Bangkai ‘Neneng’ Ditanam di Kawasan Medan Zoo

Bangkai ‘Neneng’ Ditanam di Kawasan Medan Zoo
Petugas sedang melakukan autopsi sebelum bangkai gajah ditanam, Sabtu (25/1) (Analisadaily/Jafar Wijaya)

Analisadaily.com, Medan - Direktur Perusahan Daerah (PD) Pembangunan, Putrama Al Khairi mengatakan, bangkai gajah yang diberi nama Neneng itu akan ditanam di kawasan Medan Zoo.

"Usai diperiksa, nantinya gajah akan dikubur di kawasan Medan Zoo," kata Putrama usai melihat gajah mati di Jalan Bunga Rampe IV, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (25/1).

Alat berat akan dikerahkan untuk proses penguburan. "Tadi pak Akhyar juga langsung menyuruh agar alat berat diturunkan untuk peroses penguburannya," ucapnya.

Alat berat yang diturunkan milik Dinas Pekerjaan Umum Pemko Medan membantu untuk penanaman bangkai, mungkin sore nanti sudah tiba.

"Nanti tetapkan di mana ditanam supaya aromanya tak tercium ke luar," tambah Putrama.

Gajah berjenis kelamin betina yang berusia 55 tahun itu mati di Medan Zoo pada Sabtu (25/1) pukul 10.30 WIB.

Faktor usia diduga menjadi penyebabnya. Hal ini diungkapkan dokter hewan Medan Zoo, Sucitrawan.

"Pertama faktor usia lah yang kita tahu, kita kan baru bongkar (autopsi) ini. Mungkin setelah autopsi kita tahu penyebab pastinya," ucap Suci.

(JW/CSP)

Baca Juga