Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I, M. Roby Hervindo (Analisadaily/Reza Perdana)
Analisadaily (Medan) - Untuk menjaga keandalan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG dan Avtur dalam menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Pertamina MOR I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) membentuk Satgas Nataru.
Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I, M. Roby Hervindo mengatakan, Satgas Nataru ini sudah beroperasi sejak 8 Desember 2019 sampai 8 Januari 2020 selama 24 jam, baik di kantor region, TBBM, dan di kantor-kantor cabang.
"Kita juga meningkatkan keandalan pasokan di TBBM, depot LPG, dan di SPBBE dengan meningkatkan stok yang tersedia. Kemudian kita bekerja sama dengan pihak kepolisian dan perbankan untuk memastikan kelancaran operasional," kata Roby di Medan, Rabu (11/12).
Diungkapkan Roby, Satgas Nataru ini bertugas selain untuk menjamin pasokan, juga mencakup pengendalian agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Satgas Nataru dibentuk atas kerja sama dengan pihak kepolisian.
"Karena memang di akhir tahun, terutama untuk Solar subsidi, pola-pola dari tahun lalu biasanya ada juga terjadi kasus-kasus penimbunan, jadi kita koordinasi dengan kepolisian untuk membantu pengawasan dan jika perlu dilakukan penindakan," ungkapnya.
Roby memastikan, untuk pasokan BBM dijamin tersedia cukup. Ketahanan stok 10 sampai 13 hari ke depan. Masyarakat diimbau jangan khawatir, karena semua tersedia dan mencukupi. Jika ada kendala atau masalah, masyarakat dapat menghubungi langsung.
"Nah, di daerah-daerah wisata atau tujuan mudik, kita memprediksi ada peningkatan konsumsi, sehingga untuk membantu operasional SPBU normal kita menyiapkan SPBU kantong, jadi ada istilahnya ada buffer stock yang kita sediakan, dan sewaktu-waktu bisa langsung digunakan," sebutnya.
(RZD/EAL)