"Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat di Sumatera Utara khususnya di Dapil Sumut 1 yang masih mempercayakan saya untuk kembali duduk di legislatif dan berjuang untuk menggunting kemiskinan di Sumut," ujar Sofyan Tan saat diwawancarai, Selasa (20/5).
Seperti diketahui berdasarkan hasil rapat pleno KPU Sumut, caleg yang pernah menjadi guru ini meraih 158.495 suara. Jumlah suara ini lebih dari jumlah suara yang ditargetkan Sofyan Tan. "Jumlah ini sebenarnya lebih dari yang kita targetkan. Dan jumlah yang kita capai ini juga meningkat dari 2014 lalu. Artinya semakin banyak masyarakat yang percaya dengan kinerja kita," ujarnya.
Bersama Sofyan Tan, caleg dari partai yang sama juga menemaninya ke Senayan yakni Yasonna H Laoly yang meraih 124.848 suara. Kemudian caleg dari Gerindra yakni Romo Muhammad Syafii dengan jumlah suara 125.169. Selanjutnya caleg dari PKS Tifatul Sembiring dengan jumlah 127.223 suara, Prananda Surya Paloh dengan 95.676 suara dan Meutia Hafid dengan 87.139 suara serta diikuti Mulfachri Harahap dari PAN, kemudian Abdul Wahab Dalimunthe dari Demokrat, Husni dari Gerindra dan Hidayatullah dari PKS.
Suara Sofyan Tan yang paling besar sendiri diperoleh dari Kota Medan yakni 109.374 suara. Rata-rata di masing-masing kecamatan di Kota Medan, suara Sofyan Tan berhasil naik signifikan. Dua kecamatan yang mengalami peningkatan suara yang signifikan di Medan yakni Kecamatan Medan Johor dan Medan Deli. Dari 2014 ke 2019, suara di Medan Johor mengalami peningkatan sekitar 5.000-an suara. "Saya apresiasi untuk di kecamatan ini. Karena mungkin masyarakatnya melihat yang kita aspirasikan dengan nyata dan direalisasikan,” ucapnya.
Menurutnya tidak ada strategi khusus untuk mempertahankan suaranya tetap tinggi. Dengan kerendahan hatinya, Sofyan Tan hanya mengaku suara yang didapatkannya di Dapil Sumut 1 karena hasil kerja tulus yang dilakukannya selama ini.
“Setiap reses saya turun. Kalau ditotal-totalkan ada sekitar 100 kali pertemuan dalam setahun yang diwajibkan undang-undang. Dan 100 kali dalam setahun itu saya benar-benar turun, menyapa masyarakat saya,” katanya.
Saat ini, di periode kedua ia kembali terpilih menjadi anggota DPR RI, caleg yang mempunyai banyak anak asuh ini mengaku akan terus melanjutkan untuk menyuarakan program-program yang belum selesai dilakukannya.
Seperti pendidikan dari SD sampai SMA harus kita dorong menjadi lebih baik. Begitu juga dengan pariwisata di Sumut.
"Kita punya Danau Toba yang cukup indah. Tapi ini kenapa tidak bisa meningkatkan jumlah wisatawan? Ini yang akan kita dorong ke depannya agar pendidikan dan pariwisata kita ke depan semakin lebih baik,” harapnya. (ns)











