Ketua Umum Satupena, Nasir Tamara (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Penulis Indonesia (Satupena), Nasir Tamara menegaskan, penyelenggaraan Rapat Anggota (RA) Satupena akan dilangsungkan pada 15 -16 Agustus 2021. Penetapan jadwal itu berdasarkan hasil keputusan rapat Steering Committee (SC).
Kata dia, segala sesuatu yang terkait dengan RA sudah hampir rampung persiapannya, mencapai 90 persen. Sebagai tahap akhir perampungan persiapan, saat ini sedang dilakukan registrasi ulang keanggotaan Satupena guna mengikuti Rapat Anggota Satupena nanti.
"Oleh karena itu, sampai saat ini belum ada perubahan jadwal RA tersebut. Kalau ada yang mengadakan kegiatan Rapat Luar Biasa Anggota (RLBA) tanggal 1 dan 18 Agustus 2021 sebagaimana beredar, saya tegaskan, aktivitas itu illegal (tidak sah). Sampai saat ini hanya ada satu Satupena," kata Nasir, sebagai Ketum Satupena pada Musyawarah Penulis Indonesia di Solo tahun 2017.
Nasir menjelaskan, dalam Rapat Anggota Satupena nanti akan dibahas masalah perubahan AD, Visi dan Misi, Pendataan anggota secara proaktif, Program Kerja Jangka Menengah dan Jangka Panjang menjawab tantangan digital, pembiayaan organisasi dan Pemilihan Badan Pengurus Satupena periode 2021-2026.
Sekretaris Umum Satupena, Wina Armada menambahkan, apa yang diusulkan pihak lain untuk menyelenggarakan RLBA tanpa ditandatangani oleh para anggota sehingga RLBA itu otomatis tidak sah dan tidak sesuai dengan AD. Apalagi dalam daftar nama-nama anggota yang dibuat kelompok tersebut dicantumkan dua kali.
Lebih 200 penulis Indonesia tetap mendukung kepemimpinan Ketum Nasir. Diantaranya, Achmad Fachrodji, Agus Widjojo, Ahmadun Yosi Herfanda, Aprinus Salam, Akmal Basery, Asvi Warman Adam, Asro Kamal Rokan, Hasan Basri Jumin, Arya Gunawan, M. Husnu Abadi, Syafrinaldi.
Connie Rahakundini, Dheni Kurnia, Denny JA, Fachry Ali, Didin S. Damanhuri, Andrik Purwasito, Fakhrunnas MA Jabbar, Eka Budianta, Erros Djarot, Ewith Bahar, Garin Nugroho, Gemala Hatta, Helmy Yahya, Hendrajit, Kp. Hardi, Ilham Bintang, Imam B. Prasodjo, Jaya Suprana, Jean Coteau, Maman S. Mahayana.
Makmur Makka, Manuel Kasiepo, Ninok Leksono, Abdul Hadi WM, Azyumardi Azra, Bachtiar Aly, Mpu Prana Putu Setia, Rusdia Lubis, Sutardji Calzoum Bachri, Sapto Tirto, Satrio Arismunandar, Setyanto P. Santoso, Sirikit Syah, Taufik Darusman, Tommy F. Awuy, Todung Mulia Lubis, Ulil Abshar Abdalla, Wina Armada, Nyoto, Okky Mandasari, Irwan K, Edrida Pulungan dan masih banyak lagi.
(HERS/CSP)