Nasi Bungkus. Sekilas, tidak ada yang menarik dari kata benda di atas. Namun lain halnya bagi Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian SH MSi. Baginya, meski kata nasi bungkus sudah sangat universal dan terkesan biasa saja, tapi filosofinya sangat baik.
“Hari ini saya sengaja mengajak kita semua berkumpul makan nasi bungkus bersama. Kita bukan tidak bisa bersantap di restoran mewah. Tapi melalui pertemuan ini, saya mengajak kita semua untuk belajar dan menerapkan filosifi nasi bungkus,” ujar Bahar mengawali pertemuan refleksi akhir tahun bersama wartawan olahraga yang tergabung di Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Sumut, Kamis (29/12) siang di Ruang Rapat Kantor Dispora Sumut Jalan Iskandar Muda Medan.
Adapun filosofi nasi bungkus, tambah Bahar, adalah kebersamaan dan kekompakan. ”Nasi bungkus itu terdiri dari beraneka macam bahan. Ada nasi, sayur, lauk pauk, sambal, terkadang pakai kerupuk dan lain sebagainya. Namun karena masing-masing unsur kompak dan memberi peran (rasa), semuanya menjadi terasa nikmat.
“Nuansa kebersamaan dan kekompakan seperti inilah yang harus kita bangun,” kata Bahar didampingi Sekretaris Dispora Sumut H Sakiruddin SE MM, Kabid Olahraga Rudi Rinaldi S.Sos, Kabid Sarana Prasarana Drs Sujamrat Amro MM, Kabid PPE Drs Darwin Hutauruk dan Kabid Pemuda Drs M Tohir.
Dikatakan, ia menekankan hal ini karena pihaknya menyadari, Dispora Sumut tidak bisa berdiri dan bekerjasa sendiri, butuh dukungan dan kerjasama seluruh stake holder, termasuk wartawan.
Bahar bersyukur, hingga dua hari jelang berakhir tahun 2016, berbagai program dan kegiatan Dispora Sumut dapat terlaksana,” ujarnya.
Rangkaian program kerja di tahun 2016 ini, diyakini membuat ritme tugas di tahun 2017 bakal kitan berat danlebih berirama.
Hal ini sejalan dengan komitmen Gubsu Ir H.T Erry Nuradi yang terus berupaya menjadikan Sumatera Utara menjadi provinsi yang lebih baik dan terus lebih baik.
Sentra Olahraga
Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk lebih mengangkat keberadaan Sumut adalah melalui pembangunan olahraga.
Karenanya itu, salah satu konsenterasi Gubsu H.T Erry Nuradi adalah menjadikan kawasan bekas kantor Gubsu di Jalan Pancing Medan Estate, menjadi kawasan sport center.
Di areal tersebut, kini sedang dibangun GOR Boling, GOR Basket, dan juga sudah berdiri GOR Futsal. Selanjutnya di kawasan tersebut nantinya juga akan didirikan hotel atlet berkelas bintang tiga hingga empat.
Bahar juga bersyukur dan bersukacita, terobosan Dispora Sumut melalui kegiatan-kegiatan yang bersentuhanlangsung dengan masyarakat banyak, mendapat respon positif dari Gubsu Erry Nuradi.
Salah satu di antaranya adalah terlaksananya delapan turnamen atau kejuaraan antar pelajar memperebutkan Piala Gubsu.
“Di tahun 2017, selain kejuaraan antar pelajar, Gubsu juga menugaskan KONI menjadwalkan atau menyusun rangkaian keigatan/turnamen untuk cabor-cabor aktif dan berprestasi,” jelasnya.
Dispora Sumut bahkan telah menyusun rencana menghidupkan kembali cabor-cabor yang diharapkan dapat menunjang pariwisata di Sumut, seperti event Arung Jeram di Desas Tangga Asahan, Tour de Toba, Toba 10 K, lomba solun bolon dan lain sebagainya.
Berbagai rangkaian program di tahun 2017 nanti, tambahnya membutuhkan banyak tenaga, pikiran dan juga dana. Tapi, ulang Bahar, dengan filosif Nasi Bungkus, semua tantangan akan dapat teratasi.
Karenanya, Bahar mengajak untuk menyongsong Tahun 2017 dengan semangat kebersamaan. Jadikan kemajemukan masyarakat Sumut sebagai satu kekuatan. (mp)










