Harian Analisa, 21 Oktober 2021 - page 1

DPR: Tingkatkan Pengawasan
Distribusi BBM
Jadi Tersangka Suap Izin HGU
KPK Periksa Bupati Kuansing
Mulyanto melalui keterangan tertu-
lisnyadi Jakarta,Rabu (20/10)meminta
supayaPemerintahbertindak cepat dan
tidak menganggap sepele terhadap
kelangkaan BBM di sejumlah wilayah
beberapa waktu terakhir ini.
"MasalahkelangkaanBBMini harus
dapat diselesaikan sebelum merambat
ke wilayah lain dan menjalar menjadi
krisis seperti yang terjadi di beberapa
negara," kata Mulyanto.
Dia menegaskan, sebagai lembaga
yang berwenang atas pengaturan dan
pengawasan BBM, maka BPH Migas
harus bertanggung jawab. "Kasus ke-
langkaan BBM ini jangan sampai ber-
larut-larut dan membuat masyarakat
panik," katanya menegaskan.
Mulyanto jugamemintaBPHMigas
harusmenjelaskankepadapublik terkait
jumlah cadanganBBMtermasukkuota
BBMyang tersisauntukbulanOktober,
sehingga masyarakat tenang.
Mulyantomenilai kekhawatiranma-
syarakat atas kelangkaan BBM bisa
dipahami. Sebab beberapa negara,
seperti Inggris, Tiongkok, India, terma-
sukSingapura sedangmengalami krisis
energi.Masyarakat khawatir Indonesia
mengalami kejadianyangsama.Karena
ituBPHMigas perlumenjelaskankepa-
da masyarakat status cadangan BBM
nasional teraktual.
"Dua jenisBBMyang langka adalah
premiumdan solar. Padahal BBMjenis
ini sangat dibutuhkan masyarakat.
Karenanya persediaannya harus selalu
aman. Jangan sampai gara-gara mau
mengejar untung, distribusi BBMjenis
ini ditahan-tahan olehPertamina," kata
Mulyanto.
Sepertidilaporkan,dalamkurunwak-
tu sepekan terakhir ini di banyak daerah
terjadi kelangkaan BBM premium dan
solar.Kelangkaanbukanhanyaterjadidi
Jawa danBali, bahkan sampai Sumatera
dan pulau-pulau besar lainnya.
"Padahal jelas-jelas tidak ada
kebijakanuntukmenghapusBBMjenis
premiumdi tahun2021," ujarMulyanto
sembari mendesak BPH Migas segera
melakukan investigasi terkait kelang-
kaan ini.
Nozel Digital
Pada bagian lainMulyantomeminta
BPHMigas supayamempercepat peng-
gunaan nozel digital di setiap stasiun
pengisian bahan bakar umum (SPBU).
"Dengan nozel digital ini peluang
penyimpangan di titik SPBU dapat
tertutup sama sekali," katanya.
Menurut dia, peluang penyimpangan
yangmasihterbukaadalahrentangantara
titik penyerahanDO sampai titik SPBU.
Mulyanto mengistilahkan terjadinya
“kencing” solar saat dalam perjalanan.
"Karena ini adalah rentang wilayah
yang tidak terawasi," ujarnya.
Mulyanto jugamemintapemerintah,
Pertamina, danBPHMigasperlumemi-
kirkan cara penguatan sistem audit
BBMtersebut.Misalnya,memberlaku-
kansistempembayaransubsidi dihitung
berbasis jumlah BBMyang keluar dari
nozel digital di SPBU, bukan direkap
di depo BBM berbasis DO.
"Dengan sistem audit ini semakin
jelas bahwa yangdibayar sebagai BBM
subsidi hanyalah BBM yang diterima
masyarakat yang berhak melalui nozel
digital," kata Mulyanto.
(Ant)
Jakarta, (Analisa)
Anggota DPR Mulyanto mendesak Pemerintah melalui
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas)
agar meningkatkan pengawasan distribusi bahan bakar mi-
nyak (BBM) untuk mengantisipasi kelangkaan seperti yang
terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.
Jakarta, (Analisa)
Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) memeriksa dua tersangka
kasus dugaan suap terkait perpan-
jangan izin hak guna usaha (HGU)
sawit diKabupatenKuantanSingingi
(Kuansing), ProvinsiRiau.Keudanya
diperiksa sebelum ditahan.
Dua tersangka, yaitu Bupati Kuan-
sing Andi Putra (AP) dan General
Manager PT Adimulia Agrolestari
(AA)Sudarso(SDR).Pemeriksaanitu
dilakukansetelahkeduanyadibawake
Gedung KPK, Jakarta, Rabu (20/10).
"Timpenyidik segeramelanjutkan
pemeriksaan dan berikutnya kedua
tersangka tersebut akan dibawa ke
rutan masing-masing," kata Plt Juru
Bicara KPK Ali Fikri dalam kete-
rangannya di Jakarta.
Pada jumpa pers Selasa (19/10),
KPKbelummenghadirkankeduanya
saat diumumkan sebagai tersangka.
Seusai diperiksa, KPK bakal
menahan keduanya untuk 20 hari
pertama sampai 7 November 2021.
ISSN 0215 - 2943
Membangkitkan Partisipasi Rakyat dalam Pembangunan
Kamis, 21 Oktober 2021
(16 Halaman)
HARIAN
Tahun XLIX No. 17219
Harga Eceran Rp3.500
Andi Putra ditahan di Rutan KPK
pada Gedung Merah Putih KPK,
sedangkan Sudarso ditahan di Rutan
KPK pada Pomdam Jaya Guntur.
Dalam konstruksi perkara, KPK
menjelaskan untuk keberlangsungan
kegiatan usaha dari PT Adimulia
Agrolestari (PT AA) yang sedang
mengajukan perpanjangan HGU
yang dimulai 2019 dan akan berakhir
tahun 2024, salah satu persyaratan
untukkembalimemperpanjangHGU
adalah dengan membangun kebun
kemitraan minimal 20% dari HGU
yang diajukan.
Adapun lokasi kebun kemitraan
20% milik PT AA yang dipersyarat-
kan tersebut terletak di Kabupaten
Kampar, Riau, di mana seharusnya
berada di Kabupaten Kuansing.
Agar persyaratan tersebut dapat
terpenuhi, Sudarsokemudianmenga-
jukan surat permohonankepadaAndi
Putra selaku Bupati Kuansing dan
meminta agar kebun kemitraan PT
AA di Kampar disetujui menjadi
kebun kemitraan.
Selanjutnya, dilakukanpertemuan
antara Sudarso dan Andi Putra.
Dalam pertemuan tersebut, Andi
Putra menyampaikan bahwa kebia-
saan dalam mengurus surat perse-
tujuan dan pernyataan tidak kebe-
ratanatas 20%KreditKoperasi Prima
Anggota (KKPA) untuk perpanjang-
an HGU yang seharusnya dibangun
di Kabupaten Kuansing dibutuhkan
minimal uang Rp2 miliar.
KPK menduga telah terjadi kese-
pakatan antara Andi Putra dengan
Sudarso terkait adanya pemberian
uang dengan jumlah tersebut.
Sebagai tanda kesepakatan, pada
September 2021 diduga telah dilaku-
kan pemberian pertama oleh Sudar-
so kepada Andi Putra uang sebesar
Rp500 juta.
Selanjutnyapada18Oktober2021,
Sudarso diduga kembali menyerah-
kan uang sekitar Rp200 juta kepada
Andi Putra.
(Bersambung ke hal. 8)
Langgar UU ITE
Penjualan Kartu Perdana Seluler Diusut
Banda Aceh, (Analisa)
KepolisianDaerah (Polda) Acehmeng-
usut penjualan kartu perdana seluler yang
diduga melanggar Undang-Undang Infor-
masi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),
di antaranya teregistrasi dengan nomor in-
duk kependudukan (NIK) atas nama orang
lain di sejumlah wilayah daerah Provinsi
Aceh.
DirekturReserseKriminalKhususPolda
AcehKombesPol Soni Sanjayadidampingi
KepalaBidangHumasPoldaAcehKombes
Pol Winardy di Banda Aceh, Rabu (20/10)
mengatakan, pengusutandilakukan sejum-
lah wilayah di Aceh meliputi Kota Banda
Aceh, Bireuen, Kota Lhokseumawe dan
Aceh Tamiang.
"Kasus diungkap berawal dari infor-
masi masyarakat yang melaporkan bere-
darnya kartu perdana seluler teregistrasi
NIK dan NKK orang lain diperjualbelikan
di wilayah hukum Polda Aceh," kata
Kombes Pol Soni Sanjaya.
Kemudian, sambungnya, tim Subdit V
Tipid Siber Direktorat Reserse Kriminal
Khusus PoldaAcehmenyelidiki informasi
tersebut di beberapa daerah di antaranya
Kota Banda Aceh, Kabupaten Bireuen,
Kota Lhokseumawe, dan Kabupaten Aceh
Tamiang.
"Penyelidikan dilakukan dari 11 hingga
16 Oktober 2021. Penyidik Subdit VTipid
Siber Ditreskrimsus Polda Aceh telah
mengamankan barang bukti ke PoldaAceh
dan memintai keterangan sejumlah saksi,"
kata Kombes Pol Soni Sanjaya.
Dia juga mengungkapkan, penyidik
Subdit V Tipid Siber Ditreskrimsus Polda
Aceh melakukan penyelidikan di Kota
Banda Aceh pada 11 Oktober 2021.
"Dalam penyelidikan ditemukan satu
toko dengan inisial SP yang menjual kartu
perdana seluler dari Telkomsel teregistrasi
dengan NIK warga Jawa Tengah," kata
Kombes Pol Soni Sanjaya.
Berdasarkan bukti tersebut, kata Kom-
bes Pol Soni Sanjaya, penyidikmengaman-
kan saksi berinisial WH dan barang bukti.
Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi.
Kemudian, tim penyidik melakukan
penyelidikan di Kabupaten Bireuen dan
KotaLhokseumawepada14dan15Oktober
2021. Timmendapatkan informasi banyak
beredar kartu perdana seluler diperjual-
belikan berasal dari Kabupaten Aceh Ta-
miang.
Selanjutnya, kataKombes Pol Soni San-
jaya, tim bergerak ke Aceh Tamiang dan
menemukan toko FD memperjualbelikan
kartu perdana seluler teregistrasi NIK dan
NKK orang lain.
"Dari toko tersebut, kata Kombes Pol
Soni Sanjaya, timpenyidikmenyita sejum-
lahbarangbukti sertamemintai keterangan
saksi-saksi," kata Kombes Pol Soni San-
jaya.
Adapun seluruh barang bukti yang di-
amankanpuluhankotakkartuperdana tele-
ponselulardari sejumlahoperator, beberapa
komputer dan laptop serta modem, dan
lainnya.
"Dalamkasus ini, adadua calon terlapor,
masing-masing berinisial WL (36) warga
(Bersambung ke hal. 8)
Antara/reno esnir
DITAHAN KPK:
Tersangka Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra (tengah)
mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK,
Jakarta, Rabu (20/10). KPKmenetapkan dua orang tersangka dalamOTT tersebut yakni
Bupati Kuantan Singingi periode 2021-2026 Andi Putra dan General Manager PT
Adimulia Agrolestari Sudarso terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi perpanjangan
izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau.
Analisa/qodrat al-qadri
KEMACETAN SIBOLANGIT:
Ratusan kendaraan bermotor yang ditumpangi pelancong dari dan menuju jalur Berastagi-Medan terjebak kemacetan panjang di kawasan Tikungan Amoy Sibolangit, Deli Serdang,
Sumatera Utara, Selasa (19/10). Tingginya volume kendaraan baik yang menuju ke Berastagi dan sebaliknya mengakibatkan jalur tersebut lumpuh, dan baru bisa terurai pada pukul 23.30 malam.
Medan, (Analisa)
Sat Res Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan
peredaran total 25 kg sabu-sabu dari hasil pengungkapan
beberapa kasus. Salah satu kasus di antaranya berhasil
mengungkap 22 kg sabu-sabu dari seorang berinisial, F.
"Dari total 25 kg sabu-sabu yang kita sita 22 kg di
antaranya milik satu tersangka F yang mengaku kurir,"
kata Kapolrestabes Medan Riko Sunarko saat merilis
kasus ini, Rabu (20/10).
Pengungkapan kasus ini oleh Satres Narkoba Pol-
restabes Medan dimulai 16 September 2021 terhadap
seorang tersangka berinisial S (22). Sditangkap di daerah
Tembung Deliserdang dengan barang bukti 0,13 gram
sabu-sabu.
SetelahmenangkapS, polisimelakukan pengembang-
an. Selanjutnya, pada 21 September ditangkap dua ter-
sangka yakni GS (43) danMJ (26) di Jalan Bakul dengan
barang bukti 1 kg sabu-sabu. "MJ sempat melarikan diri
saat penangkapan, namun beberapa hari kemudian MJ
berhasil ditangkap," ujar Riko Sunarko.
Sat Res Narkoba Polrestabes Medan lalu melakukan
pengembangan. Pada 30 September berhasil ditangkap
tiga tersangka. Ketiganya adalah HS (26) dengan barang
bukti 2,02 gram sabu ditangkap di Jalan Sei Mencirim
(Bersambung ke hal. 8)
Polisi Gagalkan Peredaran
25 Kg Sabu-Sabu
Jalan Medan-Berastagi
Macet Parah
Karo, (Analisa)
Kemacetan lalu lintas pada ruas jalanMedan-Berastagi
dan sebaliknya, Selasa (19/10) siang hingga Rabu (20/10)
dini hari kembali terjadi. Penyebabnya, truk rusak di km
51,5 Medan-Kabanjahe tidak jauh dari batas Tanah Karo
dengan Deliserdang yang membuat lalu lintas terganggu.
Gangguantersebutdiperburukolehulahparapengemudi
yang berupaya saling mendahului sehingga menerobos
jalan yang bukan jalurnya. Hal tersebut awalnya
menimbulkan kemacetan pada sejumlah titik yang
kemudian semakin parah bahkan macat total. Akibatnya,
ruas jalan Medan-Berastagi yang biasanya bisa ditempuh
dua 120 menit, harus ditempuh dalam waktu 10 jam.
Menurut pemantauanAnalisayang ikut terjebakdalam
kemacetanmulai pukul 13.00WIB, Selasa (19/10) di Km
50 Desa Bandarbaru, baru tiba di Kota Berastagi sekitar
pukul 21.00 WIB. Lima unit mobil ambulance yang
datang dari Karo menuju Medan juga terjebak berjam-
jam karena tidak dapat menembus jalan arah Medan
maupun sebaliknya ke Berastagi.
Menyelusuripenyebabkemacetan,Analisamenemukan
dua truk menuju Berastagi yang mogok di Km 51,5 dekat
perbatasan Tanah Karo dengan Deliserdang.
Masyarakat mengungkapkan kemacetan disebabkan
pengguna jalan (mobil/bus, truk) yang berupaya saling
mendahului sehinggamenimbulkan kemacetan. Sayang-
nya, pada saat terjadi kemacetan tersebut tidak terlihat
aparat Kepolisian yang mengurai kemacaran lalu lintas.
Biasanya, jika terjadi kemacetan, polisi selalu cepat
hadir sehingga kemacetan parah terhindari.
Beragam pengakuan warga yang terjebak dalam
kemacetan tersebut. Ada yang mengaku baru tiba di
Medan sekitar pukul 04.00 dini hari (Rabu 20/10).
Sebaliknya ada yang mengaku tiba di Kabanjahe sekitar
pukul 05.00 WIB (Rabu 20/10).
(alex)
Analisa/istimewa
AMBIL FOTO:
Warga nekad mengambil foto seekor
harimau yang berkeliaran di perkampungan di Aceh
Selatan, Rabu (10/10).
Harimau Berkeliaran
di Perkampungan
Tapaktuan, (Analisa)
SeekorHarimauSumatera (PantheraTigris Sumatrae)
dilaporkan,Rabu(20/10)berkeliarandi perkebunanwarga
Desa Seuleukat, Kecamatan Bakongan Timur, Aceh
Selatan. Laporan pertama munculnya harimau tersebut
pada Sabtu (9/10) lalu.
"Harimau itu masih berkeliaran dan sempat dipoto
warga,"katawargaSeuleukatBakonganTimur. Sebelum-
nya, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam
(BKSDA) Wilayah II Subulussalam, Hadi Sofyan,
Minggu (10/10) mengakui, pihaknya menerima laporan
darimasyarakat tentangadanyaharimauyangberkeliaran
di kawasan Hutan Bakongan Timur.
Sementara itu, warga setempat bahkanmemberanikan
mengabadikanbinatang langka dandilindungi itudengan
memfoto dari jarak yang relatif dekat.
Kendati sudah dilakukan pengusiran dengan mercon
agar harimau tersebut menjauh dari perkebunan ma-
syarakat, namun beberapa hari kemudian hewan buas itu
kembali menampakkan dirinya.
(m)
Sumber data: Kementerian Kesehatan RI tanggal 20 Oktober 2021, 22.00 WIB
(tambah 914 kasus)
4.237.201
16.376 143.077
105.639
102.163
2.875
601
(+28)
4.077.748
(+1.207)
(+39)
(+38)
(+2)
1 2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,...16
Powered by FlippingBook