Medan, (Analisa). Meski baru pertama kali mengikuti kontes batu akik, namun OK Pangeran Deyyzan Shah Alam bocah berusia 4.5 tahun buah hati H OK Tun Hidayat sudah mampu meraih juara. Adalah Gemstone Competition dan Exibition yang digelar Asosiasi Pecinta Batu Permata Sumatera Utara (APBPSU) bekerjasama Nusa Gems Report, melibatkan kurang lebih 300 peserta di pelataran parkir MICC Ringroad, Kamis (2/7).
Deyyzan berhasil meraih Juara VI dan Juara XIII di kelas Chalcedony (Kalsedon) White. “Ini merupakan berkah Ramadan. Baru pertama kali turun mengikuti kompetisi batu akik, anak saya berhasil meraih juara,” ujar Tun Hidayat usai menerima penghargaan dan hadiah dari panitia.
Menurut Tun Hidayat, selain ikut di kelas Chalcedony White, anaknya juga mengikuti kelas-kelas lainnya yaitu kelas Bacan Pro, Sungai Dareh, kelas Lumut Aceh.
“Tentunya dari kompetisi batu akik ini, saya tidak mengajarkan untuk mampu meraih hadiah. Tapi, lebih dari itu saya ingin mengenalkan kepada anak saya kecintaan terhadap batu akik yang ada di Indonesia. Sehingga, ke depan dia terus mengenali batu-batu akik dan mulia yang nantinya mampu menginspirasinya untuk bisa tampil lebih maksimal dengan koleksi batu yang dimilikinya,” ujar Tun Hidayat yang juga merupakan salah seorang Pengurus DPW NasDem Sumatera Utara.
Senada juga dikemukakan Hery Bolon salah seorang peserta lainnya yang mengikutkan 14 jenis batu yang dimilikinya, diajang kompetisi yang melibatkan peserta dari Sumut, Aceh, Bengkulu dan Sumatera Selatan.
Menurut dia, keikutsertaannya di ajang lomba batu akik tersebut tidak semata-mata mengejar juara. Tapi lebih dari itu, untuk menyalurkan hobi dan kecintaan terhadap batu-batu akik dan batu mulia yang ada di Indonesia.
“Di kompetisi kali ini, saya mengikutsertakan 14 jenis batu. Yaitu Chalcedony White, Yellow, Orange, Lavender Purple, Sungai Dareh, Solar, Bio Solar, Badar Agate, Hewan dan Bacan,” papar Hery yang juga merupakan salah seorang Pengurus DPW NasDem Sumut yang sudah pernah meraih sejumlah even yang diikutinya. Sementara, Marojahan Batubara Ketua Umum APBPSU di sela event tersebut mengemukakan, Gemstone Competition dan Exhibition yang berlangsung 1-5 Juli tersebut diikuti kurang lebih 300 peserta.
“Di samping itu, dalam waktu dekat tepatnya pada awal September 2015, APBPSU juga menggelar kompetisi tingkat nasional. “Ajang ini juga sebagai uji coba sistem baru komputerisasi pelaksanaan kontes (penyempurnaan sistem sebelumnya),” ujar Marojahan sembari menambahkan bahwa pihaknya melibatkan 7 mahasiswa USU di kepanitiaan. (msm)