Kunjungan Wisatawan Asing, Kepulauan Riau Duduki Posisi Kedua

Kunjungan Wisatawan Asing, Kepulauan Riau Duduki Posisi Kedua
Sebuah candi di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Pexeles/Asia One)

Analisadaily.com, Kepri - Kepulauan Riau duduki peringkat kedua setelah Bali yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing. Tercatat, sepanjang tahun 2019, lebih dari 2.5 juta pengunjung internasional datangi pulau tersebtu.

Pelaksana tugas gubernur Kepulauan Riau, Isdianto mengatakan, jumlah pengunjung asing yang tercatat tahun lalu melampaui target 2.3 juta yang semula ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD) kawasan itu.

"Saya optimis, pariwisata akan menjadi sumber pendapatan utama bagi Kepulauan Riau dalam waktu dekat, di samping perikanan dan pertanian," kata Isdianto kepada The Jakarta Post.

Dia mengatakan, mayoritas wisatawan asing yang berkunjung sepanjang 2019 terdiri dari dari Singapura dan Malaysia. Ia pun menyambut gelombang masuknya pengunjung internasional dari kedua negara tahun lalu.

"Kami berharap jumlah wisatawan asing yang mengunjungi Kepulauan Riau pada 2021 melampaui jumlah itu di Bali," sambung Isdianto.

Dilansir dari Asia One, Sabtu (25/1), ia mengatakan, pemerintah daerah telah mengambil beberapa langkah untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja positif provinsi ini dalam pariwisata.

Ia menyebutkan, misalnya bekerja sama dengan lebih banyak perusahaan swasta untuk menyelenggarakan acara yang menarik bagi pengunjung asing, serta menambahkan lebih banyak fasilitas wisata dan infrastruktur untuk memastikan kenyamanan.

"Kami bertujuan untuk meningkatkan anggaran untuk pariwisata. Kami sudah memiliki sekitar 100 acara wisata yang direncanakan tahun ini," ujar Isdianto, yang menambahkan, pariwisata olahraga telah menjadi daya tarik utama bagi wisatawan asing, di samping acara kuliner.

Lima dari 100 acara yang diharapkan dapat meningkatkan pariwisata di Kepulauan Riau tahun ini dimasukkan ke Kalender Acara Kementerian Pariwisata 2020. Lima acara utama adalah Bintan Iron Man 70.3, Bintan Triathlon, Tour de Bintan, Kenduri Seni Melayu dan Festival Pulau Penyengat.

"Kami akan membuat Pulau Penyengat lebih menarik bagi wisatawan asing. Pulau ini adalah rumah bagi kekayaan warisan budaya Melayu," kata Isdianto.

Data dari kementerian menunjukkan, Bali, Kepulauan Riau dan Jakarta adalah tiga kontributor wisatawan asing terbesar sepanjang 2019.

Bali menempati peringkat pertama dengan pengunjung internasional terbanyak (38.47 persen), diikuti Kepulauan Riau (17.37 persen) dan Jakarta (15.21 persen) di tempat kedua dan ketiga.

Ketua Asosiasi Agen Perjalanan dan Perjalanan Indonesia (ASITA), Andika Lim mengatakan, fakta 80 persen turis asing yang berkunjung ke Batam dan bagian lain Kepulauan Riau berasal dari Singapura dapat dikaitkan dengan pilihan transportasi yang dapat diakses dan akomodasi antara dua daerah tetangga.

Asosiasi ini juga memperhatikan pola perilaku di antara para wisatawan asing di Batam karena mereka cenderung mengunjungi daerah itu beberapa kali, yang menunjukkan daya tarik yang kuat di kawasan itu.

"Turis lebih mungkin mengunjungi suatu tujuan beberapa kali jika mereka tertarik pada aspek kuliner daerah. Masakan lokal dapat membujuk mereka untuk mengunjungi suatu tujuan berulang kali," ucap Andika.

(CSP)

Baca Juga