Diduga Terlibat Perampokan, Oknum Polisi Kritis Dihajar Massa

Diduga Terlibat Perampokan, Oknum Polisi Kritis Dihajar Massa
Oknum polisi yang kritis akibat dihajar massa setelah diduga terlibat aksi perampokan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Beringin - Seorang oknum polisi berinisial Bripka JA (38) kritis dihajar massa di Dusun Lestari Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.

Bripka JA yang bertugas di Polres Belawan diduga terlibat aksi perampokan sepeda motor milik warga.

Kapolsek Beringin, AKP Donny Simanjuntak, melalui Kanit Reskrim, Iptu Randy Anugrah, membenarkan kejadian tersebut.

"Ya, pelaku sebanyak delapan orang, namun seorang diduga oknum polisi saat ini sedang kritis dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan karena dipukuli massa," kata Randy kepada Analisadaily.com, Jumat (23/7).

Menurutnya peristiwa perampokan itu terjadi pada Kamis (22/7) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban bernama Lismawati (32) warga Dusun Lestari Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin.

Peristiwa berawal saat korban hendak pulang dari tempat kerjanya di Medan Tembung. Sesampainya di Desa Baru, Kecamatan Batangkuis, korban merasa diikuti oleh para pelaku.

Setelah korban sampai di rumah orang tuanya, tiba-tiba pelaku beserta rekannya memaksa korban untuk menyerahkan sepeda motor miliknya dengan alasan sepeda motor tersebut bermasalah.

"Para pelaku saat itu mendorong korban hingga terjatuh dan sepeda motor milik korban berhasil dibawa oleh rekan-rekan pelaku," jelasnya.

Dalam kondisi itu, korban berteriak meminta tolong sehingga mengundang perhatian warga sekitar. Alhasil, pelaku JA berhasil diamankan warga setelah sepeda motornya mogok.

"Untung polisi cepat turun ke lokasi sehingga berhasil diamankan dari amukan massa. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Patar Asih, namun karena luka serius akibat dipukul massa akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan," jelas Randy.

Randy menyebut pihaknya juga sudah menerima laporan korban. Sedangkan barang bukti yang diamankan satu unit sepeda motor Yamaha milik pelaku dan sebilah pisau.

"Pelaku belum bisa diperiksa karena masih kondisi kritis di rumah sakit," pungkasnya.

(KAH/EAL)

Baca Juga

Rekomendasi