Swedia-Sumut Jajaki Kerja Sama Pengembangan Transportasi Publik

Swedia-Sumut Jajaki Kerja Sama Pengembangan Transportasi Publik
Asisten Administrasi Pemerintahan Setdaprov Sumut, Arsyad Lubis, menerima kunjungan Kedutaan Besar Swedia untuk Indonesia (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerima kunjungan Kedutaan Besar Swedia untuk Indonesia di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Kota Medan.

Kunjungan Kedutaan Besar Swedia pada Selasa (28/1) kemarin, dalam rangka menjajaki ragam kerja sama dengan fokus utama di bidang transportasi publik.

Diterima Asisten Administrasi Pemerintahan Setdaprov Sumut, Arsyad Lubis, rombongan kedutaan terdiri dari Trade Comissioner Swedia untuk Indonesia, Erik Odar, serta rombongan delegasi pengusaha yang bergerak di bidang transportasi dan perencanaan kota yang bersifat ramah lingkungan.

“Kami selaku menyambut baik kedatangan dan niatan dari Pemerintah Swedia untuk menjalin kerja sama. Saat ini, Pemprov Sumut sedang gencar melakukan pembangunan,” kata Arsyad, dalam keterangan resi diperoleh Analisadaily.com, Rabu (29/1).

Untuk masalah transportasi, diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Abdul Haris Nasution, mobilitas yang semakin meningkat namun belum didukung dengan infrastruktur jalan dan moda transportasi umum yang nyaman dan memadai.

“Swedia salah satu negara yang aman dan nyaman. karena didukung teknologi transportasi dan perencanaan kota yang baik. Kita harapkan Pemerintah Swedia bisa berbagi pengalaman terkait pengembangan urban transportation, sehingga bisa kita terapkan di Sumut,” sebutnya.

Kepala Dinas Pariwisata Sumut, Ria Telaumbanua, turut menambahkan, sektor pariwisata perlu didukung dengan infrastruktur transportasi yang baik. Apalagi di Sumut terdapat destinasi super prioritas, yakni Danau Toba.

Trade Comissioner Swedia untuk Indonesia, Erik Odar menyampaikan, tujuan kunjungan adalah untuk menjajaki kerja sama, khususnya di bidang transportasi publik dan pengelolaan sampah.

“Untuk itu kami membawa sejumlah ahli dan pengusaha yang berpengalaman di bidang tersebut,” jelas Erik.

(RZD)

Baca Juga