Digambarkan Jadi Presiden16 Tahun Silam

Ramalan Simpsons tentang Trump Jadi Kenyataan

LANGKAH dapat dia­na­lo­gi­kan se­bagai per­jalanan hi­dup seseorang dari ma­sa ke masa. Langkah mem­be­rikan pe­luang dan hambat­an kepa­da se­seorang.

Setelah ber­juang sekuat te­naga dan jatuh-bangun mem­perbaiki bebe­rapa kesa­lahan hingga berpe­ngalaman dan meraih sukses sampai akhir­nya kembali lagi menu­run meskipun ada yang tidak sampai pada titik awal.

Itulah perjalanan manusia yang juga dialami presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari Par­tai Republik. Siapa sang­ka Trump keluar sebagai pemenang pemilu AS menga­lahkan rivalnya dari Partai Demokrat Hillary Clinton.

Banyak orang terkejut dengan keme­na­ngan pebinis nyentrik itu. Keme­na­ngan Trump ini sudah diramalkan 16 tahun silam.

Serial kartun populer AS, The Simp­sons, rupanya sudah memprediksi Do­nald Trump sebagai Presiden AS sejak 16 tahun silam.

Lewat episode "Bart to the Future" yang tayang pada Ma­ret 2000, Lisa Simpson dinobatkan sebagai Presiden AS dan bilang: "Kita mewa­risi krisis anggaran dari Pre­siden Trump."

Trump juga diejek dalam episode lain kartun satir, yang disiarkan tahun lalu setelah dia mengumumkan penca­lonannya sebagai presiden.

"Itu sebagai peringatan untuk Ame­rika," ujar penulis naskah The Simp­sons, Dan Greaney, kepada The Holly­wood Reporter.

"Hal itu sepertinya menjadi perhen­tian terakhir yang pa­ling logis sebelum kita men­capai titik terendah. (Naskah) itu disampaikan sejalan de­ngan visi kegilaan yang men­jangkiti Amerika," ujarnya menambahkan.

Sementara itu kepada The Guardian, pembuat The Sim­psons Matt Groening me­nyatakan: "Kami mempre­diksi ia akan menjadi presiden pada tahun 2000 - namun tentu saja (Trump) merupa­kan sosok pengemban misi komedik yang paling absurd yang bisa kami pikirkan saat itu, dan itu masih berlaku saat ini. Hal itu melampaui satir," demikian di­lansir Me­tro.

Penghitungan suara ter­akhir, seba­gai­mana dilansir Reuters, Trump telah memp­eroleh 290 suara elektoral yang berarti telah melampaui ambang batas sebagai peme­nang Pemilu Presiden AS 2016. (wkp/mtc/mirror/es)

()

Baca Juga

Rekomendasi