Ijeck: Sensus Penduduk Online Mudah dan Gampang

Ijeck: Sensus Penduduk Online Mudah dan Gampang
Wagubsu, Musa Rajekshah, sedang mengisi data diri secara online untuk sensus penduduk ()

Analisadaily.com, Medan - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah atau biasa disapa Ijeck, menilai proses sensus penduduk secara online cukup mudah dan gampang. Hal ini dikatakannya usai mengisi data sensus penduduk.

Ijeck mengisi sensus penduduk online dipandu Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut) Syech Suhami, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Lt. IX, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Selasa (25/2).

"Sejumlah data, mulai dari data saya, istri serta anak-anak, telah di-input melalui sensus penduduk online. Barusan data saya sudah tersimpan tadi, dan saya cek secara pribadi juga masih tersimpan. Pengisian data ini sama sekali tidak sulit, gampang dan cepat," kata Ijeck.

Orang nomor dua di Sumut itu juga sempat mempertanyakan apakah semua orang bisa membuka data miliknya. Ternyata data tersebut aman karena memiliki password pribadi. Tidak semua orang bisa membuka, kecuali memang negara membutuhkan data seseorang.

Ijeck berharap seluruh masyarakat Sumut ikut meng-input data dalam sensus penduduk online agar semuanya bisa terbantu dan masyarakat akan mempunyai data tersimpan. Begitu juga pemerintah mempunyai data masyarakat.

"Masyarakat Sumut segeralah mengisi data sensus penduduk ini dengan kemauan dan tanggung jawab kita sebagai warga negara Indonesia. Kita ikuti aturan, semoga Indonesia ke depan semakin baik dalam database penduduk," imbaunya.

Ijeck juga berpesan kepada BPS agar kerja keras dalam sosialisasi. Sebab ini merupakan program baru yang masih belum diketahui masyarakat. BPS harus rajin menyosialisasikannya sampai ke tingkat desa, lingkungan hingga lorong-lorong.

"Bila ini ter-input seluruhnya, bukan hanya kepentingan bagi Disdukcapil saja, tapi pemerintah kabupaten dan kota perlu data penduduknya. Paling penting adalah sosialisasi dari jajaran pemerintah juga," ucapnya.

Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi mengatakan, hingga saat ini sebanyak 160.000 data sudah ter-input dalam sensus penduduk. Data tersebut memang masih kecil, masih di bawah target 21%. Waktu pengisian sensus online masih panjang sampai bulan Maret 2020.

"Kita paham bahwa warga Sumut masih belum yakin dan memahami sensus online. Mudah-mudahan lebih yakin untuk mengisi sensus online ini karena kepala daerah kita saja tidak takut mengisi data ini," ungkapnya.

Mengenai lokasi masyarakat yang sulit jaringan, sensus penduduk online akan dilakukan secara door to door di bulan Juli 2020.

"Jadi jangan ada keraguan masyarakat untuk mengisi sensus penduduk ini, baik secara online dan door to door. Karena ini amanah pemerintah," tandasnya.

(RZD/EAL)

Baca Juga