Harian Analisa, 20 Agustus 2022 - page 1

Pekanbaru, (Analisa)
Penyidik Kejaksaan Agung (Kejakgung) pada Jumat
(19/8)menyitasejumlahasetSuryaDarmadidiPekanbaru.
Surya Darmadi merupakan tersangka megakorupsi
perizinan lahan sawit PTDuta PalmaGroup senilai Rp78
triliun di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Pantauan di lokasi, penyitaan aset tersangka yang kini
ditanganiKejagungdimulaipukul10.50WIB.Salahsatu
asetdisitaadalahkantorutamaDutaPalmadiPekanbaru.
Terlihat hadir Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru Agung
IrwandanpenyidikKejakgungmendatangikantorutama.
SelainKorpsAdhiyaksa,terlihatpetugasBPNPekanbaru
dan personel Polresta Pekanbaru, termasuk pihak
keamanan dan legal dari PT Duta Palma Group.
Di kantor utama, tiga bidang tanah dan bangunan
disita dan dipasang plang oleh Kejakgung. Total tiga
bidang tanah mencapai hampir tiga hektare.
Untukbangunan,adatigadisitayaknibangunanutama,
hanggar helikopter PK-DPN dan bangunan lain di sisi
belakang gedung utama. Bidang tanah disita, terdiri dari
tanah kosong yang menjadi halaman dan taman kantor
utama. Sementara bidang tanah kedua terdiri dari
bangunan utama yang dipasang stiker penyegelan.
Bidang tanah ketiga terdiri dari helipad dan hanggar
helikopter di sisi kiri pintu masuk perkantoran. Di dalam
hanggarterlihatsatuunithelikopterwarnabirutuadengan
corak merak keemasan di sisi kiri dan kanan.
Meskipun hanggar disegel, namun helikopter yang
sebulan terakhir tidak beroperasi belum disita. "Heli
sudah hampir satu bulan nggak terbang," kata seorang
petugas keamanan di lokasi.
Kemudian penyegelan di tanah kosong seluas 3.554
m2 di Jalan Sudirman. Lokasinya tepat di antara lahan
MTQ dan Gedung Guru Riau.
Dalam plang warna pink tersebut tertulis 'Tanah/
bangunan Ini telah disita penyidik Kejaksaan Agung'.
Penyitaan dilakukan berdasarkan Penetapan Ketua
Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru
pada tanggal 18 Agustus.
Penyitaan aset sesuai surat perintah Dirdik Jampidsus
Nomor Print-160/F.2/F.d/07/2022 dalam perkara tindak
(Bersambung ke hal. 8)
Aset-aset Surya Darmadi
di Pekanbaru Disita
Pembunuhan Brigadir Yoshua Hutabarat
Enam Perwira Terlibat
Halangi Penyidikan
Istri Irjen Ferdy Sambo Jadi Tersangka
Jakarta, (Analisa)
Enam orang perwira polisi terlibat menghalang-halangi
penyidikan (obstruction of justice) pembunuhan berencana
terhadapBrigadir Polisi NofriansyahYoshuaHutabarat atau
Brigadir J di tempat kejadian perkara (TKP) Kompleks Polri
Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Jakarta, (Analisa)
TimKhusus (Timsus) Polri mene-
pati janjinya untuk membeberkan
perkembangan terbaru tentang per-
kembangan penanganan penyidikan
pembunuhan terhadap Brigadir
NofriansyahYoshua Hutabat atau
Brigadir J. Adapun informasi terbaru
yakniTimsusPolrimenetapkanPutri
Candrawathi (PC), istri Irjen Pol Fer-
dy Sambo, sebagai tersangka kasus
pembunuhan berencana Brigadir
Yoshua Hutabarat di Rumah Dinas
Kompleks Duren Tiga, Jakarta Sela-
tan,setelahmengantongicukupbukti.
"Penyidik telah melaksanakan
pemeriksaan mendalam dengan 'sci-
entificcrimeinvestigation',termasuk
dengan alat bukti yang ada dan sudah
dilakukangelarperkara,makapenyi-
dik telah menetapkan saudara PC
ISSN 0215 - 2943
Membangkitkan Partisipasi Rakyat dalam Pembangunan
Sabtu, 20 Agustus 2022
(16 Halaman)
HARIAN
Tahun L No. 17502
Harga Eceran Rp4.000
Pemidanaan Korporasi Pertimbangkan
Keberlangsungan Usaha
Jakarta, (Analisa)
Jaksa Agung (Jakgung) Sanitiar (St)
Burhanuddin mengatakan, pemidanaan
terhadap korporasi, khususnya sanksi pe-
nutupan korporasi, hendaknya dilakukan
secara hati-hati dengan mempertimbangkan
stabilitasekonomidankeberlangsunganusaha.
"Pemidanaan terhadap korporasi,
khususnyasanksipenutupankorporasi,hen-
daknya dilakukan secara hati-hati, cermat,
dan bijaksana karena dampaknya sangat
luas," ucap St Burhanuddin dalam ketera-
nganyangditerimadiJakarta,Jumat(19/8).
Burhanuddin menyebutkan, jangan
sampai pemidanaan korporasi menga-
kibatkan orang-orang yang tidak berdosa,
sepertiburuh,pemegangsaham,konsumen
dan pihak-pihak yang bergantung kepada
korporasi, termasuk pemerintah, menjadi
korban sebagai pihak yang dirugikan.
Menurut Burhanuddin, sanksi pidana
yang paling tepat diterapkan untuk subjek
hukum korporasi adalah optimalisasi
pengembalian atau pemulihan kerugian
yang timbul sebagai akibat perbuatan
pidanakorporasi,sertaterciptanyakembali
harmonisasikehidupandimasyarakatyang
sebelumnya terkoyak oleh tindak pidana
korporasi.
Selain itu, Burhanuddin mengatakan
pemidanaan terhadap korporasi sebagai
pelakutindakpidanajugamempertimbang-
kan terwujudnya stabilitas ekonomi dan
mengantisipasi krisis di berbagai bidang
sebagaiakibattindakpidanayangdilakukan
korporasi.
"Kiranyakedepan,dalampertanggung-
jawaban pidana korporasi di Indonesia
dapat dilakukan dengan pendekatan
penegakanhukumintegraluntukmencapai
keadilan transformatif," ucapnya.
Dalam perspektif penegakan hukum in-
tegral, pemidanaan korporasi lebih diarah-
kanpadapencapaiankeadilantransformatif
dimanapihak-pihakyangberkonfliksaling
memberikan keadilan satu sama lain se-
hingga tercipta kembali keharmonisan di
masyarakat, dengan kewajiban utama kor-
porasi sebagai pelaku tindak pidana adalah
mengembalikankerugianyangditimbulkan.
Dengan pendekatan penegakan hukum
integral, diharapkan akan menciptakan
suatu tatanan kehidupan yang ajeg, yang
mampu memberikan keadilan dan kepas-
tianhukumbagikorporasidanmasyarakat.
"Sekaligus mampu memberikan man-
faat nyata untuk memajukan kehidupan
berbangsa dan bernegara," ujar Jaksa
Agung melanjutkan.
Pernyataan tersebut merupakan ulasan
pidato ilmiah Penegakan Hukum Integral
Menuju Keadilan Transformatif Dalam
Pertanggungjawaban Pidana Korporasi
terhadap Pidato Ilmiah Pengukuhan
Profesor Kehormatan Universitas Pen-
didikan Indonesia Bidang Ilmu Hukum
Prof (HC) Dr AsepNMulyana SHMHum.
dengan tema "Rancang Bangun Model
Integratif Penegakan Hukum Terhadap
Kejahatan Korporasi Dan Bisnis".
(Ant)
sebagai tersangka," kata Inspektur
Pengawasan Umum (Irwasum) Polri
Komjen Pol Agung Budi Maryoto di
Gedung Bareskrim Polri, Jakarta,
Jumat (19/8).
Direktur Tindak Pidana Umum
(Dittipidum)BareskrimPolriBrigjen
Pol Andi Rian Djajadi menjelaskan
tim penyidik melalui sejumlah tin-
dakan penyidikan berhasil menemu-
kanrekamanCCTVvitalyangberada
di TKP Duren Tiga.
RekamanCCTVtersebut,katadia,
menggambarkansituasisebelum,se-
saat, dan setelah kejadian di TKP
Duren Tiga.
Dari hasil penyidikan tersebut,
lanjut dia, dilakukan sejumlah peme-
riksaan hingga tadi malam sampai
pagi ini. Penyidik melakukan kon-
frontiruntukmenjelaskanperanPutri
Candrawathi dalam kasus tersebut.
"Tadi juga sudah disampaikan
Bapak Ketua TimKhusus bahwa Ibu
PC sudah ditetapkan sebagai ter-
sangka," kata Andi.
Andi menyebutkan pemeriksaan
terhadap Putri Candrawathi sudah
dilakukan sebanyak tiga kali. Kemu-
dian, Kamis (18/8), dijadwalkan pe-
meriksaan, tetapi Putri tidak hadir
dan melayangkan surat keterangan
sakitdaridokter,sertamemintauntuk
istirahat selama tujuh hari.
Kemudian,kataAndi, tanpakeha-
diranPutriCandrawathipenyidikme-
lakukan gelar perkara untuk mene-
tapkan sebagai tersangka.
"Berdasarkan dua alat bukti, yang
pertama keterangan saksi, kemudian
bukti elektronik berupa CCTV, baik
(Bersambung ke hal. 8)
Antara/akbar nugroho gumay
BLOK ROKAN:
Foto udara Central Gathering Station (CGS) 10 di Lapangan Duri, yang merupakan salah satu lapangan injeksi uap terbesar di dunia di Blok Rokan, Riau, Jumat (19/8). PT Pertamina Hulu Rokan
(PHR) yang telah setahun mengelola Blok Rokan berhasil mencatatkan tingkat produksi rata-rata sekitar 162 ribu BOPD (barel minyak per hari) bulan berjalan, jauh lebih baik dibandingkan prediksi sebesar 142
ribu BOPD jika tidak melakukan kegiatan masif dan agresif serta lebih tinggi daripada angka produksi saat alih kelola sebesar 158,5 ribu BOPD, dan juga berhasil memperpendek waktu pengeboran hingga produksi
awal atau Put On Production (POP) dari 15-22 hari menjadi 15 hari untuk area operasi Sumatra Light Oil (SLO) dan dari 35-40 hari menjadi 15 hari untuk area operasi Heavy Oil (HO).
Inspektur Pengawasan Umum
(Irwasum)yangjugaKetuaTimKhusus
PolriKomjenPolAgungBudiMaryoto
dalam konferensi pers di Mabes Polri,
Jumat(19/8)mengatakan,TimInspek-
torat Khusus (Itsus) Polri telah me-
nempatkan 15 personel Polri di tempat
khusus (patsus) setelah dilakukan
pemeriksaanmendalam terdapat enam
orang yang patut diduga melakukan
tindak pidana "obstruction of justice",
yakni menghalangi penyidikan.
“Nama-namanya,yaitupertamaFS,
kedua BJP HK, ketiga AKBP ANT,
keempat AKBP AR, kelima Kompol
BW,keenamKompolCP,”kataAgung.
KeenamnamaitumerujukpadaFerdy
Sambo,BrigjenPolHendraKurniawan,
Kombes Pol Agus Nurpatria, AKBP
Arif Rahman Arifin, Kompol Baiqui
Wibowo, dan Kompol Cuk Putranto.
AgungmenyebutkanuntukFSsudah
ditetapkan sebagai tersangka dalam
kasuspembunuhanberencanaBrigadir
NofriansyahYosuaHutabarat.Sedang-
kan lima orang lainnya akan dilim-
pahkan kepada penyidik untuk segera
ditetapkan sebagai tersangka tindak
pidana menghalangi penyidikan.
“Nanti akan dilakukan dan diting-
katkan penyidikan lebih lanjut,” kata
Komjen Pol Agung.
Dia menjelaskan dalam mengusut
dugaan pelanggaran prosedur tidak
profesional menangani TKPDuren Ti-
ga, Itsus telah memeriksa total 83 per-
sonel Polri. Dari jumlah tersebut, seba-
nyak35orangsudahdirekomendasikan
untuk penempatan khusus (patsus).
Kemudian, dari 35 orang tersebut
yang sudah melaksanakan patsus 18
orang, lalu jumlah itu berkurang tiga
orang, yakni Ferdy Sambo, Richard
Eliezer, dan Ricky Rizal karena ke-
tiganya sudah ditetapkan sebagai
tersangka pembunuhan berencana.
“Tentu ke depan timsus akan terus
melakukan pemeriksaan terhadap
anggota-anggotayangpatutdidugater-
libat dalam kasus pembunuhan beren-
cana almarhumBrigadir J,” kata Kom-
jen Agung.
Terkait status lima perwira Polri
yang diduga melakukan tindak pidana
menghalangipenyidikanapakahsudah
ditetapkan sebagai tersangka, Kepala
Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Pra-
setyomenjelaskanpenetapantersangka
menunggu hasil penyidikan.
“Masih menunggu penyidik untuk
persangkaan pasal yang akan diterap-
kan. Hasil temuan Timsus akan dilim-
pahkan ke penyidik,” kata Dedi.
Dalam kasus tewasnya Brigadir J
telah ditetapkan lima orang sebagai
tersangka, yakni Ferdy Sambo, Bha-
rada Richard Eliezer, Bripka Ricky Ri-
zal,KuatMa’arufdanPutriCandrawa-
thi. Keempatnya disangkakan dengan
Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338
KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56
KUHP.
Pemberhentian Tidak Hormat
PadakesempatanyangsamaKomjen
(Bersambung ke hal. 8)
Antara/maulana surya
PROTES PENEMBAKAN:
Sejumlah relawan pecinta
satwa memprotes kasus penembakan kucing di lingkungan
Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI saat unjuk rasa di
Solo,JawaTengah,Jumat(19/8).Selainbentukkeprihatinan,
unjuk rasa tersebut juga digelar sebagai apresiasi terhadap
sikaptegasPanglimaTNIJenderalTNIAndikaPerkasayang
memerintahkan agar pelaku diproses hukum.
Antara/reno esnir
PENETAPAN TERSANGKA:
Ketua Tim Gabungan Khusus Polri yang juga Irwasum
Polri Komjen Agung Budi Maryoto (tengah) bersama Kabareskrim Polri Komjen Agus
Andrianto (kedua kiri) memberikan keterangan saat konferensi pers di Mabes Polri,
Jakarta, Jumat (19/8). Polri menetapkan istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy
Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka pada kasus pembunuhan Brigadir Yosua
Hutabarat, berdasarkan pemeriksaan mendalam dengan "scientific crime investigation",
alat bukti dan gelar perkara.
Kapolri Minta Perjudian
Ditindak Tegas
Jakarta, (Analisa)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta
jajaranyasupayategasmenindaksegalabentukkejahatan
pelanggarantindakpidanayangmeresahkanmasyarakat,
mulai dari peredaran gelap narkoba hingga perjudian.
"Mulai dari peredaran narkotika, perjudian baik kon-
vensional ataupun
online
, adanya pungutan liar (pungli),
Ilegal minning, penyalahgunaan BBM dan LPG, sikap
arogan hingga adanya keberpihakan anggota dalam
menangani permasalahan hukum di masyarakat," kata
Sigit dalam kegiatan
video conference
kepada seluruh
jajaran mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Polda
jajaran seluruh Indonesia, kemarin.
Jenderalbintangempatitumenyebutkan,iatelahlama
mengeluarkan perintah dalam pemberantasan tindak
pidana perjudian.
"Saya ulangi, yang namanya perjudian apakah itu judi
darat,judi
online
,danberbagaimacambentukpelanggaran
tindak pidana lainnya harus di tindak," katanya.
Mantan Kabareskrim Polri itu juga menegaskan, ia
tidak akan menolerasi bila ada pejabat Polri yang terlibat
dalam tindak pidana tersebut.
"Saya tidak memberi toleransi kalau masih ada keda-
patan, pejabatnya saya copot, saya tidak peduli apakah
itu Kapolres, apakah itu direktur, apakah itu Kapolda
saya copot. Demikian juga di Mabes tolong untuk diper-
hatikan akan saya copot juga," kata Sigit menekankan.
Dalam pengarahannya, Sigit pun meminta kepada
seluruh jajaran untuk memiliki komitmen yang sejalan
dan selaras terkait dengan pemberantasan segala bentuk
kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Menurut dia, hal itu dilakukan guna menjaga marwah
dari institusi Polri untuk menjadi lebih baik dan meraih
kembali kepercayaan publik kedepannya.
"Sekali lagi saya tanya kepada rekan-rekan, yang tidak
sanggup angkat tangan. Kalau tidak ada berarti kalian
semua, rekan-rekan semua, masih cinta institusi dan saya
minta kembalikan kepercayaan masyarakat kepada Polri,
kepada institusi, sesegera mungkin," pesan Sigit.
Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri menurun
akibat kasus penembakan Brigadir Yoshua Hutabarat di
rumah dinasmantanKadiv PropamPolri Irjen Pol. Ferdy
Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan
pada tanggal 8 Juli 2022.
Setelahpengungkapanpelakudanpenetapantersangka
pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, yang
(Bersambung ke hal. 8)
Sumber data: Kementerian KesehatanRI tanggal 19Agustus 2022, 22.00 WIB
(tambah 5.163 kasus)
6.306.686
52.009 157.343
157.300
153.205
3.272
823
(+26)
6.097.334
(+5.028)
(+97)
(+82)
(+1)
1 2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,...16
Powered by FlippingBook