Anak-anak Sicanang Belawan Didorong Wujudkan Cita-cita

Anak-anak Sicanang Belawan Didorong Wujudkan Cita-cita
Anak-anak Sicanang foto bersama Program Director Yayasan Gajah Sumatera, Meilinda Suriani Harefa dan Direktur Sumber Daya Manusia, Hamid Wijaya, setelah acara selesai, Kamis (202/) (Analisadaily/Reza Perdana)

Analisadaily.com, Medan - Dalam pelaksanaan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) yang difasilitasi Yayasan Gajah Sumatera (YAGASU), Pelindo 1 Belawan melakukan kunjungan ke Sekolah Alam Sicanang Belawan.

Kunjungan itu dihadiri Direktur Sumber Daya Manusia, Hamid Wijaya, SVP Corsec, M Eriansyah, dan Fatimah Zuhra. Acara ditandai pemberian majalah komik edukasi tentang dunia pelabuhan kepada anak-anak nelayan di Kampung Mangrove Sicanang.

Kegiatan ini, kata Hamid, salah satu bentuk sumbangsih dalam mendukung program pemerintah memajukan dunia pendidikan dan lingkungan. Serta, kepedulian kepada anak-anak di sekitar wilayah operasional yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Kita berupaya untuk berkontribusi langsung dalam memajukan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan,” kata Hamid, Kamis (20/2).

Pelindo 1 merupakan Badan Usaha Milik Negara yang menjadi perpanjangan tangan dari pemerintahan. Sudah menjadi tugas untuk fokusnya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama sektor pendidikan.

“Kita didukung Yayasan Gajah Sumatera yang memfasilitasi English Class setiap Selasa dan Kamis di tiap pekannya, sebagai bentuk kepedulian yang nyata dan suntikan semangat bagi anak-anak untuk meraih cita-citanya,” tambah Eriansyah.

Dari Yayasan Gajah Sumatera hadir Meilinda Suriani Harefa selaku Program Director Yagasu, yang telah mendirikan Sekolah Alam Sicanang ini sejak tahun 2018. Sampai saat ini jumlah murid aktif yang kita bimbing ada sebanyak 76 orang dengan rentang usia mulai dari 5 sampai 15 tahun.

Alhamdulillah semakin lama jumlah siswa yang ingin belajar semakin banyak,” ujar Meilinda.

Kunjungan Pelindo 1 Belawan ini juga adalah kali kedua setelah berhasil bekerjasama bersama Yayasan Gajah Sumatera mendirikan Sekolah Alam Sicanang pada tahun 2018. Sekolah ini diharapkan akan menjadi fasilitas penunjang pendidikan non formal bagi anak-anak di sekitar Kampung Mangrove Sicanang.

Diharapkan minat anak-anak tersebut untuk memperlajari bahasa Inggris akan meningkat guna menunjang kemampuan soft skill mereka dalam berbahasa asing dan siap untuk menghadapi kemajuan global dan bersaing di dunia internasional, mengingat banyaknya tamu asing yang turut datang mengunjungi lokasi wisata tersebut.

(RZD/CSP)

Baca Juga