Medan, (Analisa). Dojo Lapangan Sejati tampil sebagai juara umum Kejurda Karate Shoto-Kai 2019 yang berakhir Minggu (27/1) di GOR Mini Disporasu.
Keberhasilan ini membuat Dojo Lapangan Sejati memboyong Piala Kapolda Sumatera Utara yang diserahkan Waka Poldasu, Brigjen Pol Mardiaz Kusin yang sekaligus menutup kejuaraan ini.
Dojo Lapangan Sejati menjadi juara umum usai meraih 14 emas,7 perak dan 13 perunggu.
Medali emas Dojo Sejati dipersembahkan M Raihan, M Ridho P, Salsabila, Adhini, Raysha N Aulia, Anggun Juwita, kata beregu putri, Nasya Hafitza, Bunga Qanita, Nouval Nabawi, M Rayuan, Ahmad, Putri Anggraini, komite beregu putri.
Sementara, peringkat kedua ditempati Dojo Madina yang meraih 8 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Dojo EMSI menempati posisi ketiga dengan 4 emas, 3 perak dan 6 perunggu.
Sedangkan dalam persaingan BOB (Best of The Best) antara lain M Ridho (Sejati/Pemula Putra), Ayu Sofia (SMP 36/Pemula Putri), Nanda Permana (SMP 11/Cadet Putra), Bunga (Sejati/Cadet Putri), Imran (Shotokai Prestasi/Junior Putri).
Wakapoldasu, Brigjen Pol Mardiaz Kusin saat menutup kejuaraan memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan atlet yang bertanding.
Diharapkan prestasi yang sudah diraih dalam dua hari penyelenggaraan Kejurda hendaknya semakin memacu karateka Shoto-Kai untuk meraih prestasi.
Sementara, Ketua Harian Pengprov Shoto-Kai Sumut, Marasutan Siregar MPD mengungkapkan rasa puasnya terhadap semangat bertanding para karateka selama pelaksanaan Kejurda. Marasutan optimis karate akan mampu melahirkan generasi muda yang lebih unggul, memiliki kepercayaan diri tinggi. “Saya berharap para karateka Shoto-Kai tidak cepat berpuas diri dan terus mengasah kemampuan yang dimiliki,” katanya.
Pendiri Shoto-Kai Sumut yang juga kordinator pelaksana H Ahmad Deni SE SPd MSi menyatakan terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah mendukung suksesnya pelaksanaan Kejurda Shoto-Kai 2019. (fp)










