Penderita Gagal Ginjai Terus Bertambah

Berastagi, (Analisa). Koordinator wilayah Perhimpunan Morfologi Aceh-Sumatera, Prof Harun Rasyid Lubis meresmikan Unit Hemodialisa  (unit cuci darah) RS Efarina Etaham Berastagi, Kabupaten Karo, Sabtu ( 7/2).

Harun Rasyid menyampaikan, penderita gagal ginjal secara khusus di Tanah Karo, Medan dan umumnya di Indonesia, bahkan di dunia terus bertambah.

“Dengan ada unit hemodialisa di RS Efarina Etaham ini,  satu hal luar biasa.  Di sini dapat dilihat, keseriusan RS Efarina dalam memberikan pelayanan yang khusus terhadap pasien. Selama ini kita lihat para pasien yang menderita gagal ginjal harus melakukan cuci darah ke Medan atau ke Penang. Jadi saat ini masyarakat Karo, Aceh dan sekitarnya dapat menikmati pelayanan yang diberikan RS Efarina tanpa perlu berjauh-jauh pergi ke Medan atau daerah lainnya,”ujar Harun.

Pendiri dan pemilik Yayasan Efarina Etaham, JR Saragih menyampaikan, dengan ada unit hemodialisa itu, dapat membantu mengurangi beban masyarakat Karo yang terkena gagal ginjal.

Dia berterimakasih, karena RS Efarina Etaham  menjadi RS Tipe B, yakni merupakan rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis yang mampu menampung pelayanan rujukan dari rumah sakit tingkat kabupaten.

JR Saragih mengimbau  kepada seluruh karyawan  yang berada di RS Efarina Etaham Berastagi agar mengutamakan pasien dari pada keuntungan yang akan didapat dari rumah sakit.

Persemian ditandai dengan pengguntingan pita oleh  Harun Rasyid Lubis   didampingi  dr. Erunita br Tarigan istri dari JR Saragih, Direktur RS Efarina dr. Ngudi Harjo, dr Suara Ginting. (ps)

()

Baca Juga

Rekomendasi