Pengurus Vihara Tri Ratna, A Ciang didampingi Johan Chandra kepada wartawan menyebutkan, bakti sosial pembagian sembako yang setiap tahun diadakan ini dalam rangka Ullambana (Chau Tu/Pho To) yang dilaksanakan 14 Agustus 2016.
Pada acara Chau Tu atau Pho To ini, para umat akan mengadakan ritual sembahyang leluhur. Sembahyang leluhur ini diperuntukkan untuk arwah yang gentayangan karena setiap tahun arwah tersebut dilepas oleh Sang Pencipta," katanya sembari menambahkan tidak dipungut biaya bagi warga yang kurang mampu.
Di samping itu, para umat juga akan mendoakan agar bangsa ini aman dan damai serta terhindar dari musibah apapun. "Usai ritual sembahyang leluhur, para umat akan makan bersama di pelataran vihara tersebut," ungkap A Ciang.
Dalam kegiatan itu lanjutnya, para umat juga melakukan ritual membakar dupa dan kertas sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
"Saya berharap kegiatan ini sukses seperti tahun-tahun sebelumnya di mana warga yang bersembahyang di vihara ini cukup ramai," pungkasnya. (rel/hers)