Ilustrasi - Beraneka ragam kain ulos karya anak Medan di Galeri Sianipar dan UKM Bersama Kota Medan. (Antara/Donny)
Analisadaily.com, Medan - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis mengatakan, pemerintah terus berupaya dan berharap semua usaha kecil menengah/industri kecil menengah di provinsi ini dapat dana Program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro.
Kata dia, bantuan yang disalurkan akan membantu UKM/IKM yang saat ini kinerjanya terganggu akibat pandemi Covid-19.
“Bantuan itu diharapkan diperoleh UKM/IKM Sumut, karena akan menggerakkan kembali UKM/IKM yang otomatis berdampak positif pada pemulihan ekonomi," kata Riadil dilansir dari
Antara, Kamis (29/10).
Riadil yang juga menjabat Wakil Ketua Satgas Percepatan Penguatan Ekonomi Penerima Manfaat (IKM/UKM) Provinsi Sumut ini menyampaikan, Banpres Produktif sebesar Rp 2.4 juta itu bentuknya dana hibah, bukan pinjaman sehingga diyakini sangat membantu pengusaha UKM/IKM.
"Pemprov Sumut terus mengingatkan agar UKM/IKM di Sumut memenuhi persyaratan untuk bisa mendapatkan dana Banpres itu," katanya.
Ketua Satgas Percepatan Penguatan Ekonomi Penerima Manfaat UKM/IKM Provinsi Sumut, Ritha F Dalimunthe mengatakan, baru sekitar 11 persen dari total permohonan yang diajukan UKM/IKM di Sumut yang sudah lolos verifikasi.
Masih minimnya pengusaha yang lolos verifikasi itu akibat tidak lengkapnya data.
"Diharapkan UKM/IKM memenuhi. persyaratan karena semua jenis usaha bisa menerima bantuan tersebut asal omsetnya tidak lebih dari Rp300 juta dalam satu tahun," ujar Ritha.
(CSP)