Lhokseumawe, (Analisa). Produksi jagung muda di lima gampong (desa) di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara sangat potensial. yaitu Reulet Timu, Reulut Barat, Paloh Awe, Pinto Makmur dan Paloh Raya dengan luas lahan sekitar 20 hektare.
Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Muara Batu, Abdul Hadi mengungkapkan, produksi pipilan jagung di Muara Batu masih minim yaitu 100 ton/tahun untuk dua musim tanam (MT).
Karena budidaya jagung belum ditekuni petani secara menyeluruh. Minimnya produksi jagung karena mayoritas petani selama ini melakukan panen jagung muda.
Jagung muda lebih menguntungkan dari pada memproduksi jagung pipilan. Harga pipilan jagung di pasaran saat ini Rp3.500/kg.
Selain itu, penyebab rendahnya produksi jagung dipengaruhi faktor lahan yang masih sempit digarap petani untuk budidaya tanaman, baik jenis jagung manis maupun pipilan varietas pertiwi tiga.
Untuk itu, penyuluhan intensif harus diberikan kepada petani antara lain mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong dan kering di daerah masing-masing untuk budidaya tanaman jagung.
Menurutnya, tanaman jagung cocok dikembangkan sepanjang bulan, tetapi lebih efektif dilakukan bulan September saat tingginya curah hujan, sehingga kebutuhan air untuk tanaman jagung mencukupi.
Mudah dilakukan
Budidaya jagung mudah dilakukan karena perawatannya tidak sulit. Tanaman ini hanya membutuhkan pemupukan, pengendalian hama dan penyiraman rutin seperti tanaman muda lainnya.
Abdul Hadi mengharapkan target produksi jagung di Muara Batu dari hari ke hari semakin meningkat. Di samping melakukan budidaya tanaman hortikultura lain untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Untuk memotivasi masyarakat melakukan budidaya tanaman jagung, BPP mengembangkan tanaman jagung di lahan seluas 2.000 meter persegi di lahan kantor BPP Muara Batu.
“Kita mengharapkan tanaman jagung ini menjadi percontohan bagi masyarakat sehingga terdorong memanfaatkan lahan kering di daerah masing-masing untuk membudidayakan tanaman jagung,” katanya.
Tanaman jagung tumbuh subur. Ditargetkan menghasilkan 1-2 ton. “Jagung ini akan kita panen muda, sehingga batangnya bermanfaat sebagai pakan ternak,” katanya. (kdn)