7 Sumber Keuangan untuk Dana Darurat

7 Sumber Keuangan untuk Dana Darurat
Ilustrasi (Pixabay)

Analisadaily - Mengatur keuangan bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, harus memperhitungkan dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan yang dapat merugikan.

Keuangan merupakan hal penting yang berpengaruh pada aspek kehidupan lainnya. Jika keuangan nda berantakan, bisa jadi Anda akan kerepotan dalam hal lain.

Salah satu yang penting dari manajemen keuangan, yaitu dana darurat. Kebanyakan orang menyamakan dana darurat dengan tabungan. Padahal keduanya semestinya terpisah.

Dana darurat bisa digunakan untuk usaha dan disimpan dalam bentuk yang mirip, seperti tabungan. Prinsipnya adalah dana darurat haruslah mudah dicairkan ketika keadaan darurat terjadi.

Executive Country Manager Financer.com Indonesia, Mentari Rahman mengatakan, selain dalam bentuk cash yang disimpan, juga bisa menambahkan dana darurat sebagai cadangan.

“Jadi, apabila dana darurat yang telah disiapkan kurang, tidak akan kebingungan lagi karena Anda masih memiliki dana cadangan. Sumber keuangan yang bisa dijadikan dana darurat ada bermacam-macam bentuknya, seperti pinjaman online, forex dan mata uang kripto, kartu kredit, bursa efek, asuransi, peer to peer lending, dan rekening tabungan,” jelasnya, Rabu (17/12).

Berikut ulasan setiap dana darurat:

1. Pinjaman Online

Pinjaman online merupakan salah satu sumber uang dalam bentuk pinjaman yang tergolong menguntungkan karena kemudahannya. Dengan bermodalkan smartphone atau laptop, dapat mengajukan dana tunai.

Pinjaman online juga tidak menuntut jaminan aset berharga. Bahkan kebanyakan, syarat yang perlu Anda penuhi hanyalah fotokopi atau scan identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja.

2. Forex dan Mata Uang Kripto

Sumber dana lain yang bisa digunakan untuk dana darurat tambahan, yaitu dari pendapatan pasif, seperti trading forex dan mata uang kripsto. Keduanya merupakan hal yang berbeda. Forex merupakan kepanjangan foreign exchange yaitu perdagangan mata uang dari seluruh dunia.

Dalam trading forex, ada dua cara untuk menghasilkan profit, yaitu dengan menargetkan untuk menjual mata uang asing ketika harga naik dan menargetkan untuk membeli mata uang asing ketika harga turun. Sedangkan trading mata uang kripto menggunakan mata uang digital bernama bitcoin.

3. Kartu Kredit

Memiliki kartu kredit kini menjadi hal yang umum dan bahkan telah menjadi kebutuhan utama bagi sebagian orang. Mengapa demikian? Kartu kredit membantu mempermudah berbagai urusan keuangan, serta fungsinya yang berbeda dari kartu debit.

Seperti yang diketahui, kartu kredit bisa dijadikan alat pembayaran tanpa memotong uang yang ada di rekening tabungan Anda. Lalu, bagaimana bisa kartu kredit menjadi sumber dana uang untuk dana darurat?

Kartu kredit menawarkan salah satu fiturnya yang bernama gesek tunai atau yang biasa dikenal dengan 'gestun'. Caranya yaitu dengan mendatangi merchant tertentu yang menyediakan jasa gesek tunai.

4. Bursa Efek

Bursa efek juga dikenal dengan nama bursa saham, yaitu pasar yang di dalamnya terdapat transaksi jual beli saham perusahaan tertentu yang telah terdaftar. Dengan membeli saham, bisa mendapatkan keuntungan pasif yang kemudian dapat dijadikan sumber keuangan untuk dana darurat.

Dalam sistem jual beli saham, terdapat pialang saham yang berperan sebagai orang yang melakukan pembelian atau penjualan langsung ke pasar. Meski agak kompleks, bursa efek bisa Anda pelajari sendiri.

Apabila merasa kurang paham mengenai dunia bursa efek, bisa meminta bantuan ahli sehingga pembelian dan penjualan saham lebih jelas serta diperhitungkan dengan cermat. Salah satu jenis bursa efek yang bisa dipertimbangkan untuk pemula, yaitu reksadana.

5. Asuransi

Hal lain yang bisa dijadikan sumber keuangan untuk dana darurat adalah asuransi. Terdapat berbagai jenis asuransi yang bisa dimiliki. Beberapa pilihan yang sebaiknya dimiliki yaitu asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan (mobil, motor), serta asuransi perjalanan.

Peran asuransi sangat besar terutama jika terjadi hal-hal darurat seperti kecelakaan atau bencana alam. Cara kerja asuransi agak berbeda dengan hal-hal lain yang telah disebutkan sebelumnya.

6. Peer To Peer Lending

Peer to Peer Lending atau P2P Lending agak berbeda dengan pinjaman online meskipun sama-sama memberikan pinjaman dalam bentuk uang. P2P Lending memberikan dua opsi posisi, yaitu sebagai peminjam dan pemberi pinjaman, dan umumnya hanya memberi pinjaman untuk keperluan membuat bisnis.

Selain itu, P2P Lending menjadi penghubung antara peminjam dan pemberi pinjaman tanpa perlu menggunakan jasa lembaga keuangan yang sah. Dalam hal ini, P2P Lending hanya berperan sebagai wadah pertemuan. Keuntungan lainnya yaitu, pemberi pinjaman tidak meminta jaminan serta syarat yang rumit.

7. Rekening Tabungan

Sumber keuangan terakhir yang bisa menjadi dana darurat, yaitu rekening tabungan. Meski tabungan dan dana darurat semestinya dipisah, namun dalam keadaan sangat terdesak, rekening tabungan bisa dialihfungsikan sebagai dana darurat.

Jika menggunakan kartu debit, tentu proses pencairan uang dari rekening tabungan akan lebih mudah dan cepat namun dengan limit yang terbatas. Jika membutuhkan dana yang besar, tetap harus mendatangi bank untuk mencairkan uang di rekening tabungan.

Setelah mengetahui sumber keuangan untuk dana darurat, tentu kini Anda semakin percaya diri dalam melakukan manajeen keuanga. Tidak perlu khawatir atau malu harus meminjam uang kepada teman dan saudara ketika terjadi keadaan darurat, karena terdapat banyak pilihan untuk menghasilkan uang cepat.

“Dengan begitu, hidup akan menjadi lebih tenang dan tertata, terutama jika menyangkut tentang kebutuhan darurat yang membutuhkan uang dalam jumlah besar,” pungkas Mentari.

Editor:  Reza Perdana

Baca Juga

Rekomendasi