KATA orang tua kita zaman dulu, semakin banyak anak, semakin banyak rizki yang akan kita dapatkan. Namun, apakah adagium “kuno” itu benar?
Dalam beberapa budaya, terutama dalam lingkungan masyarakat agraris, anak dipandang sebagai rezeki. Itu artinya semakin banyak anak, semakin besarlah rezeki keluarga.
Beberapa kelompok masyarakat memandang lebih pragmatis dan memiliki anak dalam jumlah sedikit, namun dengan kesejahteraan yang lebih terjamin.
Dalam budaya-budaya tertentu, anak lelaki lebih diutamakan ketimbang anak perempuan karena anak lelaki membawa nama marga atau keluarga.
Ternyata ada orang atau pasangan yang memiliki anak dalam jumlah belasan atau bahkan puluhan, dengan alasan masing-masing, seperti dikutip dari Oddee belum lama ini sebagai berikut:
1. Ibu 14 anak perempuan
Seorang wanita bernama Augustina Higuera (29) sudah dikarunia 14 anak perempuan. Ibu banyak anak ini ternyata belum berniat berhenti melahirkan sebelum mendapatkan seorang anak lelaki.
Higuera berasal dari Paris, negara bagian Texas, Amerika Serikat (AS). Tahun ini dia mendapatkan pasangan kembar ketiga. Dengan demikian, dia menjadi ibu sangat sibuk dan dalam sehari harus mencuci 42 keranjang cucian dan tidur hanya dua jam.
Tak cuma itu, dia harus menanak delapan sajian yang berbeda setiap hari dan mengantarkan anak-anaknya ke sekolah menggunakan minibus.
2. Ibu dengan 69 Anak
Wanita dengan 69 anak ini mencatat rekor terbanyak dalam data resmi terkait jumlah anak. Wanita itu adalah istri dari Feodor Vassilyev (1707–1782), seorang petani dari Shuya, Rusia.
Dia melahirkan 16 pasang kembar, tujuh kembar tiga, dan empat kembar empat. Sejumlah sumber menduga bahwa kisah tersebut tak dapat diterima akal sehat. Kasus ini pun akhirnya dilaporkan ke Moskow oleh Biara Nikolsk pada 1782. Biara bertugas mencatat setiap kelahiran.
Dan pada saat itu yang tercatat hanya dua anak yang lahir antara 1725 dan 1765. Namun mereka meninggal semasa bayi.
3. 'Ayah' dari 800 anak
Seorang pria diduga menjadi pendonor sperma paling berjaya di Inggris dan telah menjadi ayah bagi 800 anak'.
Simon Watson (41) telah menjadi pendonor sperma selama 16 tahun dan menjadi ayah setiap minggu sekali.
4. Ibu semang dari 15 anak
Seorang wanita dijuluki 'wanita semang paling subur di Inggris'. Saking suburnya, dokter akhirnya memerintahkannya berhenti melahirkan setelah dia melahirkan 15 bayi dalam 20 tahun terakhir ini.
Carole Horlock berumur 49 tahun itu berasal dari Colchester, Essex. Dia memiliki dua anak dari pasangannya dan mengaku senang memiliki bayi dan 'ketagihan hamil'.
Dia telah melahirkan 13 anak lain sebagai ibu semang, termasuk sepasang kembar dan satu kembar tiga. Bayi terbaru yang dilahirkannya berjenis kelamin lelaki seberat 4,2 kg. "Waktu itu saya menyatakan yang terakhir melahirkan, tapi memiliki bayi itu membuatnya ketagihan," jelasnya.
5. Ayah hebat 96 Anak
Untuk memecahkan rekor memikiki anak 100 orang, Daad Mohammed Murad Abdul Rahman hanya membutuhkan empat anak lagi. Itu berarti dia kini telah memiliki 96 anak.
Kakek berumur 70 tahun asal Uni Emirat Arab (UAE) ini memiliki 170 anak dan cucu yang tinggal di 17 rumah. Putra tertuanya berusia 49 tahun dan putri termudanya berusia 16 bulan.
6. Ayah 40 Anak dari 20 Perempuan
Salah satu pria paling subur di Inggris diketahui memiliki 40 anak dari 20 wanita berbeda. Namun dia masih ingin menambah lebih banyak anak lagi.
Mike Holpin berumur 56 tahun itu yang berasal dari Ebbw Vale ini tidak percaya dengan kontrasepsi. Sementara di lain sisi dia menyukai seks. Holpin mengaku kesulitan mengingat nama-nama semua keturunannya itu.
Pria yang sembuh dari kecanduan alkohol ini mencoba mengingat nama-nama itu dengan menuliskan tato nama-nama di punggungnya. Kendati tidak terlalu ingat, dia mengaku memiliki 22 anak yang menyandang namanya sementara 18 lainnya tidak.
7. Pria Pengadopsi 300 anak
Tindakan seorang pria Jerman ini terbilang aneh. Pasalnya dia menggunakan celah dalam hukum untuk menjadi ayah sah bagi 1000 anak dari luar Jerman agar mereka bisa mendapatkan paspor Jerman.
Jürgen Hass yang tinggal di Paraguay mengatakan bahwa itu merupakan 'tindakan dendam' pribadi melawan negara.
Dia telah melakukan adopsi 300 anak dari 700 negara dan berencana untuk menambah 700 adopsi lagi sebelum akhir tahun ini.
Menurut undang-undang hak anak sejak 1998, seorang pria dapat menjadi ayah sah bagi seorang anak asalkan ibu anak tersebut memberikan izin dan tidak ada catatan tentang ayah kandung anak tersebut.
Setelah diadopsi, seorang anak dapat memiliki paspor Jerman dan mendapat akses kepada sistem kesejahteraan negara maupun pendidikan.
Pria itu adalah mantan penjual asuransi yang sekarang tinggal di Paraguay dengan uang pensiun 700 poundsterling atau Rp 11 juta tiap bulan. Dia mengaku ingin membantu anak-anak miskin meraih kehidupan yang lebih baik.
8. Harus Mendapatkan Anak Perempuan
Pasangan suami istri (pasutri) Brasil ini sudah dikarunia 13 anak lelaki, tapi mereka masih berusaha untuk mendapatkan anak perempuan.
Irineu Cruz dan Jucicleide Silva sudah mencoba selama 20 tahun untuk mendapatkan anak perempuan, tapi apa yang terjadi mereka selalu saja mendapatkan anak lelaki.
Pasutri asal Conceiçao de Coité dekat Salvador di negara bagian Bahia itu sekarang punya jumlah putra yang cukup untuk menjadi satu tim sepakbola. Anak anak mereka berumu dari satu bulan hingga 18 tahun. Bahkan ada anak-anaknya yang diberi nama seperti bintang sepakbola Ronaldo dan Rivaldo. (glpt/wkp//odc/es)











