Pekanbaru, (Analisa). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, mempersiapkan pembukaan akses jalan baru dari Indragiri Hulu (Inhu) menuju Kabupaten Indragiri Hilir.
Jalan baru itu direncanakan dibuka sepanjang 80 kilometer dari Pekan Heran Inhu, melewati Mumpa sampai ke Jembatan Rumbai Jaya, Kabupaten Inhil.
Jalan tersebut dibangun untuk mempersingkat jalan menuju Inhil, yang selama ini melewati Rengat-Kuala Cinaku sampai ke jembatan Rumbai Jaya Inhil.
Gubri Arsyadjuliandi Rachman,mengatakan pihaknya akan terus membuka akses jalan untuk membuka daerah-daerah yang selama ini terisolir. Apalagi akses jalan menuju Inhil juga di khawatirkan akan semakin terkikis abrasi air sungai.
"Kami sangat serius dan berusaha untuk membangun jalan yang ada di seberang Kota Rengat. Jalan yang akan dibuka itu dari Pematang Reba, menuju Pekan Heran sampai ke Rumbai Jaya. Karena kami melihat kondisi jalan yang melewati Kuala Cinaku dikhawatirkan akan semakin terkikis akibat abrasi," ujarnya baru-baru ini
Sehingga dengan membuka akses jalan di daerah yang belum terjamah pembangunan itu, nantinya akan tumbuh perekonomian yang tinggi. Selain itu akan ada pembangunan infrastruktur dan pembangunan lain yang dibutuhkan masyarakat.
"Saat ini sudah mulai ada pembukaan jalan dan ada yang harus ditimbun di ruas jalan itu. Terkait pembebasan lahan sudah tidak ada masalah, tinggal kami memulainya apalagi perencanaannya sudah ada," tambahnya..
Perbaikan Jalan
Mengenai akses jalan lintas Rengat-Tembilahan di Kuala Cinaku,Pemprov Riau juga telah menganggarkan dana untuk perbaikan sepanjang satu km melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Selain perawatan jalan di Kuala Cinaku, Indragiri Hulu, tebing di sepanjang sungai yang selalu menyebabkan abrasi dan mengikis jalan hingga hampir putus, juga akan dibuat tebing dan turap.
Kadis PUPR Dadang Purwanto, mengatakan, anggaran yang disiapkan sebesar Rp10 miliar. Tentunya ini sudah masuk dalam proses lelang di ULP. Ketika selesai lelang, pihaknya meminta kepada pihak kontraktor agar segera menyelesaikan jalan rusak tersebut.
"Untuk jalan sepanjang 1 Km, anggarannya Rp7,5 miliar, dan pembuatan tebing 2,5 miliar. Jadi total seluruhnya Rp10 miliar," ujarnya.
Dijelaskan, kondisi jalan yang hampir putus di Kuala Cinaku memang harus segera diselesaikan. Karena jalan ini merupakan satu-satunya jalan menuju Tembilahan dan sebaliknya.
"Sementara ini sudah bisa dilalui dan kami pasang garis kuning. Untuk kedepannya Pemprov akan bekerja keras bagaimana jalan-jalan yang menjadi akses antarkabupaten dan provinsi bisa diselesaikan secepatnya,"kata Dadang.
Berdasarkan pantauan, jalan lintas menuju Tembilahan dari Rengat, tampak beberapa titik yang rusak berat. Termasuk ada yang longsor akibat terkikis air Sungai di Kuala Cinaku. Bahkan kendaraan yang akan melintas, terutama kendaraan roda empat harus bergantian melintas. (pbn)











