Lukisan-lukisan Termahal Sepanjang Sejarah

KARYA seni, seperti lukisan, terkadang tak bisa ditebak. Beberapa di antaranya bisa terlihat biasa dan sangat mungkin bisa dibuat oleh siswa sekolah dasar sekalipun, tapi memiliki harga yang tinggi. Tentu saja, harga ini sangat dipengaruhi sosok pembuat dan sejarah lukisannya.

Saat ini, lukisan termahal di dunia dipegang oleh lukisan berjudul, "When Will You Marry?". Harga lukisan ini mencapai lebih Rp 4 triliun. Berikut 10 lukisan termahal di dunia yang diambil dari berbagai sumber.

-When Will You Marry?

Lukisan minyak karya seniman Impresionis Prancis Paul Gauguin tahun 1892 ini pernah dipinjamkan ke Kunstmuseum di Basel, Swiss, selama hampir setengah abad.

Lukisan ini kemudian dijual secara pribadi oleh keluarga Rudolf Staechelin pada seorang pembeli tak dikenal, kabarnya oleh keluarga kerajaan Qatar, pada Februari 2015 dengan harga hampir 300 juta dolar Amerika atau Rp 4,04 triliun.

When Will You Marry? menggambarkan dua wanita Tahiti dalam pakaian misionaris dan gaun primitif. Lukisan ini dipamerkan di Fondation Beyeler, Riehen, sampai 28 Juni 2015.

-The Card Players

Pelukis Impresionis Prancis Paul Cezanne menciptakan lima lukisan minyak di bawah judul "The Players Card" selama awal 1890. Terdapat berbagai versi bervariasi dalam ukuran dan jumlah pemain kartu dalam gambar tersebut.

Salah satu lukisan dalam seri The Players Card menjadi lukisan termahal dalam sejarah. 

Lukisan itu dijual pada 2011 kepada keluarga kerajaan Qatar dengan harga sekitar 270,5 juta dolar Amerika atau sekitar Rp 3,65 triliun.

Lukisan yang menggambarkan dua petani yang sedang bermain kartu dan merokok. Sebelum dijual ke kerajaan Qatar, lukisan ini demiliki oleh raja ekspedisi Yunani, George Embiricos.

-Les femmes d'Alger

Pada Juni lalu, lukisan karya seniman ternama Pablo Picasso ini dijual dengan harga 179 juta dolar AS atau setara Rp 2,36 triliun di rumah lelang Cristie's New York, Amerika Serikat (AS). Lukisan ini telah memecahkan rekor penjulan lukisan di rumah lelang tersebut.

Belum diketahui pasti pembeli mahakarya itu. Namun, dilansir dari Qatarday, seorang miliarder asal Qatar yang memiliki julukan "The who bought London" adalah penawar tertinggi lukisan termahal itu.

-No 5, 1948

No 5 1948 adalah sebuah lukisan karya seorang pelukis Amerika, Jackson Pollock. Lukisan itu dibuat pada papan serat atau papan komposisi. Lukisan ini terus berpindah tangan selama 58 tahun.

Lukisan itu akhirnya dibeli melalui penjualan pribadi di rumah lelang Sotheby oleh investor Meksiko, David Martinez, pada November 2006. Harganya sekitar 163,3 juta dolar Amerika atau Rp 2,19 triliun.

-Le Reve

Le Reve adalah lukisan minyak karya Pablo Picasso yang menggambarkan perempuan berumur 22 tahun, Marie-Therese Walter. Lukisan ini disebut dibuat pada 24 Januari 1932.

Lukisan ini pertama kali dibeli oleh pebisnis Amerika, Victor Wendell Ganz, pada 1941 dengan nilai 111.300 dolar. Pada 2013, dibeli oleh manajer hedge-fund Amerika Steven A Cohen dengan nilai 155 juta dolar Amerika atau Rp 2,09 triliun.

-Women III

Women III adalah lukisan seorang ekspresionis abstrak, Willem de Kooning. Women III adalah salah satu dari serangkaian enam lukisan karya de Kooning yang dilakukan antara tahun 1951 dan 1953. Tema sentral dari semua lukisan itu adalah seorang wanita.

Lukisan ini bagian dari koleksi di Museum Seni Kontemporer Teheran antara tahun 1978 dan 1994. Women III diperdagangkan oleh Swiss art-dealer Thomas Ammann Fine Art untuk taipan musik Amerika David Geffen.

Pada 2006, lukisan itu dibeli secara pribadi oleh manajer hedge-fund Amerika Steven A Cohen dengan nilai 137,5 juta dolar Amerika atau Rp 1,85 triliun.

-Portrait Of Adele Bloch-Bauer I

Pelukis simbolis asal Austria, Gustav Klimt, melukis portrait pertama Adele Bloch-Bauer I pada 1907. Lukisan ini disebut sebagai yang paling representatif pada masanya.

Portrait Of Adele Bloch-Bauer I pernah dicuri oleh Nazi saat Perang Dunia II. Namun, pada 1950 kembali diklaim oleh anggota keluarga Klimt.

Pada 2006, pengusaha dan kolektor seni Ronald Lauder membelinya untuk diletakkan di museumnya di Neue Galerie, New York, dengan harga 135 juta dolar Amerika atau Rp 1,82 triliun. 

- Three Studies Of Lucian Freud

Three Studi Of Lucian Freud adalah karya pelukis Inggris yang lahir di Irlandia, Francis Bacon, pada 1969. Lukisan ini menggambarkan pelukis Lucian Freud yang duduk di kursi kayu rotan dalam sangkar. 

Tiga lukisan ini dilukis dari tiga posisi yang berbeda dalam satu momen. Karya ini dijual pada November 2013 dengan harga 142,4 juta dolar atau Rp 1,92 triliun.

-Bal Du Moulin De La Galette

Bal Du Moulin De La Galette adalah lukisan tahun 1876 oleh seniman Prancis Pierre-Auguste Renoir. Karya ini dianggap sebagai salah satu karya seni impresionisme paling fantastis. 

Renoir menggambarkan Ahad sore di la Galette Moulin sebuah distrik di Montmatre, Paris. 

Lukisan ini adalah koleksi pelukis Prancis Gustave Caillebotte dan kemudian dikuasai Pemerintah Republik Prancis ketika Caillebotte meninggal.

Pemilik pabrik kertas Daishowa, Jepang, Ryoei Saito, membeli lukisan ini dengan jumlah dengan nilai 142,1 juta dolar Amerika atau Rp 1,91 triliun di New York pada 1990.

-Potret Dr Gachet

Potret Dr Gachet adalah salah satu lukisan paling dihormati pelukis Belanda, Vincent van Gogh. Lukisan ini menggambarkan dr Paul Gachet yang merawat Van Gogh selama bulan-bulan pada masa akhir hidupnya. 

Lukisan ini memiliki dua versi yang buat Juni 1890 di Auvers-sur-Oise. Kedua lukisan menunjukkan Gachet duduk di meja dan menyandarkan kepalanya di lengan kanannya. Tapi dua lukisan itu mudah dibedakan pada warna dan gayanya. 

Pada tahun 1990, versi pertama dibeli oleh pengusaha Jepang Ryoei Saito dengan harga 82.500.000 dolar Amerika atau Rp 1,11 triliun ketika dilelang di New York. (bbs/int/grd/es)

()

Baca Juga

Rekomendasi