Bisnis Penjualan Langsung Dorong Perekonomian Indonesia

Bisnis Penjualan Langsung Dorong Perekonomian Indonesia
Ketua Umum AP2LI, Andrew Susanto. (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Jakarta - Bisnis penjualan langsung atau direct selling dalam negeri diyakini memiliki prospek yang cukup cerah dan akan semakin berkembang. Hal ini dikatakan oleh Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI), Andrew Susanto.

“Terlepas dari pro kontra yang terjadi di masyarakat, industri penjualan langsung tetap tumbuh subur di masa-masa sulit. Kegairahan industri ini menjadi bukti kontribusi ekonomi yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” kata Andrew, Senin (24/2).

Diterangkannya, sistem penjualan langsung menjadi pilihan usaha di saat krisis ekonomi melanda negeri, mengingat penjualan langsung menjadi pilihan berwirausaha dengan modal minimal.

“Selama enam tahun ini AP2LI telah berhasil jadi wadah pembentukan mental wirausaha tangguh dengan program pelatihan yang berkualitas,” ujarnya.

Menurut Andrew, kegairahan sistem penjualan langsung tetap tinggi di tahun 2020 dan sampai tahun-tahun mendatang. Terbukti dari proses permohonan verifikasi dalam rangka penerbitan SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung) yang dilakukan oleh AP2LI mencapai lebih dari 60 perusahaan sepanjang 2019.

“Hal itu menjadi penting, karena dengan menjalankan bisnis sesuai aturan akan memperkuat bisnis sebagai salah satu industri yang bisa membantu perekonomian nasional. AP2LI akan bersinergi dengan pemerintah,” sebutnya.

CEO Bitrexgo Solusi Prima, Dicky Suryajaya menilai, AP2LI menjadi wadah pembinaan sekaligus wadah edukasi penting bagi industri penjualan langsung dan berjenjang di Indonesia. Pihaknya bangga bergabung karena telah diberikan pembinaan yang baik sebagai bekal untuk terjun berbisnis yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami harap juga jadi bagian pengembangan industri penjualan langsung dan berjenjang di Indonesia,” ungkapnya.

Bentuk apresiasi bagi anggotanya, AP2LI Award digelar untuk pertama kali. Penghargaan yang diberikan diharapkan mampu memacu motivasi dalam persaingan bisnis yang sehat. Program penghargaan tersebut bernama ‘Helmy Attamimi Award 2020’.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi