Harian Analisa, 09 Agustus 2022 - page 4

Selasa, 9 Agustus 2022
Halaman
4
USTDA Berkomitmen Bantu
Pendanaan Sektor Prioritas
Analisa/bambang riyanto
SAMBUTAN:
Konsul AS untuk Sumatera Gordon Church saat menyampaikan
sambutan di seminar peluang kerja sama bertajuk “Lets Do it: Business
Outreach Event USTDA”, Senin (8/8) di Hotel J.W. Marriot Medan.
Dalamkegiatanseminarpeluangker-
ja sama bertajuk “Lets Do it: Business
Outreach Event USTDA”, Senin (8/8)
di Hotel J.W. Marriot Medan itu, US-
TDA berkomitmen memperkuat kerja
sama di Indonesia, khususnya wilayah
Sumatera.
Konsul AS untuk Sumatera Gordon
Church mengatakan, Indonesia meru-
pakanmitra strategis PemerintahAme-
rika, khususnya dalam bidang perda-
gangan."Dataterakhirterungkapbahwa
nilai perdagangan antardua negara
meningkat hingga 30 persen," ujar
Gordon Church.
Iamenjelaskan,nilaiyangsignifikan
itu turut dikontribusi dari wilayah
Sumatera. Karenanya Konsulat AS di
Medanberkomitmenmenjembataniker-
ja sama perdagangan agar ke depan
lebih meningkat dari sebelumnya.
"Amerika memiliki keunggulan di
Medan, (Analisa)
U.S. Trade and Development Agency (USTDA) dengan
dukungan dari Konsulat AS di Medan siap memberikan
dukunganpendanaankepada sektor prioritas kepada lembaga
pemerintah maupun swasta yakni pada sektor jaringan
teknologi digital (ICT), infrastruktur perkotaan (smart cities)
dan kesehatan (healthcare).
bidangteknologitermutakhir,danpada
kesempatan ini kami ingin berbagi
denganpemangkupemerintahdanjuga
sektor swasta untuk berkolaborasi me-
ningkatkanekonomidigital.Karenanya
kamimenghadirkanpihakberkompeten
dari USTDA dan DFC untuk mema-
parkan lebih jauh peluang kerja sama
yang bisa dilakukan," ujarnya.
Indo-Pacicif Manager, ICT and
Smart Cities, Brandon Megorden yang
menjadi perwakilan USTDA menje-
laskan bahwa USTDA telah menjalin
kerja sama dengan berbagai negara di
Asia.BadanPerdagangandanPengem-
bangan AS (U.S. Trade and Develo-
pmentAgency)membantuperusahaan-
perusahaanmenciptakanlapangankerja
bagi masyarakat AS melalui ekspor
barang dan layanan AS untuk proyek
infrastruktur prioritas di negara-negara
ekonomi berkembang.
"USTDA menghubungkan sektor
bisnisASdenganpeluangekspordengan
mendanaipersiapanproyekdanaktivitas
yangmembangunkemitraan,mengem-
bangkaninfrastrukturberkelanjutandan
mendorong pertumbuhan ekonomi di
negara-negara mitra," ujar Brandon.
Selainitu,Brandonmenjelaskan,UST-
DA juga berkomitmen untuk melakukan
kerja sama di bidang peningkatan sumber
daya manusia melalui kegiatan seminar,
studi tur, konfrensi dan pelatihan.
"Kami memfasilitasi bila ada tenaga
profesional yang belajar ke Amerika
untuk berbagi pengetahuan dan me-
ngembangkan kemampuan di bidang-
bidang terkait," katanya.
Melalui mekanisme dana hibah,
Brandon, menjelaskan, USTDA mem-
bantu realisasi ide dari mulai konsep
sampaipengembangan."Besaranhibah
sendiri tak terbatas, atau biasanya di
antara500.000dollarhingga1.500.000
dollar," katanya.
Terkait dengan kelayakan program
dan lembaga apa saja yang bisa me-
ngajukan skema pembiayaan hibah ini
bisa langsung berkonsultasi dengan
Konsul AS di Medan atau Hanna Yo-
landa yang menjadi Country Repre-
sentative USTDA di Indonesia atau ke
laman web USTDA.
Selain dari USTDA, pihak Konsul
AS di Medan juga menghadirkan U.S.
International Development Finance
Corporation (DFC) yakni bank pem-
bangunanAmerikayangmemodernisasi
kemampuan keuangan pengembangan
pemerintah AS. DFC bermitra dengan
sektor swasta untuk membiayai solusi
tantanganterberatyangdihadapinegara
berkembang saat ini.
DFCberinvestasidiberbagaibidang,
termasuk energi, layanan kesehatan,
infrastruktur penting, dan teknologi.
DFC juga membiayai usaha kecil dan
perempuan pelaku wirausaha untuk
menciptakanlapangankerjadiekonomi
yang sedang berkembang. Investasi
DFC berpatokan pada standar tinggi
danmenghormatilingkunganhidup,hak
asasimanusia,danhak-hakparapekerja.
Seminar ini sendiri diikuti oleh se-
kitar 40 peserta dari Pemerintah Kota
Medan, Batam, Natuna, Pemerintah
Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan
Riau,Acehsertaperwakilandarirumah
sakit, Pelindo, pengusaha dan Bank
Indonesia Sumatera Utara.
(br)
Medan, (Analisa)
Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen
PolRZPancaPutraSimanjuntakmemimpin
upacara serah terima jabatan (sertijab) Ka-
polres Asahan dan Kapolres Tapanuli Se-
latan (Tapsel) di Aula Tribrata Mapolda
Sumut, Senin (8/8).
Untuk Kapolres Asahan, sertijab dila-
kukan dari AKBP Putu Yudha Prawira ke-
pada AKBP Roman Smaradhana Elhaj.
Sedangkan untuk Kapolres Tapsel juga
dilakukandariAKBPRomankepadaAKBP
Imam Zamroni.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda
Sumut Irjen Pol Panca Putra menyam-
paikan rasa terima kasih kepada pejabat
Kapolres sebelumnya karena telah
mengabdikan diri kepada masyarakat di
wilayahnya. Apalagi saat menghadapi
pandemi Covid-19, yang dinilainya cu-
kup berat.
"Kepada pejabat baru segera lakukan
penyesuaian diri dengan karateristik di
wilayahnya masing-masing.
Saya harap juga bisa memberikan
Rakyat Indonesia Dukung Bareskrim
Tuntaskan Kasus Penembakan
Brigadir Josua Hutabarat
Medan, (Analisa)
Kasus penembakan menewaskan Briga-
dir Nofryansyah Josua Hutabarat 8 Juli lalu
terus bergulir. Perhatian masyarakat dari
berbagai lapisan untuk mengetahui akhir
kasus tersebut cukup besar. Sementara itu,
kepolisianmelakukanberbagaiupayauntuk
menguak peristiwa yangmenjadi perhatian
publik tersebut.
Diketahui, dampak kasus tersebut me-
ngakibatkan sejumlah perwira tinggi (pati)
dan perwira menengah (pamen) Polri
dimutasidenganberbagaialasan.Kemudian,
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
membentuk timkhusus untukmengungkap
sekaligus menuntaskan kasus ini.
Akhir Juli kemarin, kasus tersebut
ditangani BareskrimMabes Polri di bawah
kepemimpinan Komjen Pol Agus Andri-
anto.
Sejak itu, harapan bahkan kepercayaan
masyarakat dari berbagai elemen untuk
mengungkap kasus tersebut secara terang
benderang semakin besar. Pasalnya, Bares-
krim dipimpin seorang pati yang kenyang
makan 'asam garam' bidang reserse.
Seperti diutarakan seorang wartawan
televisi swasta nasional di Medan, Resi
Airlangga yang mengaku sudah sangat me-
ngenalkinerjaKomjenAgusAndriantosejak
1999.
Dikatakannya, sejak kasus ini muncul,
diasenantiasamengikuti.Optimismemulai
membuncah saat kasus tersebut ditangani
Bareskrim.
"Secarapribadi,sayayakinkasusinibisa
diungkap mantan Kapolda Sumatera Utara
(Sumut) itu. Sebab, Beliau dikenal pro-
fesional dan ahli menangani kasus-kasus
seperti ini. Sosok Komjen Agus Andrianto
seorang reserse tulen. Saat menjabat Kasat
Reskrim Polres Medan belasan tahun lalu,
kemudianDirekturReserseKriminalUmum
(Dirkrimum) Polda Sumut hingga Kapolda
Sumut sangat banyak kasus sulit berhasil
diungkap," jabarnya.
Medan, (Analisa)
Kehadiran penceramah kondang, Ustaz
Das’ad Latif pada perayaan Tahun Baru
Islam 1444 H yang digelar Yayasan Per-
guruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM)
menjadi hadiah yang luar biasa menjelang
ulang tahun yayasan yang ke-35.
Ini menurut Ketua Dewan Pembina
YPSIM, Sofyan Tan dikarenakan, di waktu
yang bersamaan, Ustaz Das’ad Latif
harusnya berangkat umrah.
“Tetapi atasan beliau mampu menjadi
alasan utama untuk mengundurkan kebe-
rangkatannya satu hari. Atasannya siapa?
Ternyata Rektor Unhas, Profesor JJ, yang
merupakan sahabat saya,” ujar Sofyan
sembari menjelaskan kalau Ustaz Das’ad
merupakandosendiuniversitasyangberada
di Kota Makassar itu.
Sofyan berharap, kehadiran Ustaz
Das’ad ke sekolah yang terletak di Keca-
matan Medan Sunggal ini bisa membawa
keberkahan untuk sekolah yang dibangun
dengan tujuan membantu anak-anak yang
berasal dari keluarga tidak mampu untuk
bersekolah.
“ApalagiPakUstaz,ditempatkitaberada
ini, kami akan bangun universitas yang
kami beri nama Universitas Satya Terra
Bhinneka yang juga bertujuan untuk mem-
bantu anak-anak dari keluarga kurang
mampu untuk berkuliah,” kata Sofyan.
Ustaz Das’ad Latif dalam ceramahnya
Peringatan Tahun Baru Islam
Ustaz Das’ad Latif Berkunjung
ke YPSIM
Analisa/istimewa
TERIMA KUNJUNGAN:
Ketua Dewan Pembina YPSIM, Sofyan Tan diabadikan saat
menerima kunjungan Ustaz Das’ad Latif ke YPSIM.
Medan, (Analisa)
Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP Partai
Demokrat, Heri Zulkarnain Hutajulu mengikuti pertemuan
"Leaders’RetreatPartaiDemokrat"yangdihadiriKetuaMajelis
Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
dan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di
Ciawi Bogor Hotel Pullman, Jumat - Minggu (5-7/8).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Partai De-
mokrat AHYmenyebut, Partai Demokrat segera bergerak
cepat mempersiapkan mesin Partai Demokrat dalam
menyongsong Pemilu 2024.
Pertemuan atau konsolidasi ini sendiri, kata Kepala
BadanKomunikasiStrategis/KoordinatorJuruBicaraDPP
Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra dalam siaran
persnya dihadiri Majelis Tinggi, Dewan Kehormatan,
Dewan Pertimbangan, Mahkamah Partai, serta para
pengurus inti partai tingkat pusat maupunKetua DPDdari
34 provinsi di seluruh Indonesia.
Dalamkonsolidasi ini, AHYmenginstruksikan kepada
parajajaranpimpinanpartaidanterutamakepada34Ketua
DPD Partai Demokrat di tingkat provinsi, untuk
menghidupkan mesin politik dan memperkuat sumber
daya manusia (SDM) Partai Demokrat.
"Pemilu2024sudahsemakindekat,konsolidasiinternal
sudahkitatuntaskan,dankinisaatnyakitamelajukencang
menuju pemilu 2024 dengan semangat baru dan tenaga
baru. Mari kita semua fokus menatap ke depan dan
mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk bisa meraih
kemenangan di Pemilu 2024", tegas AHY.
Sumberdayamanusia,lanjutAHY,merupakanelemen
pentingdalampencapaiantujuanorganisasi.Karenaitu,ia
meminta jajaran pimpinan Partai Demokrat di tingkat
pusatdan34ketuaDPDdariseluruhIndonesiasecaraterus
menerus memperkuat sumber daya manusia Partai
Demokrat di berbagai tingkatan.
"Di tengah upaya melakukan kerja-kerja nyata dan
bermanfaat untuk rakyat, para pimpinan dan ketua-ketua
DPD Partai Demokrat harus selalu memberikan perhatian
pada upaya peningkatan kapabilitas dan kapasitas sumber
daya manusia partai di daerahnya masing-masing. Tan-
tangan ke depan akan semakin kompleks, dan kita harus
menyiapkan kader-kader kita untuk menghadapi situasi
yang begitu cepat berubah dan tidak pasti", sebut AHY .
AHY juga mengingatkan jajaran pimpinan pengurus
Partai Demokrat di tingkat pusat dan para ketua DPD
Partai Demokrat dari 34 provinsi, agar memegang teguh
komitmen Partai Demokrat untuk menyuarakan terus apa
yang menjadi persoalan dan keluhan masyarakat hari ini.
"Demokrat harus selalu bersama dengan rakyat. Karena
harapan rakyat, adalah perjuangan Demokrat",tutup AH
.
(rel/amal)
Analisa/istimewa
PERTEMUAN:
Wakil Bendahara Umum DPP Partai
Demokrat Heri Zulkarnain Hutajulu, saat mengikuti
pertemuan "Leaders’ Retreat Partai Demokrat" yang
dihadiri Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY dan
Ketua Umum AHY di Bogor, Jumat (5/8).
Medan, (Analisa)
Menyambut hari ulang tahun (HUT) di bulan Agustus,
DAAI TV Indonesia akan menggelar DAAI Night 2022
di Kota Medan. DAAI Night merupakan bentuk apresiasi
DAAI TV kepada para pemirsa dan pendukung media
dengan
tagline
Cinta Kasih ini. DAAI Night 2022 di
Medan akan berlangsung di Sky Convention Hall Cemara
Asri Medan, Minggu (14/8).
Pergelaran DAAI Night 2022 bertajuk 15 Tahun
Sebarkan Kebaikan. Tema ini bermakna, bahwa konsis-
tensi DAAI TV sejak 2007 untuk menyebarkan kebaikan
akan terus berlanjut untuk menjernihkan hati manusia dan
mencerahkan dunia.
Manager Operasional DAAI TVMedan Tony Honkley
mengatakan, DAAI Night 2022 di Medan akan diisi
berbagai performa dari pegiat seni ibukota dan artisMedan,
yang akan memberi spirit sebarkan kebaikan kepada para
penonton. “Pemain biola internasional, Iskandar Widjaja,
akan menghibur warga Medan dengan kebolehannya
bermain biola,” kata Tony.
Iskandar Widjaja adalah pemain biola berbakat
kelahiran Jerman dan kerap meraih penghargaan di ber-
bagai kompetisi internasional. Resital-resital tunggalnya
hadir di berbagai belahan dunia, seperti Belgia, Austria,
Swiss, Italia, Spanyol, Israel, Italia dan Amerika serikat
yang diiringi orkestra kelas dunia.
Bakat musisi berusia 34 tahun ini muncul saat ia berusia
3 tahun. Saat itu ia dan ibunya menonton sebuah konser
klasik anak-anak di Jerman, metode Suzuki, sebuah
metode praktis bermusik untuk anak-anak yang mengan-
dalkan pendengaran, bukan not lagu.
Ia meminta ibunya agar mendaftarkannya ke sekolah
musik dengan metode seperti itu. Selanjutnya, pada usia
4 tahun, Iskandar sudah bisa bermain biola.
Iskandar Widjaja sudah mengeluarkan beberapa album.
Panggung musisi berbakat
Selain Iskandar Widjaja, DAAI Night 2022Medan juga
diisi oleh musisi Kota Medan, yakni Chelsea Hadi dan
Lidya Leung. Chelsea adalah dokter muda yang juga
merupakan jebolan Indonesian Idol tahun 2014.
Sedangkan Lidya Leung sendiri, seorang musisi asal
Medanyangkerapmenyanyikanlagu-lagudikanalYouTube-
nyaselamapandemiCovid-19,untukmemberikandukungan
kepada mereka yang terdampak Covid-19.
Tony Honkley berharap, warga Medan dapat hadir
menyaksikan DAAI Night 2022. Pergelaran ini akan
menjadi semangat untuk terus menyebarkan kebaikan dan
mendorong orang-orang muda berbakat untuk ber-
kreativitas.
(rel/ht)
Peringati HUT ke-15 DAAI TV Indonesia
DAAI Night Bakal Digelar di Medan
Analisa/istimewa
SEBARKAN KEBAIKAN:
Peringatan HUT ke-15 DAAI
TV Indonesia di Medan bakal menghadirkan pemain biola
internasional Iskandar Widjaja, dalam acara yang
mengusung tema: “15 Tahun Sebarkan Kebaikan” di Sky
Convention Hall Cemara Asri Medan, Minggu (14/8).
Optimisme juga disampaikan Iskandar,
seorangpedagangwarungkopi(warkop)di
Jalan Agus Salim. Pria asal Aceh ini me-
ngakusalutdenganketegasanKombesAgus
Andrianto saat menjabat Kapolda Sumut.
"Saya yakin, Bareskrim mampu mengung-
kap kasus ini dengan seadil-adilnya," tegas
Iskandar.
Dikesempatanberbeda,pengamathukum
Amrizal SHMHmenegaskan, penanganan
kasus Brigadir Yosua Hutabarat sangat
cocok ditangani Bareskrim.
AmrizalmeyakiniBareskrimmelakukan
penyelidikan dan penyidikan secara teliti
dan sesuai fakta di lapangan. "Kita sama-
samatahu
trackrecord
KombesAgusAndri-
anto. Beliau jago di bidang reserse. Kami
percaya kasus ini segera terungkap sesuai
prosedur, yakni melakukan olah tempat
kejadian perkara (TKP), luka tembak dan
sebagainya," sebutnya.
Banyak perkembangan
Optimisme juga disampaikan wartawan
senior media cetak di Medan, Josmarlin
Tambunan.
Sejak ditangani Bareskrim, katanya,
sangat banyak perkembangan kasus ter-
sebut."MisalnyapenahananBharadaEdan
Brigadir RR serta penempatan khusus bagi
Irjen Ferdi Sambo," sebutnya.
Dengan demikian, sambung Jos, tingkat
kepercayaan masyarakat pasti meningkat.
Lagipula, lanjutnya, secara logika rasanya
lucu jika pati bintang dua diperiksa Polda
MetroJaya."Pastiadarasasungkan,sehing-
ga sangat cocok Bareskrim yang mena-
nganinya. Apalagi presiden dan Kapolri
menginstruksikan supaya membuka kasus
ini secara terang benderang. Itu harus di-
apresiasi," tuturnya.
Josberharap,kasusiniterungkapsebelum
17 Agustus sebagai hadiah untuk rakyat
Indonesia merayakan kemerdekaan ke-77.
"Selainitu,tingkatkepercayaanmasyarakat
terhadapinstitusiPolrikembalimeningkat,"
pungkasnya.
(hen)
Jabatan Kapolres Tapsel dan
Asahan Disertijabkan
terobosan-terobosan baru di ruang lingkup
tugasnya," ujarnya.
Lebihlanjut,Pancamenjelaskan,bahwa
saat ini untuk pemekaran organisasi, Polda
Sumut masih dalam posisi tertinggal.
Hal ini, sambungnya, dapat dilihat dari
jumlah Polres yang dimiliki Polda Sumut
masih berjumlah 28 Polres.
Selainitu,tuturPanca,keberadaanPolsek
jugaharusdiperkuat.Diaberharap,kedepan
dapat diwujudkan target satu kecamatan
memiliki satu polsek.
"Ini akan menjadi catatan kepada para
pejabatbarudiwilayahmasing-masingdan
akan menjadi tugas berat yang harus diper-
siapkan," timpalnya.
Namun yang tak kalah penting, tambah
Panca, adalah tetap menjaga marwah dari
organisasi Polri. Apalagi, ucapnya, masya-
rakat memiliki harapan yang tinggi kepada
institusi ini.
"Berikan pelayanan dan kinerja terbaik.
Semua perkejaan bisa kita kerjakan kalau
kita niatkan tugas itu dengan baik,"
pungkasnya.
(zie)
mengajaksiswayanghadiruntukmenuntut
ilmu dengan sebaik-baiknya, karena ilmu
yang akanmembawa perubahan kehidupan
yang lebih baik.
Menurutnya, ada tiga hal yang membuat
ilmujauhlebihberhargadibandingkanharta.
Yang pertama, ilmu bisamembuat manusia
mendapatkanharta,tetapihartabelumtentu
membantu manusia mendapatkan ilmu.
Yangkedua,ilmuakanmenjagamanusia,
sementara harta justru akan membuat
manusia butuh ekstra untuk menjaganya.
“Danyangketiga,hartajikadikasihorang
bisa berkurang, tetapi ilmu jika dikasih ke
orang justru bertambah,” katanya.
Hal ini menurut Das’ad terjadi pada diri-
nya. Kegigihannya menuntut ilmu mem-
buatnya banyak mendapatkan kemudahan.
“Dulu waktu saya kecil, setiap lihat
pesawat terbang saya bergumam apakah
memungkinkan saya naik pesawat sekali
sebelum saya mati. Alhamdulillah dengan
ilmu yang saya miliki sekarang, capek saya
naik pesawat,” ucap Das’ad yang disambut
tawa hadirin yang datang.
“Saya menghormati Pak Sofyan. Beliau
yang berbeda keyakinan sama kita tetapi
mengundang Das’ad Latif berkat penge-
tahuan dan informasi dari istri beliau,”
tuturnya.
UntukituDas’adLatifpunmemintaagar
undangan yang hadir mendoakan Sofyan
Tan untuk panjang umur.
(rel/ns)
Heri Zulkarnain Ikuti
Leaders’ Retreat
Demokrat
Medan, (Analisa)
Majelis Ulama Indonesia Sumatera
Utara (MUISU), melalui Bidang In-
formasi dan Komunikasi menggelar
focus group discussion
(FGD) ketiga
dengan tema “Peran Media Sosial
Ponpes Dalam Mencegah Isu Radika-
lisme Di Era Digital” di ruang rapat
LPPOM JalanMajelis Ulama Nomor 3
Medan, Sabtu (6/8).
Sebagai peserta pada kegiatan ini
adalah praktisi teknologi informasi dan
pegiatmediasosial.Sedangkansebagai
pemantik diskusi adalah Wakil Ketua
Umum MUI Sumut Dr. Ardiansyah,
Lc, MA.
Dr. Muflih Rangkuti, SHI, MH se-
lakufasilitatorketikamembukadiskusi
menyampaikan tentang keputusan
Badan Nasional Penanggulangan Te-
roris (BNPT) yang menyebutkan ada
198 pondok pesantren (ponpes) yang
diduga terafiliasi dengan terorisme.
Menyahuti hal tersebut, Dr. Ar-
diansyah mengatakan bahwa isu ra-
dikalismeyangdisematkankepadapon-
pes merupakan tuduhan yang ten-
densius.
MUISU Gelar FGD Mencegah
Isu Radikalisme
“Pesantren itu eksklusif, tidak ada
pembelajaran tentang radikalisme, jadi
kalaubanyakorangataupunmediayang
mengatakan pesantren merupakan sa-
rang radikalisme, itu tuduhan, tidak
benar begitu, ucapnya”.
Lebih lanjut Rustam Pakpahan MA,
yang juga fasilitator menambahkan
bahwaMUISumutinginmelihatbagai-
mana pandangan praktisi IT dan pegiat
media sosial dalam melihat isu radika-
lismeyangadadimediasosial.“Sengaja
kami undang, kami ingin mengetahui
bagaimanapandanganmerekayangaktif
dimediasosialmelihatisuradikalisme”,
ucapnya.
Ia jugamengungkapkan, bagaimana
carayangpalingbijakuntukmenangkal
tuduhan yang tersebar di media sosial
bahwa pesantren itu merupakan objek
radikalisme.
Diskusi ini ditanggapi oleh Irwan-
syahperwakilanDinasKomunikasidan
InformasiSumateraUtaramengatakan,
sudah saatnya pihak pesantren melek
digital supaya cepat mengklarifikasi
tuduhan-tuduhannegatifyangdisemat-
kan kepada pesantren.
“Setidaknya pesantren mempeker-
jakanorangyangmelekdigital,mengerti
media sosial, jadi setiap ada tuduhan,
bisa cepat memberikan respon”, tu-
turnya.
Senada dengan itu, May Andriani
perwakilan dari dompet dhuafa was-
pada menambahkan, setiap pesantren
harus memiliki media sosial untuk
membagi berbagai kegiatan yang ada
di pesantren.
“Zaman sekarang sepertinya harus
ada,karenamasyarakatsekarangakrab
dengan media sosial, paling tidak satu
hari satu kali memposting baik itu
kegiatan, prestasi, aktifitas dan seba-
gainya, supaya tidak ada lagi tuduhan-
tuduhannegatifkepadapesantren”,ucap
May.
Panitiakegiatanmenyebutkan,usai
diadakan FGD ketiga ini, nantinya
akan berlanjut pada FGD keempat,
dengan menghadirkan Ketua Umum
MUI Sumut Dr. H. Maratua Siman-
juntak dan mengundang beberapa
tokoh yang merupakan alumni dari
pondok pesantren sebagai peserta.
(
rmd
)
Medan, (Analisa)
Perwakilan Umat Buddha (Walubi)
Sumatera Utara menjalin kerja sama
denganUniversitasIBBIdalamprogram
pemberianbeasiswakepadamahasiswa
berprestasi.Penandatanganannotakese-
pahaman atau
Memorandum of Under-
standing
(MoU)digelardiKampusDeli
Universitas IBBI Jalan Sei Deli No. 18
Medan, Jumat (5/8).
Pihak Universitas IBBI yang hadir
Pendiri Amrin Susilo Halim, Dewan
PenasihatYayasanIwanHartonoAlam,
Berikan Beasiswa hingga Sarjana
Walubi Sumut-IBBI Tanda Tangani MoU
Analisa/istimewa
PERLIHATKAN:
Rektor Universitas IBBI B. Ricson Simarmata dan Ketua
Walubi Sumut Brilian Moktar serta disaksikan unsur Universitas IBBI dan
pengurusWalubiSumutmemperlihatkanberkaskerjasamausaipenandatanganan
MoU.
Ketua Pembina Yayasan Nicolas N
Halim, Ketua Pengurus Dr Lili Suryati,
Rektor Universitas IBBI Ir. B. Ricson
Simarmata MSEE IPM, Wakil Rektor
BidangAkademikdanKemahasiswaan
Sukiman STMT, Dekan Fakultas Ilmu
Sosial&Humaniora(FISH)Dr.Lusiah
serta jajaran Universitas IBBI.
Sementara dari pihak Walubi ada
Ketua Walubi Sumut Brilian Moktar
SE MM MH serta pengurus lainnya
ArmanChandra,Oermar,Paimin,Mei-
Mei, Siu Yong dan Rudy.
KetuaWalubiSumutBrilianMoktar
menyampaikan kerja sama antara
UniversitasIBBIdenganWalubiSumut
dalam program pemberian beasiswa
kepadamahasiswaberprestasiterutama
dari kalangan keluarga umat Buddha
yang kurang mampu kiranya dapat
memberi manfaat untuk melahirkan
generasi muda kita yang cerdas.
"Karena, pola pikir dan mindset
seseorangsangatdipengaruhiolehlatar
belakang pendidikannya. Lewat pem-
berian beasiswa ini, kita berharap
generasi muda kita yang memiliki cita-
cita untuk melanjutkan pendidikannya
ke perguruan tinggi, khususnya ke
Universitas IBBI bisa terwujud dengan
adanya beasiswa ini," paparnya.
Tidak tertutup kemungkinan, lanjut
Brilian Moktar, pemberian beasiswa
dan bantuan bisa menjadi program
Walubi Sumut ke depan.
Selanjutnya,RektorUniversitasIBBI
B. Ricson Simarmata menyambut baik
terlaksananya kerja sama dalam pro-
gram pemberian beasiswa kepada
mahasiswa.
Keduabelahpihakmelakukanpenan-
datanganan nota kesepahaman oleh
Rektor Universitas IBBI B. Ricson
Simarmata dan Ketua Walubi Sumut
Brilian Moktar serta disaksikan unsur
Universitas IBBI dan pengurusWalubi
Sumut.
Dewan Penasehat Yayasan Iwan
Hartono Alam menyampaikan dengan
adanya kerja sama Universitas IBBI
dan Walubi Sumut, harapan kita ke
depan bisa melahirkan generasi yang
cerdas.Karena,denganmemilihmelan-
jutkan pendidikan tinggi di Universitas
IBBI akan menjadi investasi yang tak
ternilai (aset) di kemudian hari bagi
lulusannya.
(rel/nai)
1,2,3 5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,...16
Powered by FlippingBook