Harian Analisa, 09 Agustus 2022 - page 9

Halaman
9
Selasa, 9 Agustus 2022
Kota lainnya, Kokura, yang juga
merupakan target, nasibnya berun-
tung karena akhirnya dapat lolos dan
tidak dijadikan target. Kokura
merupakankotaindustridansekarang
menjadi bagian kota Kitakyushu.
Benang merah yang mengikat
Hiroshima, Nagasaki, Kokura adalah
fakta bahwa ketiga kota tersebut
berkembangmelalui perannya dalam
mendukung upaya perang Jepang.
Masing-masing kota itu memiliki
sejumlahindividuyangmengabdikan
diri untuk mewariskan sejarah
kampunghalamanmerekakegenerasi
berikutnya agar tidak melihat tragedi
AMERIKA
Serikat (AS)menjatuhkan bomatomdi dua
kota Jepang, Hiroshima dan Nagasaki, pada hari-hari
penutupan Perang Dunia II hampir 77 tahun silam.
terulang kembali.
Selain itu, 6 Agustus 1945 menan-
dai pertama kalinya senjata nuklir
digunakansebagaisenjatapenyerang
dalam sejarah manusia.
Bomuraniumyangdijuluki"Little
Boy" dijatuhkan dari sebuah pesawat
pengebom B-29 dan diledakkan di
atas pusat kota Hiroshima pada pukul
08:15. Bomatom itumenghancurkan
kotatersebutdanmenewaskansekitar
140.000 jiwa pada akhir 1945.
Hiroshimaberkembangsebagaiibu
kota militer yang memiliki berbagai
macam fasilitas dan kelompok
pasukan militer setelah Tentara
Kekaisaran Jepang memasang Divisi
ke-5 di sana selama Era Meiji (1868-
1912).
PelabuhanUjinaberfungsisebagai
pintu gerbang bagi pasukan dan
sebuah pusat utama pergerakan
barang-barangyangdikumpulkandari
seluruhnegeriuntukdikirimkemedan
perang di luar Jepang.
Menurutringkasanhasilpertemuan
di Komite Target pemerintah AS, di
mana kemungkinan target bom atom
dibahas saat itu, Hiroshima dinilai
sebagai "depot tentara Jepang yang
penting dan pelabuhan embarkasi di
tengah kawasan industri perkotaan."
"Kota itu (Hiroshima) adalah tar-
get yang bagus di radar dan berdasar-
kan ukurannya, sebagian besar kota
bisa rusak parah (akibat bom),"
demikian isi dokumen ringkasan itu.
Seorang profesor di Universitas
Ekonomi Hiroshima, Eiji Take-
bayashi, mengajarkan sejarah masa
perang Hiroshima dan menjadi
pemanduuntukbeberapalokasiwisata
yang terkait dengan periode tersebut,
termasuk bekas pabrik makanan
tentara, guna memikirkan peristiwa
itu bersama murid-muridnya.
"Bom atom dijatuhkan di tengah
arus perang. Kita harus menyoroti
sejarah kota (Hiroshima) sebagai ibu
kotamiliteragar(peristiwabomatom)
tidak terulang kembali," kata Take-
bayashi.
Sekarang diketahui bahwa setelah
Hiroshima, Kokura adalah target
berikutnya. Sebuah pesawat penge-
bomB-29yangmengangkutbomplu-
toniummencapailangitdiatasKokura
tiga hari kemudian pada 9 Agustus
1945.
Namun, visibilitas yang buruk me-
maksapesawattersebutuntukmenuju
target sekundernya, yakni Nagasaki.
Menurut sejarah resmi yang
dikompilasikan kota Kitakyushu,
targetnya saat itu adalah Pabrik
Persenjataan Tentara Kokura. Pabrik
amunisitersebutmemproduksisenjata
kecil, amunisi, dan bom balon.
Selain itu, militer AS telah
menargetkan Kokura yang berada di
Prefektur Fukuoka sejak tahap awal
prosesperencanaanpengeboman.Ke-
palaMuseumPerdamaiankotaKitak-
yushu, Yukihiko Shigenobu, ber-
pendapat bahwa strategi AS berkem-
bang seiring waktu dari tujuan untuk
menghancurkanpabrikmenjaditujuan
untuk"melenyapkankotaitusendiri."
Pada fase terakhir Perang Dunia
TIM
ilmuwan pimpinan Virginia
Tech telah merancang sebuah sarung
tangan yang meniru lengan gurita.
Sarung tangan yang terinspirasi dari
Terinspirasi Gurita, Ilmuwan Kembangkan Sarung Tangan
II, Jepang mengalami serangan bom
acak di kota-kota Jepang, contohnya
yang terkenal adalah pengeboman
Tokyo pada Maret 1945.
"Logikadibalik(pengeboman)itu
adalah menghancurkan keinginan
untuk melanjutkan perang dengan
membakar kehidupan dan mata
pencaharian para non-kombatan
beserta sejarah mereka. Bom atom
mungkindilihatsebagailangkahlogis
lanjutannya," kata Shigenobu.
Pesawat B-29 yang menuju Naga-
saki melepaskan bom atom yang
dijuluiki "Fat Man" pada pukul 11:02
waktu setempat. Ledakan yang
mencapai 500 meter di atas tanah
kota itu menewaskan sekitar 74.000
jiwa pada akhir 1945.
KepalaMuseumPeringatanPerda-
maian Oka Masaharu di Nagasaki,
NoboruSakiyama,mengatakanNaga-
sakimenjadisasaran"mungkinkarena
(kota itu)dipandangmakmursebagai
pelabuhan militer dan sebagai kota
industri amunisi setelah Mitsubishi
menempatkan pabriknya di sana".
Semua pabrik amunisi milik
Mitsubishi, yang memproduksi tor-
pedo dan kapal perangMusashi kelas
Yamato,beradadiNagasaki.Kotaini
jugamemiliki industri pertambangan
batu bara yang berkembang pesat.
"Jika pangkalan atau instalasi
militer dibangun, tempat itu akan
menjadisasaranseranganpertamajika
terjadi perang. Memiliki industri
amunisimemangmenghasilkanuang,
tetapi warga yang menderita pada
akhirnya," kata Sakiyama, seorang
putradarikorbanperistiwabomatom
Nagasaki.
(Ant/Kyodo)
gurita itu mampu mencengkeram
objek di bawah air dengan aman.
Karya ini ditampilkan di Science
Advances pada 13 Juli 2022. Dan
dipublikasikan dengan judul "Octo-
pus-inspired adhesive skins for intel-
ligent and rapidly switchable under-
water adhesion" sebagai jurnal akses
terbuka.
Dijelaskan, manusia tidak secara
alami diperlengkapi untuk berkem-
bang di lingkungan bawah laut. Kita
menggunakantangkiuntukbernapas,
pakaian neoprene untuk melindungi
danmenghangatkan tubuh, dan kaca-
mata untuk melihat dengan jelas.
Dalam lingkungan seperti itu,
tanganmanusiajugatidakdilengkapi
denganbaikuntukmemegangsesuatu.
Siapa pun yang mencoba memegang
ikan yang menggeliat akan bersaksi
bahwa benda-benda bawah air sulit
digenggam dengan jari-jari kita yang
terbiasa di darat.
Bartlett, asisten profesor di
departemen teknik mesin Virginia
Techmengatakan,adasaat-saatkritis
ketika kita tidak bisa bebas. "Alam
sudahmemilikibeberapasolusihebat,
jadi tim kami melihat ke dunia alam
untuk mencari ide. Gurita menjadi
pilihan yang jelas untuk inspirasi."
Penyelam penyelamat, arkeolog
bawahair,insinyurjembatan,dankru
penyelamatsemuanyamenggunakan
tangan mereka untuk mengeluarkan
orang dan benda dari air. Tangan
manusia dengan kemampuan yang
lebih kecil untuk memegang benda
licinharusmenggunakanlebihbanyak
kekuatan.
Sementara pegangan besi terka-
dang dapat membahayakan operasi
tersebut. Ketika sentuhan halus
diperlukan, akan sangat membantu
jika tangan dibuat khusus untuk air.
Itu adalah pelengkap yang Bartlett
dan rekan penelitinya coba bangun.
Timnya di Lab Bahan dan Struktur
Lunak mengadaptasi solusi biologis
ke dalam teknologi baru yang terbuat
dari bahan lunak dan robotika.
Seperti diketahui, gurita adalah
salah satu makhluk paling unik di
planet ini. Ia dilengkapi dengan
delapan lengan panjang yang dapat
memegang banyak hal di lingkungan
perairan.
Dalam perpaduan yang indah
antara alat praktis dan kecerdasan,
lengan ini ditutupi dengan pengisap
yang dikendalikan oleh sistem otot
dan saraf hewan laut.
Setelah bagian luar pengisap yang
lebar membuat segel dengan suatu
benda,ototberkontraksidanmengen-
durkan area yang ditangkupkan di
belakang untuk menambah dan
melepaskan tekanan. Ketika banyak
pengisap terlibat, itu menciptakan
ikatan perekat yang kuat yang sulit
untuk dilepaskan.
"Ketika kita melihat gurita,
perekatnya pasti menonjol, dengan
cepat mengaktifkan dan melepaskan
adhesi sesuai permintaan," kata
Bartlett kepada eurekalert.
"Namun, yang sama menariknya
adalah gurita mengendalikan lebih
2.000 pengisap di delapan lengan
dengan memproses informasi dari
beragam sensor kimia dan mekanik.
Gurita benar-benar menyatukan
tunabilitas adhesi, penginderaan, dan
kontrol untuk memanipulasi objek
bawah air."
Untuk merancang sarung tangan
mereka, para peneliti berfokus pada
membayangkan kembali pengisap.
Batang karet yang sesuai dan ditutup
dengan membran yang lembut dan
digerakkan.
Desainnyadibuatuntukmelakukan
fungsi yang sama seperti pengisap
gurita, mengaktifkan pelekatan yang
andalkeobjekdengantekananringan.
Ideal untuk menempel pada permu-
kaan datar dan melengkung.
Setelahmengembangkanmekanis-
me perekat, mereka juga membutuh-
kan cara bagi sarung tangan untuk
merasakanobjekdanmemicuadhesi.
Untuk ini, mereka membawa
asistenProfessorEricMarkvickadari
UniversityofNebraska-Lincoln,yang
menambahkan serangkaian sensor
jarak optik. Pengisap dan LIDAR
kemudian dihubungkan melalui
mikrokontroler untuk memasangkan
penginderaanobjekdenganpengisap.
Sehingga meniru sistem saraf dan
otot gurita.
Menggunakan sensor untuk meli-
batkanpengisapjugamembuatsistem
dapat beradaptasi. Di lingkungan
alami,guritamelingkarkanlengannya
di sekitar tebing di bebatuan dan
permukaan, menempel pada cang-
kang halus dan teritip kasar.
Tim peneliti juga menginginkan
sesuatu yang terasa alami bagi
manusia dan memungkinkan mereka
mengambil barang dengan mudah.
Beradaptasi dengan berbagai bentuk
dan ukuran seperti yang dilakukan
gurita.
Solusi mereka adalah sarung
tangan dengan pengisap sintetis dan
sensoryangterintegrasierat,harmoni
sistem yang dapat dikenakan yang
menangkapberbagaibentukdibawah
air.MerekamenyebutnyaOcta-glove.
Bartlett mengatakan, dengan
menggabungkan bahan perekat yang
lembut dan responsif dengan elektro-
nik tertanam, kita dapat menggeng-
gam objek tanpa harus meremasnya.
"Itu membuat penanganan benda
basahataubawahairjauhlebihmudah
dan lebih alami. Elektronik dapat
mengaktifkandanmelepaskanadhesi
dengan cepat," kata Bartlett. "Gerak-
kan saja tangan Anda ke arah suatu
objek,dansarungtanganakanbekerja
untuk menggenggam. Itu semua bisa
dilakukan tanpa pengguna menekan
satutombol."
(ngi/scienceadvances/
eurekalert)
Rusia Bertahan di ISS hingga 2028
SEBELUMNYA
menginsyaratkan akan
meninggalkanStasiunLuarAngkasaInternasional
(ISS) setelah 2024, perusahaan antariksa Rusia
Roscosmos mengungkap informasi terbaru.
Roscosmos mengatakan kepada NASA, mereka
bermaksud untuk tetap berada di ISS hingga
setidaknya 2028.
Roscosmos berencana untuk tetap terlibat di
ISS hingga stasiun ruang angkasa Rusia baru
beroperasi pada 2028. Sebelumnya, pernyataan
direktur Roscosmos yang baru diangkat, Yuri
Borisov, soal Rusia akan keluar dari ISS setelah
2024membuatbanyakpihakterkejutdanbingung.
Pihak Roscosmos tidak secara jelas mengata-
kan kapan setelah 2024 Rusiameninggalkan ISS.
Rusiaberharapdapatmengalihkanfokuskestasiun
luar angkasa baru yang sedang dikembangkan
bernama Stasiun Layanan Orbital Rusia (ROSS).
Selain itu, seorang pejabat NASA mengklaim
agensi tersebut tidak memiliki "kata resmi" dari
Roscosmos. Administrator NASA, Bill Nelson
mengatakan, mereka belum diberitahu tentang
keputusan dari salah satu mitra di ISS.
Pejabat Roscosmos telah berkomunikasi
denganNASAbaru-baruinidenganmengatakan,
mereka berencana untuk tetap terlibat di ISS
sampai stasiun ROSS-nya selesai pada tahun
2028.
"Kami tidak mendapatkan indikasi di tingkat
kerja mana pun ada yang berubah," kata Kathy
Lueders, administrator asosiasi NASA untuk
operasi luar angkasa, kepada Reuters.
Diketahui, NASA dan Roscosmos adalah dua
mitra terbesar di Stasiun Luar Angkasa Interna-
sional.Keduanyaditugaskanuntukmengoperasi-
kan kendaraan dan mempertahankan kehadiran
manusia berkelanjutan di ISS saat berada di orbit.
Namun, dengan meningkatnya ketegangan
antara Amerika Serikat dan Rusia atas invasi
terakhir ke Ukraina telah memicu kekhawatiran
tentang masa depan kemitraan ISS. Pendahulu
Borisov, Dmitry Rogozin, juga sempat mengan-
caman tentang keluarnya Roscosmos dari
perjanjian ISS.
Sebelumnya, Moskow mengatakan akan
meninggalkanStasiunLuarAngkasaInternasional
(ISS)"setelah2024"ditengahketegangandengan
Barat, dalam sebuah langkah yang diperingatkan
para analis dapat menyebabkan penghentian
penerbangan awak Rusia.
DilansirlamanChannelNewsAsia,konfirmasi
dari langkah yang telah lama diperdebatkan itu
munculketikahubunganantaraKremlindanBarat
terurai atas intervensi militerMoskowdi Ukraina
danbeberapaputaransanksiyangmenghancurkan
terhadapRusia,termasuksektorluarangkasanya.
Pakarluarangkasamengatakankeberangkatan
Rusia dari Stasiun Luar Angkasa Internasional
akan secara serius mempengaruhi sektor luar
angkasa negara itu dan memberikan pukulan
signifikan bagi program penerbangan awaknya,
yangmerupakansumberutamakebanggaanRusia.
"Tentu saja, kami akan memenuhi semua
kewajiban kami kepada mitra kami, tetapi kepu-
tusanuntukmeninggalkanstasiuninisetelah2024
telah dibuat," kata Yury Borisov, kepala baru
badan antariksa Rusia Roscosmos, kepada
Presiden Vladimir Putin, menurut akun Kremlin.
dari pertemuan mereka.
"Saya pikir pada saat ini kita akan mulai
menyusunstasiunorbitalRusia,"tambahBorisov,
menyebutnya sebagai "prioritas" utama program
luar angkasa domestik.
ISS diluncurkan pada 1998 pada saat harapan
untuk kerjasama AS-Rusia menyusul kompetisi
Space Race mereka selama Perang Dingin. AS
mengaku terkejut dengan pengumuman tersebut.
"Ini perkembangan yang disayangkan meng-
ingat karya ilmiah kritis yang dilakukan di ISS,
kolaborasi profesional berharga yang dimiliki ba-
dan antariksa kami selama bertahun-tahun," kata
juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price.
Dalam sebuah pernyataan kepada AFP, ad-
ministratorNASABillNelsonmengatakanbadan
tersebut "belummengetahui keputusan dari salah
satu mitra, meskipun kami terus membangun
kemampuan masa depan untuk memastikan
kehadiran utama kami di orbit rendah Bumi".
Sampaisaatini,eksplorasiruangangkasatelah
menjadi salah satu dari sedikit bidang di mana
kerja sama antara Rusia dan AS dan sekutunya
tidak dirusak ketegangan di Ukraina dan di tem-
pat lain. (
globaltimes/ap/tst/es)
Foto-foto/Internet
1,2,3,4,5,6,7,8 10,11,12,13,14,15,16
Powered by FlippingBook