotpas-
cakecelakaan yangmenewaskan 346
orang.
OtoritaskeamananpenerbanganEro-
pa sebelumnyamemberlakukan lara-
nganterbangpada737MAXituselama
22bulan terakhir ini.
"Kami sangat yakinbahwapesawat
itu aman, yangmerupakan prasyarat
agarkamibisamemberikanpersetujuan.
Tapikamiakanterusmemantauoperasi
737MAXdengancermat saat pesawat
kembaliberoperasi,"katadirekturekse-
kutifBadanKeamananPenerbanganUni
Eropa(EuropeanUnionAviationSafety
Agency/EASA), PatrickKy, melalui
pernyataan,Kamis(28/1).
Badanpengatur penerbangandi se-
luruhduniamenghentikanizinterbang
MAXpadaMaret2019setelahpesawat
buatanBoeingtersebutjatuhdiIndone-
siadanEthiopia.
AmerikaSerikatmencabutlarangan
terhadapMAXNovember tahun lalu,
diikuti olehBrazil danKanada.
Eropa Cabut Larangan Boeing 737 MAX
Inggris, yang tidak lagi berada di
EASAsetelahmemisahkandiridariUni
Eropa, mengikuti jejak badan Eropa
tersebut padaRabu denganmencabut
larangan terbangpada737MAX.
Hasilserangkaianinvestigasikecela-
kaanmenunjukkan bahwa data buruk
darisatusensoryangsalahtelahmemicu
sistemperangkat lunak --yanghampir
terdokumentasi--berulangkalimeme-
rintahkanpesawat untukmenukikdan
membuatkrupesawatkewalahanhingga
pesawat-pesawat tersebutmengalami
kecelakaan.
Boeingmengatakandatadari kedua
sensorAngleofAttackpadaMAXakan
dilacakdi pesawat yangdimodifikasi,
bukanlagihanyasatusepertipadamasa
lalu.
Namun, EASA telahmenyarankan
sistem sensor ketiga dipasang untuk
bertindak sebagai penengah jika salah
satusensor utamagagal.
Saran tersebut, yangditentangoleh
BadanPenerbanganFederalAmerika
Serikat,memicuperselisihanperaturan
mengenai apakahmodifikasi yangada
akanmemungkinkanpilotuntukmeng-
atasi pemadaman sensor apa pun, atau
apakah jaring pengaman lebih lanjut
diperlukan.
Ky pada September tahun lalume-
ngatakan bahwa Boeing telah setuju
untukmemasangsensor digital --yang
setaradengansensorketiga--padaversi
berikutnya, 737MAX10, diikuti oleh
retrofitpadamodel-modellain.
Namundalamsebuahdokumenyang
menyertaiperintahpencabutanlarangan
terbang,EASAmembatalkanproposal
untukpenempatansensor"sintetis"keti-
ga.Alasannya,Boeing telahmenjanji-
kancara-caralainuntukmengamankan
data.
BadanEropa tersebut mengatakan
Boeingtelahsetujuuntukmengembang-
kanperubahan lebih lanjut "dalamdua
tahun"untukmeningkatkanpemantauan
kesalahandanmemungkinkanpilotme-
milihdatayang tepat denganmudah.
Seorang juru bicaraEASAmenga-
takansolusiyangsekarangsedangdiper-
timbangkanolehBoeingberbeda dari
sensorketiga,tetapi"selarassecaraluas".
SeorangjurubicaraBoeingmengata-
kan,"Kamiakanmenanganisemuaper-
syaratanperaturan,kebutuhanteknisdan
persyaratanpengujian."(Ant/Rtr)
1 3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,...16
Powered by FlippingBook