GP China Ditunda, Manajemen: Kita Harap Dapat Kembali

GP China Ditunda, Manajemen: Kita Harap Dapat Kembali
Fasilitas balap di Sirkuit Internasional Shanghai, China (Speedweek)

Analisadaily.com, China - Pada 19 April 2020, tidak akan ada Grand Prix China, sebagaimana yang dinanti-nantikan para pembalap dan penggemar. Karena, Manajemen Formula Satu (FOM) dan Federasi Otomotif Internasional (FIA) menyatakan, menunda pagelaran itu tanpa batas waktu yang ditentukan.

"Mengingat penyebaran terus-menerus virus Corona, Kelompok Olahraga Juss - promotor GP China, meminta penundaan pelaksanaan Piala Dunia. Setelah diskusi mendalam, FOM dan FIA memutuskan mematuhi permintaan ini dan menunda pelaksanaan Piala Dunia tanpa batas,” kata FIA dan FOM.

Dilansir dari Speedweek, Kamis (13/2), ini dilakukan karena factor kesehatan dan keselamatan para pesaing dan masyarakat harus menjadi fokus.

Apalagi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah virus korona sebagai ancaman global, dan situasinya tetap mengkhawatirkan.

“Ada kerja sama erat yang berkelanjutan dengan CAMF dan Asosiasi Olahraga Shanghai untuk terus memantau situasi. Setiap data alternatif untuk Grand Prix China akan dipertimbangkan dalam waktu yang wajar, asalkan situasinya memungkinkan balapan diadakan dengan aman,” bunyi pertanyaan kedua lembaga itu.

Grand Prix China merupakan bagian penting dari Kejuaraan Dunia Formula 1, dengan banyak penggemar yang bersemangat.

“Kami berharap dapat kembali ke China sesegera mungkin dan berharap negara ini melakukan yang terbaik di masa-masa sulit ini,” harapnya.

Fakta bahwa Grand Prix harus ditunda atau bahkan dibatalkan sama sekali bukan peristiwa terisolasi di Kejuaraan Dunia Formula 1, seperti sebelumnya, GP Cina 2019 adalah balapan pertama sejak Bahrain 2011 yang ditunda.

Kemungkinan tanggal alternatif untuk Shanghai, yaitu menunda final di Abu Dhabi dan China sebagai putaran kedua terakhir Piala Dunia.

(CSP)

Baca Juga