Penganiaya IRT di Tarutung Ditangkap Polisi

Penganiaya IRT di Tarutung Ditangkap Polisi
Pelaku penganiayaan IRT di Tarutung ditangkap polisi (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Tarutung - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tapanuli Utara (Taput) menangkap pelaku penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT), Stevy Simanjuntak (30).

Kasi Humas Polres Taput, Aiptu W Baringbing mengungkapkan, pelaku penganiayaan yang ditangkap yakni JAS (25), warga Desa Tapian, Kecamatan Onan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

"JAS ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan hutan Onan Ganjang, Humbang Hasundutan," kata Baringbing, Senin (21/2).

Peristiwa penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap korban berawal ketika korban yang merupakan sopir mengajak korban untuk merayakan ulang tahun secara bersama 14 Februari 2022 di Tarutung.

Namun atas ajakan itu korban langsung memblokir nomor pelaku, sehingga mereka tidak bisa lagi berkomunikasi. Mengetahui nomornya diblokir, pelaku diduga mencari alternatif lain dengan cara mengganti nomor dan kembali menghubungi korban.

"Mereka sempat bicara, namun setelah itu korban diduga kembali memblokir nomor tersebut," terangnya.

Atas tindakan korban yang memblokir nomor itu, Baringbing menambahkan, diduga pelaku merasa tersinggung.

Selanjutnya pada Selasa (14/2) pelaku langsung meluncur dari tempat kerjanya, Siborongborong, menuju tempat tinggal korban di Kelurahan Partali Toruan, Kecamatan Tarutung. Pelaku datang dengan membawa sebilah pisau.

Setibanya di sekitar rumah korban, pelaku terlebih dahulu memonitor situasi. Tepat pada pukul 21.00 WIB, pelaku menggedor-gedor pintu rumah korban.

"Setelah korban membuka pintu, pelaku langsung menikam perut korban sebanyak dua kali, kemudian menikam punggung korban satu kali. Sementara suami korban saat itu sedang kerja malam," ungkapnya.

Usai dianiaya, korban terjatuh. Selanjutnya setelah melakukan aksinya pelaku langsung kabur melarikan diri, sementara korban langsung dilarikan tetangga ke rumah sakit.

Baringbing menjelaskan, pelaku awalnya melarikan diri ke kampungnya sendiri di Onan Tukka. Merasa tidak nyaman di sana, pelaku pindah tempat ke daerah Barus, Tapteng. Selanjutnya bersembunyi di Kecamatan Onanganjang, Humbang Hasundutan.

"Akhirnya berhasil ditangkap di hutan," ujarnya.

Pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolres setempat, dijerat pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

(CAN/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi