Kualasimpang, (Analisa). Direktur Operasional Pertamina EP, Pribadi Mahaguna Bangsa, mengunjungi sentra budidaya ikan lele di Desa Tanah Berongga, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Rabu (20/1).
Kunjungan itu adalah untuk meninjau program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) Pertamina EP Field Rantau, Aceh Tamiang melalui pemberdayaan masyarakat desa setempat.
Tanah Berongga juga salah satu lokasi yang pernah dikunjungi tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup (Proper) kategori emas, baru-baru ini.
Turut dalam kunjungan tersebut, antara lain, Wakil Bupati Iskandar Zulkarnain, Wakil Ketua I DPRK Juanda, Kapolres AKBP Yoga Prasetyo SIK dan unsur Forkompinda/plus Aceh Tamiang lainnya.
Dalam sambutannya, Pribadi Mahaguna mengemukakan, berkat dukungan masyarakat dan peran serta pemda, Pertamina EP berhasil meraih Proper Emas dari Kementerian LHK pada 2015, yakni melalui Pertamia EP Field Rantau dan Pertamina EP Field Gebang.
“Penghargaan ini sangat diidam-idamkan setiap perusahaan, namun semua itu tidak terlepas dukungan masyarakat yang selalu bersinergi dengan perusahaan,” terangnya yang bangga atas prestasi itu.
Disebutkannya, Pertamina EP tetap berusaha mencari minyak dan gas yang ada. Namun, selain mengejar target produksi, pihaknya tetap memperhatikan lingkungan melalui program CSR dengan sasaran pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Pihaknya berharap masyarakat bisa mandiri apabila suatu hari migas habis. “Kita tidak ingin masyarakat di sekitar daerah operasional Pertamina merasa kehilangan. Sebaliknya, masyarakat harus mampu melakukan kegiatan secara mandiri dan berkembang untuk terus maju,” harapnya.
Sebelumnya, Field Manager Pertamina EP Field Rantau, Agus Amperianto, mengatakan, penghargaan Proper Emas yang diperoleh pihaknya merupakan milik semua pihak yang sejauh ini telah mendukung kinerja perusahaan dalam mengelola lingkungan di sekitar.
“Saya berterimakasih kepada masyarakat, khususnya Desa Tanah Berongga, yang bisa terus bersinergi dengan Pertamina Rantau dalam menyukseskan berbagai program pemberdayaan masyarakat serta kepedulian terhadap lingkungan. Keberhasilan meraih Proper Emas merupakan kebanggaan kami dan semua pihak, terutama masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya wajib bangga. Karena, dari 2.137 perusahaan dalam negeri, hanya 12 perusahaan yang berhasil mendapatkan proper emas, termasuk Pertamina Rantau.
Namun, menurutnya, penghargaan bukan tujuan utamanya. Terpenting adalah interaksi dan dukungan dari masyarakat terhadap perusahaan agar tetap dijaga untuk konsisten beroperasi, termasuk dalam program pemberdayaan masyarakat.
Wakil Bupati Iskandar Zulkarnain menyampaikan, Pemkab Aceh Tamiang mendukung semua program yang telah dilakukan Pertamina Rantau melalui program CSR.
Jika dimungkinkan, dia meminta seluruh camat dilibatkan dalam program pemberdayaan masyarakat karena camat merupakan ujung tombak yang mengetahui persis kondisi masyarakatnya.
Menurutnya, perusahaan lain di daerah ini harus meniru Pertamina yang peduli kepada masyarakat. Meski banyak perusahaan di daerah ini, tapi yang menyalurkan program CSR-nya untuk membantu masyarakat. (dhs)










