Las Vegas, (Analisa). Presiden Ultimate Fighting Championship (UFC), Dana White, memberikan sinyal untuk tak lagi menggunakan Mario Yamasaki sebagai wasit. Itu setelah Yamasaki dinilai terlambat mengambil keputusan untuk memberhentikan pertandingan.
Dikutip ESPN, Senin (5/2) Yamasaki ditunjuk untuk memimpin duel antara Valentina Shevchenko dengan Priscila Cachoeira, akhir pekan lalu. Di laga tersebut, Shevchenko menang setelah Cachoeira melakukan tap out lantaran tak kuasa menahan rear naked choke lawannya di ronde 2.
Namun, kemenangan Shevchenko kali ini sedikit tercoreng lantaran membahayakan nyawa lawannya. Semua itu terjadi lantaran wasit Yamasaki dianggap tak bekerja sesuai aturan dan terlambat mengambil keputusan. Banyak pihak menilai jika duel tersebut seharusnya bisa selesai lebih cepat. Sebab, sebelumnya Shevchenko telah melepaskan pukulan telak yang membuat Cachoeira terkapar. Mengetahui kejadian ini, White pun terlihat sangat kesal. Dia bahkan berharap Yamasaki tak lagi dipilih untuk memimpin duel.
"Priscila Cachoeira, Anda telah menunjukkan hati dan kekuatan dalam duel itu. Saya merasa terhormat memiliki Anda di UFC. Sayangnya, wasit ada di sana untuk melindungi Anda dan Mario tak melakukannya," tulis White di akun Instagram pribadinya.
"Ini bukan kali pertama dia menunjukkan performa yang buruk di oktagon. Satu kabar buruk lainnya adalah saya tak bisa berbuat apa-apa, hanya komite dari Brasil yang bisa. Dan saya berharap sehabis kejadian ini, dia tak lagi menginjakkan kakinya di oktagon," jelasnya. (vn)










