Paluta, (Analisa). Puluhan kaum ibu perwiridan dan warga Dusun Tano Ponggol Desa Aek Suhat Kecamatan Padang Bolak berbondong-bondong mendatangi warung remang-remang yang berada di Jalinsum Gunungtua-Padangsidimpuan sekaligus melakukan penutupan Warung/Pondok milik TH dan Ud yang dinilai masyarakat sebagai tempat esek-esek/mesum, Selasa (25/9) sore.
Kehadiran pondok yang diduga dijadikan tempat maksiat sempat menjadi pergunjingan dan keluhan sejumlah kaum ibu rumah tangga di kawasan tersebut. Pasalnya, pondok dan warung di wilayahnya tiada henti aktivitas warga hingga malam hari.
Massa merasa resah dengan kegiatan prostitusi di lokasi tersebut hingga berujung dengan pembakaran beberapa fasilitas warung dan pondok yang berada di tempat tersebut. "Warga sangat resah dengan maraknya aktivitas prostitusi setiap harinya," sorak para warga didampingi kaum ibu," katanya.
Kapolsek Padang Bolak AKP Kasmir Sitanggang SH yang berada dilokasi bersama dengan personel mencoba memediasi masyarakat di lokasi milik Ud. Hasil kesepakatan oleh Ud menyampaikan akan menutup pondok/warung.
Setelah tercapai kesepakatan masyarakat membubarkan diri dari lokasi. Sekitar pukul 18.00 WIB situasi di lokasi warung dalam keadaan aman dan baik. (ong)