Sekolah Diimbau Perbanyak Ajang Kreasi

Sekolah Diimbau Perbanyak Ajang Kreasi
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, membuka MARSSAL MTsN 1 Model Kota Banda Aceh (Analisadaily/Muhammad Saman)

Analisadaily.com, Banda Aceh - Sekolah diimbau memperbanyak ajang kreasi karena itu akan mengasah kreatifitas dan menanamkan semangat berkompetisi kepada para siswa.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati mengatakan, melahirkan anak didik yang memiliki semangat berkompetisi, maka setiap sekolah tidak hanya fokus mengembangkan sistem belajar formal di ruang kelas, tapi juga perlu menggagas ajang kreasi di luar kelas guna meningkatkan semangat berkompetisi dan daya pikir yang lebih kritis.

“Jika jiwa kompetitif sudah menjadi budaya, maka semangat untuk menjadi yang terbaik tentu akan selalu menjiwai spirit anak-anak muda Tanah Rencong,” kata Dyah saat membuka Madrasah for Religion, Science, Sport and Art and Languange (MARSSAL), yang digagas MTsN 1 Model Kota Banda Aceh, Senin (24/2).

MARSSAL, agenda tahunan yang digelar MTsN Model. Kegiatan ini diikuti para pelajar SMP/MTs dan SD/MI se-Aceh. Tahun ini merupakan gelaran ke-6.

Dyah Erti mengakui, even yang diikuti peserta terpilih ini akan semakin kompetitif. Setiap cabang yang dipertandingkan mampu memberi daya dorong kuat memotivasi siswa lebih semangat belajar guna meraih masa depan yang gemilang.

“Pendidikan berkualitas tidak hanya ditentukan fasilitas dan anggaran yang besar, tapi juga pada kemampuan menerapkan cara didik yang menyentuh hati dan pikiran,” sambung Dyah.

Pendidikan bernuansa seni, science, bahasa dan agama adalah modul yang dapat menyentuh hati dan pikiran para peserta didik untuk dapat membangun generasi yang memiliki ilmu, iman, taqwa serta budi yang luhur.

Pemerintah Aceh, sambung Dyah Erti, memberi perhatian besar bagi peningkatan kualitas generasi muda melalui sektor pendidikan. Ada tiga program utama yang dijalankan dalam bidang pendidikan, yaitu Aceh Aceh Carong, menekankan pada prestasi pendidikan Aceh di tingkat nasional melalui perbaikan fasilitas.

Aceh Meuadab, fokus pada upaya mengembalikan khittah Aceh melalui implementasi nilai-nilai keislaman. Acèh Teuga fokus pada perbaikan sumber daya generasi mudanya, kualitas guru, dan peningkatan sistem.

“Kita perlu mendorong semangat berkompetisi di kalangan generasi muda semakin dibudayakan di sekolah-sekolah di Aceh. MARSSAL salah satunya, misi Aceh Carong, Aceh Meuadab dan Aceh Teuga telah terangkum dalam kegiatan ini. Di sinilah semangat bersaing pelajar terbaik Aceh akan diuji,” pungkas Dyah.

(MHD/CSP)

Baca Juga