Turki Kecam Keras Pengeboman di Afghanistan

turki-kecam-keras-pengeboman-di-afghanistan

Ankara, (Analisa). Turki, Senin (19/8), dengan keras mengecam serangan teror di satu pesta per­kawinan di Ibu Kota Afghanistan, Kabul, hingga mene­waskan 60 orang dan melukai hampir 200  lagi.

"Dengan kesedihan mendalam, kami mendengar berita  bahwa satu serangan teroris terhadap gedung pesta per­kawinan di Kabul kemarin merenggut banyak nyawa dan membuat banyak orang lagi cedera," kata Kementerian Dalam Negeri di dalam satu pernyataan.

"Kami dengan keras mengutuk serangan teroris yang tak manu­siawi ini, yang ditujukan kepada orang yang tak bersalah, dan men­doakan semoga mereka yang meninggal mendapat pengampun­an Tuhan, dan yang cedera cepat sembuh, serta menyampaikan belasungkawa kepada Pemerintah sahabat serta saudara kami rakyat Afghanistan," tambah pernyataan itu.

Di tengah konflik yang berke­camuk di negeri tersebut, pesta perkawinan tradisional telah memberi rakyat Afgha­nistan rasa bahagia yang langka di tengah rongrongan perang. Banyak korban dimakamkan pada Minggu pagi, di tengah suasana sedih.

Jurubicara Kementerian Da­lam Negeri Nusrat Rahimi me­ngatakan kepada Kantor Berita Anadolu  bahwa pengeboman bunuh diri di ruang pesta perka­winan Dubai City di Jalan Darul Aman telah menga­kibatkan ke­kacauan. Ia mem­benarkan bahwa perempuan dan anak-anak terma­suk di antara korban --yang keba­nyakan adalah warga sipil yang sedang meng­hadiri pesta perka­winan.

Da'esh (IS), dalam pernyataan melalui daring, mengaku bertang­gung jawab atas serangan tersebut.

Milisi Taliban dengan cepat membantah keterlibatan mereka dalam serangan itu.

Namun, Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani me­nga­takan Taliban tak bisa mele­paskan diri dari tanggung jawab atas serangan kejam tersebut sebab Taliban menyediakan landasan bagi pelaku teror di negeri itu.

Negara tetangga Afghanistan, Pakistan, juga menyam­paikan belasungkawa kepada rakyat Afghanistan setelah serangan tersebut. (Ant/Anadolu-OANA)

()

Baca Juga

Rekomendasi