Tapsel, (Analisa). Akibat hujan deras yang turun sepanjang hari mengakibatkan Danau Siais meluap sehingga membanjiri Kelurahan Rianiate dan Dusun Sibara-Bara Desa Simataniari Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (14/12).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 157 unit rumah penduduk dan puluhan hektare persawahan terendam air mencapai 1,5 meter.
Pantauan Analisa, air yang menggenangi rumah da sawah tersebut membuat aktivitas warga lumpuh total.
Tingginya volume air membuat warga harus mengenderai perahu kecil untuk menuju dataran yang tidak tergenang.
Camat Angkola Sangkunur, M.Zein Ritonga mengatakan, rumah penduduk yang terendam air di lingkungan 1 Rianiate sebanyak 97. Selanjutnya, lingkungan 2 sekira 10 rumah sedangkan di Dusun Sibara-Bara Desa Simataniari sekira 50 rumah.
"Selain merendam 157 rumah penduduk, air bah tersebut juga merendam puluhan hektar areal persawahan warga di Saba Baung, Rianiate, Simadoras dan persawahan Amboralang," terangnya.
Diungkapkannya, air yang merendam pemukiman warga tersebut terjadi sejak Minggu (14/12), namun ketinggiannya masih di bawah satu meter.
”Jika hujan terus menerus turun selama dua hari ketinggian air akan meningkat dan bisa mencapai diatas 2 meter, terutama yang dekat dengan Danau Siais,” terangnya.
Menurutnya, salah satu solusi mengatasi luapan air Danau Siais yang selalu merendam pemukiman penduduk setiap akhir tahun atau pada saat musim hujan dengan mengeruk bantara sungai Batang Toru.
”Luapan air sungai Batang Toru akan mendorong peningkatan permukaan Danau Siais sehinga kalau dikeruk luapannya bisa ditekan,” katanya.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Tapsel H Naswardi Sihaloho SH mendesak, pemerintah untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi banjir kiriman tersebut.
”Penderitaan warga Rianiate dan Sibara-Bara ini sudah berlangsung cukup lama, namun anehnya belum ada upaya maksimal pemerintah mengatasinya, jika diatasi secara serius, saya yakin Angkola Sangkunur akan bebas dari banjir meski terus menerus diguyur hujan," tegasnya. (hih)










